Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA KELAS XI Julia Putri Fauziyah; Dida Firmansyah; Prio Utomo; Sahliah
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2026): Vol 9, No 4 Juli 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i4.28350

Abstract

This research was motivated by the low level of self-concept among some vocational high school students, which can negatively impact their personal development and future planning. The aim of this research was to determine the effectiveness of group counseling using discussion techniques in improving the self-concept of 11th-grade students at SMK Negeri Pertanian Pembangunan Lembang. The study employed a mixed-method approach with a sequential explanatory design, combining quantitative and qualitative methods. The quantitative component used a pre-experimental one-group pretest-posttest design. Results of the paired sample t-test showed a significant increase in self-concept after the group counseling was administered. The N-Gain score fell into the moderate category. Qualitative data obtained from observations and interviews supported the quantitative findings. These results indicate that the discussion technique in group counseling provides a reflective and supportive space that helps students to better understand and appreciate themselves. In conclusion, this service is effective in enhancing students’ self-concept and is recommended as a school-based intervention.
Pengembangan media pembelajaran pop-up book digital berbantuan model Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya siswa kelas V sekolah dasar Neng Erna Pupung; Jozua Sabandar; Sahliah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 5 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i5.31874

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kemampuan literasi budaya siswa dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Pop-Up Book Digital berbantuan model  RADEC untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya siswa kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan R&D (Research and Development)  diadaptasi dari Borg & Gall. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas V SDN 3 Cikidang, untuk subjek uji coba terbatas yaitu 6 siswa dan uji coba luas 31 siswa. Data diperoleh melalui tes tertulis, wawancara, observasi, validasi ahli media, materi, dan angket respon dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan media pembelajaran memperoleh skor dari ahli media 88% dan ahli materi 100%. Hasil angket respon diperoleh dari guru dan siswa pada uji terbatas diperoleh skor 85%, pada uji luas diperoleh skor 87%, dan hasil angket respon guru diperoleh skor 100% termasuk kategori sangat baik. Sedangkan pada hasil uji n-gain pada uji coba terbatas diperoleh n-gain score 0.58 kategori sedang dengan n-gain percent 58% tingkat cukup efektif, dan pada uji coba luas diperoleh n-gain score 0.63 kategori sedang dengan n-gain percent 63% tingkat cukup efektif. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi budaya siswa mengalami peningkatan setelah penggunaan media pembelajaran Pop-Up Book Digital berbantuan model RADEC.
Penguatan Keharmonisan Keluarga Melalui Komunikasi, Kepedulian, Dan Peran Orang Tua Terhadap Anak: Pengabdian Kepada Masyarakat Di Desa Cipatat Sahliah; Dedi Junaedi
Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): Al-Khidmah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/al-khidmah.422470

Abstract

Keharmonisan keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam pembentukan karakter, perkembangan sosial-emosional, dan kesejahteraan anak. Perubahan pola kehidupan keluarga, kesibukan orang tua, perkembangan teknologi digital, serta berkurangnya intensitas interaksi antara orang tua dan anak menjadi tantangan dalam membangun hubungan keluarga yang sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan kepada masyarakat mengenai pentingnya komunikasi, kepedulian, dan peran orang tua dalam membangun keharmonisan keluarga. Metode kegiatan menggunakan penyuluhan dan edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, dialog interaktif, refleksi, dan diskusi mengenai permasalahan kehidupan keluarga. Materi penguatan mencakup komunikasi efektif antara orang tua dan anak, kepedulian emosional, spiritual, pendidikan, dan sosial, serta peran orang tua sebagai pendidik, teladan, pembimbing, motivator, dan pelindung. Materi kegiatan juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam, khususnya sakinah, mawaddah, rahmah, amanah, musyawarah, kasih sayang, dan tanggung jawab keluarga. Kegiatan menghasilkan penguatan pemahaman peserta mengenai pentingnya membangun komunikasi terbuka, memberikan perhatian terhadap kebutuhan anak, serta menjalankan fungsi orang tua secara optimal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun keluarga yang harmonis, religius, komunikatif, dan responsif terhadap perkembangan anak.