Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI MEMPERKUAT EKSISTENSI PENDIDIKAN ISLAM DI ERA INDUSTRI 4.0 DAN SOCIETY 5.0 Ikhwan Maulana; Rizky Ananda Putra; Herlini Puspika Sari
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 4 (2025): Juli 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0 menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan eksistensinya. Perkembangan teknologi yang cepat dan perubahan sosial yang signifikan memerlukan strategi yang tepat untuk memperkuat eksistensi pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang efektif dalam memperkuat eksistensi pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam memperkuat eksistensi pendidikan Islam di era industri 4.0 society 5.0 adalah dengan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran, meningkatkan kualitas guru dan tenaga kependidikan, serta memperkuat kurikulum pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus beradaptasi dengan perubahan sosial dan teknologi yang cepat, serta harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat mempertahankan eksistensinya dan tetap relevan di era industri 4.0 society 5.0
Pelatihan Penulisan Proposal Kegiatan Suprihatma; Septian Dwi Cahyo; Rizky Ananda Putra
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45671/jihan.v2i1.23

Abstract

Proposal kegiatan adalah sebuah rencana atau rancangan kerja tertulis suatu kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka untuk mendapatkan bantuan dana dan atau persetujuan dari suatu pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebelum suatu acara atau kegiatan berlangsung, misalkan peringatan ulang tahun sekolah, biasanya panitia pelaksana harus membuat proposal kegiatan untuk disampaikan kepada Kepala sekolah dalam rangka mendapatkan bantuan dana dan atau persetujuan pelaksanannya.
PERAN BUDAYA KEARIFAN LOKAL, UPAYA MEWUJUDKAN INSAN YANG SANTUN DAN BERBUDI BAHASA DALAM IKATAN KEBINEKAAN Suprihatma; Rizky Ananda Putra
JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN) Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL INOVASI HASIL PENGABDIAN (JIHAN)
Publisher : 3026-1791

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jihan.v2i2.50

Abstract

Budaya adalah sebuah sistem yang mempunyai hubungan antara satu dengan yang lainnya. Bentuk simbolis yang berupa bahasa, benda, musik, kepercayaan serta aktivitasaktivitas masyarakat yang mengandung makna kebersamaan merupakan cakupan dari budaya. Pentingnya kearifan lokal dalam pembangunan karakter bangsa terdiri atas empat dasar argumen. Pertama, munculnya pandangan negatif oleh karena pemaknaan sempit suatu kearifan lokal. Kedua, semakin lemahnya pengetahuan masyarakat terhadap nilai-nilai budaya. Ketiga, munculnya pandangan bahwa budaya luar lebih sesuai dengan realitas modern saat ini. Keempat, masyarakat haruslah mampu memahami secara utuh nilai-nilai moral sebagai suatu kodrat dan jati diri dasar.
KEBIJAKAN PROGRAM PERCEPATAN (QUICK WIN) KLASTER WISATA HALAL INDONESIA Supri Hatma; Rizky Ananda Putra
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 2 No 1 (2023): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1029/justice.v2i1.39

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan ancaman Wisata Halal Berbasis Ekosistem dan untuk menganalisis Kebijakan Program Percepatan (Quick Win) Klaster Wisata Halal. Adapun tipe penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah tipe eksploratif dan library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang dalam klaster wisata halal adalah mulai dari meningkatnya jumlah populasi umat muslim, kesadaran masyarakat dalam menerapkan gaya hidup halal, perkembangan digitalisasi, munculnya Perda, penerapan dan pengembangan keuangan syariah yang semakin berkembang, pengembangan sekolah dan penelitian wisata halal. Adapun Ancaman yaitu dalam skala internasional bahwa branding wisata halal masih lemah, membaiknya fasilitas bagi wisata halal di Negara tetangga, masih rendahnya memanfaatkan peluang digital bagi industri halal, belum hadirnya otoritas tertinggi dalam mengakomodasi wisata halal, dan belum adanya lembaga keuangan syariah memberikan pembiayaan kepada industri halal, kurangnya penelitian tentang segmentasi pasar pada wisata halal dan kurikulum sekolah pada wisata halal. Kebijakan Program Percepatan (Quick Win) terdapat 3 Program, mulai dari: Pertama, menyusun paket wisata halal terpadu di setiap Provinsi Unggulan. Kedua, branding wisata halal melalui Media Sosial dan Pameran. Ketiga, merumuskan dan mengesahkan Undang-Undang Pariwisata Halal