Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Terhadap Partai Politik Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Kelurahan Laban Kabupaten Kendal Tahun 2020 Muhammad Fatchuriza
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 1 No 2 (2022): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v1i2.21

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat dan Faktor – faktor yang mempengarui persepsi masyarakat terhadap partai politik dan pilkada tahun 2020 di Kelurahan Laban Kabupaten Kendal yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain tingkat pendidikan, kesadaran politik, motivasi dan pengalaman. Sedangkan faktor eksternal antara lain penyelenggara pemilu dan pemerintah, media promosi, lingkungan sekitar, dan permainan money politic. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif, penjabaran dan jelas secara narasi. Metode dan dokumentasi , teknis analisis datanya adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dikulurahan Laban kecamatan Kangkung kab Kendal dalam pemilihan kepala daerah tahun 2020 Masyarakat lebih memilih untuk bekerja daripada menggunakan hak pilihnya. Kesadaran politik warga negara menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam partisipasi politik masyarakat, artinya sebagai hal yang berhubungan pengetahuan dan kesadaran akan hak dan kewajiban yang berkaitan dengan lingkungan masyarakat dan kegiatan politik menjadi ukuran dan kesadaran seseorang terlibat dalam proses partisipasi politik. Tempat pemungutan suara yang jaraknya dirasa cukup jauh membuat masyarakat tidak memilih dalam pemilu, Selain itu terdapat alasan lain yang menyebabkan pemilih tidak dapat hadir ke TPS seperti sakit atau kelelahan yang membuat pemilih tidak bias keluar rumah. Sedang berada di luar kota. Serta masih mempunyai takut / was-was dengan adanya Covid-19 karena Pilkada dilakukan ditengah pandemi
PERAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL MENURUT PERDA NOMOR 12 TAHUN 2011 TENTANG LEMBAGA KEMASYARAKATAN KELURAHAN DI KABUPATEN KENDAL Muhammad Fatchuriza; Maulida Putri Rahmawati
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 2 No 2 (2023): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v2i2.55

Abstract

Karang taruna Kelurahan Bugangin merupakan lembaga organisasi yang menjadi wadah bagi pemuda untuk membantu meningkatkan kesejahteraan sosial di lingkungannya. Peranan dari karang taruna selain menjadi wadah bagi generasi muda, juga diharapkan mampu untuk meningkatkan kepedulian sosial pemuda di Kelurahan Bugangin. Mengingat seiring berganti zaman, tingkat kepedulian sosial pemuda semakin rendah. Penelitian ini dilakukan untuk menilai kinerja dari karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda Kelurahan Bugangin. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengangkat judul yaitu peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial menurut perda nomor 12 tahun 2011 tentang lembaga kemasyarakatan kelurahan di Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana dalam pengambilan datanya dari hasil wawancara dengan informan dan dokumen-dokumen yang ada. Hasil dari penelitian ini, yaitu: (1) peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda dikategorikan kurang maksimal, karena karang taruna memiliki keterbatasan dalam bentuk kegiatan. (2) faktor yang mempengaruhi peran karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda juga dikategorikan kurang maksimal, mengingat karang taruna tidak memiliki inisiatif dan tidak memiliki kejelasan keaktifan dalam berorganisasi.
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 40 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR PELAYANAN PENYELENGGARAAN TERMINAL PENUMPANG ANGKUTAN JALAN DI TERMINAL MANGKANG KOTA SEMARANG Muhammad Fatchuriza; Rizky Ananda Putra; Aldila Larasati Zein
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 3 No 1 (2024): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.71

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya revitalisasi di Terminal Mangkang yang selesai pada tahun 2022 dengan harapan setelah revitalisasi semua fasilitas pelayanan penumpang akan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2015, karena pada tahun 2018 fasilitas yang ada di Terminal Mangkang terlihat tidak terawat. Standar pelayanan penyelenggaraan terminal penumpang angkutan jalan merupakan pedoman yang digunakan untuk keberlangsungan kegiatan di terminal. Standar pelayanan ini wajib dilaksanakan dan disediakan oleh penyelenggara terminal yang mencakup, keselamatan, keamanan, kehandalan, kenyamanan, kemudahan, dan kesetaraan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan Menteri No 40 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan di Terminal Mangkang Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif, penjabaran dilakukan jelas dan secara narasi. Hasil dari penelitian di Terminal Mangkang menunjukkan bahwa Masih banyak fasilitas-fasilitas yang belum tersedia terdapat 4 kekurangan fasilitas dari indikator yang ada yaitu pelayanan keselamatan, pelayanan kehandalan, pelayanan kenyamanan, dan pelayanan kesetaraan yang dirasa dapat berakibat pada kurang optimalnya standar pelayanan yang diterima para calon penumpang di Terminal Mangkang. Faktor yang mempengaruhi pemerintah dalam melakukan implementasi Peraturan Menteri Pehubungan Nomor 40 Tahun 2015 di Terminal Mangkang adalah kekurangan sumber daya manusia untuk mengelola Terminal Mangkang
Collaborative Governance Dalam Penanggulangan Stunting Di Kabupaten Kendal Muhammad Fatchuriza; Rizki Ananda Putra
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 3 No 2 (2024): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.81

Abstract

Kasus Stunting di Kabupaten Kendal tergolong tinggi, stunting di Kabupaten Kendal mengalami peningkatan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal mencatat tahun 2021 angka stunting 8.1 % di tahun 2022 mencapai 17,5 %, pada tahun 2023 4,9 % dibandingkan tahun 2022 menurut hasil Survey Gizi Indonesia. Sebanyak 6.413 anak di Kabupaten Kendal masih mengalami kasus stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Pemkab terus berupaya mengoptimalkan penurunan stunting. Permasalahan stunting tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak, melainkan perlu campur tangan dari pihak lain, sehingga semua harus bergerak bersama. Maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses kolaborasi dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Kendal dan faktor yang mempengerahui proses kolaborasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan collaborative governance dalam penanggulangan stunting di Kabupaten Kendal sudah cukup baik dan efektif dengan melihat fenomena dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama dan hasil sementara, Adapun faktor yang mempengaruhi seperti komitmen pemerintah daerah, keterlibatan Masyarakat, kemitraan dengan sektor swasta, dan sumber daya manusia