Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Dalam Membentuk Etos Kerja Islam di Lingkungan Kantor Kementeria Agama Kota Bengkulu Rahmah Rahmah; Supardi Mursalin; Syaifuddin Syaifuddin
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.10140

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui gaya kepemimpinan dan penerapan etos kerja islam pada kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sedangkan pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan sistem wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa Gaya Kepemimpinan Dalam Membentuk Etos Kerja Islam di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu memiliki gaya tipe kepemimpinan demokratis dan kharismatik dan penerapan etos kerja islam sudah cukup baik karena telah menerapkan beberapa ciri dari etos kerja islam seperti kedisiplinan, kerja keras, tanggung jawab, kerajinan dan ketahanan dalam bekerja.
Pengaruh Digitalisasi Pengelolaan Zakat Terhadap Peningkatan Partisipasi Muzakki Rival Rinaldi; Romi adetio Setiawan; Syaifuddin Syaifuddin
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 11, No 1 (2026): Islamic economics and banking research
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v11i1.8913

Abstract

This study aims to determine the effect of zakat management digitalization on the increase in muzakki (zakat payer) participation at BAZNAS (National Zakat Agency) of Bengkulu Province. The research was motivated by the growing need to utilize digital technology to enhance the efficiency and effectiveness of zakat management. A quantitative approach with an associative descriptive method was employed. Data were collected through observation, documentation, and questionnaires distributed to 30 muzakki who had used BAZNAS's digital services. Data analysis was conducted using the Partial Least Square (PLS) method with the SmartPLS software. The findings revealed that the digitalization of zakat management does not have a significant effect on increasing muzakki participation. This indicates that although digital systems have been implemented, they are not sufficient on their own to boost participation. Other factors such as trust, digital literacy, and personalized or educational approaches may have a more substantial impact. The study recommends that BAZNAS improve its communication strategies, digital education, and community engagement to maximize the effectiveness of digital platforms.
Analsis Kelayakan Usaha Mikro Pabrik Tahu dalam Perspektif Ekonomi Syariah (Studi Kasus di Desa Pematang Bango) Edwin Ramadhan; Yosy Arisandi; Syaifuddin Syaifuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12650

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan usaha mikro pabrik tahu di Desa Pematang Bango serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang terdiri atas pemilik usaha, karyawan, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Penilaian kelayakan mencakup aspek pemasaran, teknis dan produksi, manajemen dan sumber daya manusia, hukum, sosial, lingkungan, dan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pabrik tahu layak dijalankan dan dikembangkan. Permintaan produk relatif stabil, target pasar telah terbentuk, bahan baku tersedia, dan proses produksi berjalan rutin. Pengelolaan tenaga kerja berlangsung cukup efektif, sedangkan kepemilikan Nomor Induk Berusaha, perizinan berusaha berbasis risiko, dan sertifikat halal memperkuat aspek hukum. Usaha juga memberikan manfaat sosial melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memiliki kondisi finansial yang mampu menutup biaya operasional dan menghasilkan keuntungan. Namun, aspek lingkungan masih memerlukan perbaikan, terutama dalam pengelolaan limbah cair, meskipun limbah padat telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Dalam perspektif ekonomi syariah, usaha dinilai sesuai karena menggunakan bahan halal, menerapkan kejujuran dan keadilan dalam transaksi, menggunakan modal pribadi tanpa riba, serta memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Dengan demikian, usaha mikro pabrik tahu tersebut layak secara ekonomi dan selaras dengan prinsip ekonomi Islam.