Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh promo diskon, user experience (pengalaman pengguna), dan inovasi teknologi terhadap niat beli kembali konsumen pada layanan GrabFood di Kota Medan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada konsumen pengguna layanan GrabFood di Kota Medan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda berbantuan perangkat lunak statistik untuk menguji pengaruh parsial (uji t) dan simultan (uji F) serta koefisien determinasi. Temuan – Secara parsial, promo diskon (t = 4,552; p = 0,000), user experience (t = 3,347; p = 0,001), dan inovasi teknologi (t = 2,574; p = 0,012) berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli kembali. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan (F = 62,491; p = 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,651. Hal ini mengindikasikan bahwa variasi niat beli kembali konsumen mampu dijelaskan sebesar 65,1% oleh model penelitian ini, sedangkan 34,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada ruang lingkup geografis Kota Medan dan berfokus secara eksklusif pada platform GrabFood. Selain itu, model ini hanya mampu menjelaskan 65,1% variasi niat beli kembali, sehingga masih terdapat 34,9% variabel luar yang belum teridentifikasi dalam memengaruhi perilaku konsumen pada ekosistem food delivery. Implikasi – Secara praktis, manajemen GrabFood dan pelaku bisnis kuliner mitra di Kota Medan perlu secara konsisten merancang strategi promo diskon yang interaktif, menjaga kualitas estetika serta kemudahan navigasi aplikasi (user experience), dan terus memperbarui fitur inovasi teknologi. Langkah strategis ini krusial untuk mengunci loyalitas pelanggan dan menstimulasi perilaku pembelian ulang di tengah ketatnya persaingan pasar digital. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kebaruan akademis dengan mengintegrasikan variabel berbasis stimulus ekonomi (promo diskon) dan variabel berbasis psikologi-teknologi (user experience dan inovasi teknologi) dalam satu model linear konseptual untuk memetakan perilaku loyalitas pascapandemi pada industri online food delivery di kota metropolitan luar Pulau Jawa (Kota Medan).