Hantono
Universitas Pelita Harapan, Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Standar Proses Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Pada Tingkat SMP Di Kota Medan Hantono; Wildansyah Lubis
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Periode Juli 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i2.3829

Abstract

Beberapa hal yang perlu digaris bawahi tentang standard proses adalah Pertama, Standar proses pendidikan adalah standard nasional pendidikan, yang berarti standar proses pendidikan yag dimaksud berlaku untuk setiap lembaga pendidikan formal pada jenjang pendidikan tertentu dimanapun pendidikan lembaga itu berada secara nasional. Kedua, Standar proses berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran, yang berarti dalam standar proses pendidikan berisi tentang bagaimana seharusnya pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, standar proses pendidikan dimaksudkan dapat dijadikan pedoman bagi guru dalam pengelolaan pembelajaran. Ketiga, standar proses pendidikan diarahkan untuk mencapai standard kompetensi lulusan. Dengan demikian, standard kompetensi lulusan merupakan sumber atau rujukan utama dalam menentukan standar proses pendidikan. Komponen dalam standar proses terdiri dari perencanaan proses pembelajaran yang meliputi Silabus dan RPP, pelaksanaan proses pembelajaran meliputi persyaratan proses pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran
Evaluasi Peran Komite Audit, Reputasi Auditor, dan Rasio Leverage Terhadap Opini Audit Going Concern di Pasar Modal Indonesia Hantono
Jurnal Audit dan Perpajakan (JAP) Vol. 6 No. 1 (2026): Article Research May 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jap.v6i1.7587

Abstract

Opini audit going concern kembali menjadi sorotan di pasar modal Indonesia pasca-pandemi, seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan tekanan struktur permodalan pada emiten padat modal. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh komite audit, reputasi auditor, dan rasio leverage (debt to asset ratio/DAR) terhadap probabilitas penerimaan opini audit going concern pada emiten BEI periode 2020–2023. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan regresi logistik biner karena variabel dependen bersifat dikotomi. Hasil empiris menunjukkan bahwa leverage (DAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peluang penerimaan opini going concern, sementara komite audit dan reputasi auditor (afiliasi Big Four) tidak signifikan. Goodness-of-fit model memadai (mis. Nagelkerke R² dan Hosmer–Lemeshow), sejalan dengan temuan literatur Indonesia bahwa faktor keuangan tetap dominan dalam penilaian keberlangsungan usaha, sedangkan efektivitas tata kelola dan reputasi auditor tidak selalu konsisten memitigasi risiko going concern pada emiten lokal. Temuan ini menguatkan penerapan SA 570 (Revisi 2021) yang menekankan evaluasi ketidakpastian material going concern dan pengungkapan terkait dalam laporan auditor.