Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI APOTEK JAVA FARMA, TELUKAN, GROGOL, SUKOHARJO. Rosliana Patandung
JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 01 (2024): JIMSTEK: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jimstek.v6i01.1744

Abstract

Berdasarkan laporan WHO dalam Antimicrobial resitance : Global report on Surveillance menunjukan bahwa Asia Tenggara memiliki angka tertinggi dalam kasus resistensi antibiotik di dunia, khususnya infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus yang resisten terhadap Methicillin, sehingga mengakibatkan menurunnya fungsi antibiotik tersebut. Hasil penelitian pasien cenderung menggunakan antibiotik tanpa resep dokter dengan tingkat pengetahuan pasien yang minim dan sebagain besar pasien memperoleh antibiotik di apotek. jenis antibiotik yang sering digunakan amoksisilin 700 tablet dengan jenis penyakit yang diobati gejala demam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja jenis dan berapa jumlah penggunaan antibiotik tanpa resep di apotek JF yang merupakan salah satu apotek di Kabupaten Sukoharjo periode Desember 2023 sampai Januari 2024. Metode: Penelitian ini berupa penelitian deskriptif retrospektif dengan subjek penelitian adalah penjualan antibiotik tanpa resep di Apotek JF periode Desember 2023 sampai Januari 2024 yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: penelitian menunjukkan masih ada beberapa jenis antibiotik yang digunakan bebas tanpa resep. Kata Kunci : Apotek, Antibiotik, tanpa resep
Formulasi dan Evaluasi Fisik Deodorant Spray Ekstrak Syzygium aromaticum dengan Variasi Tawas Rosliana Patandung; Nur Ilah Rahmadani; Leila Irna Luthfy; Reni Ariastuti
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1131

Abstract

Bau badan merupakan permasalahan umum yang berkaitan dengan aktivitas mikroorganisme pada kulit, sehingga diperlukan produk deodorant yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan deodorant spray berbasis ekstrak Syzygium aromaticum dengan variasi konsentrasi tawas. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium melalui proses ekstraksi metode maserasi menggunakan etanol 70%, dilanjutkan dengan formulasi sediaan dalam empat variasi formula. Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, pola semprot, waktu kering, dan efek terhadap kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki bentuk cair, warna bening kecokelatan, bau khas, homogen, serta pH dalam rentang 5–6. Pola semprot berada pada kisaran 5,0–5,5 cm, waktu kering berkisar antara 15,44–27,67 detik, dan tidak menimbulkan noda pada kain. Berdasarkan hasil tersebut, sediaan deodorant spray ekstrak Syzygium aromaticum memenuhi parameter mutu fisik dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif deodorant alami.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan Di Kelurahan Karangasem Reni Ariastuti; Chintya Rahma Ardistafani; Debi Ariyanti; Kornelia Bariap Apot; Fadilah Qonitah; Rosliana Patandung
JURNAL PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Vol 7 No 1 (2026): Teknologi Tepat Guna (TTG)
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/jpttg.v7i1.2191

Abstract

Abstrak: Limbah minyak jelantah masih menjadi isu lingkungan dan kesehatan di masyarakat karena sering dibuang ke saluran air atau digunakan kembali tanpa pengolahan yang tepat, sehingga berpotensi mencemari tanah dan air serta membahayakan kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengelolaan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi sebagai upaya edukasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisis proses pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mengidentifikasi manfaat ekonomi dan lingkungan, serta memberikan rekomendasi pengelolaan limbah minyak jelantah di masyarakat. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan praktik langsung, disertai evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelatihan peserta belum memahami bahaya minyak jelantah dan pemanfaatannya. Setelah kegiatan, peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan, mampu menjelaskan dampak lingkungan minyak jelantah, serta mempraktikkan pembuatan lilin aromaterapi secara mandiri. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran lingkungan dan membuka peluang usaha rumah tangga berkelanjutan. Kata Kunci: (Minyak Jelantah, Masyarakat, Lilin Aromaterapi, Pengabdian Masyarakat)
Risk Factors and Drug Therapy Monitoring in CKD Patients (Chronic Kidney Disease) Rosliana Patandung; Riski Ishariyanto; Debi Mariska Sune
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v3i7.5333

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) is a global health problem that affects millions of people, characterized by a progressive decline in kidney function. This study aims to determine Drug Related Problems (DRPs) in the treatment management of CKD (Chronic Kidney Disease) patients. This study used the literature review method. The research results from the collected literature will be summarized and presented in the form of descriptive analysis. Researchers will conduct literature searches through online sites such as Google Scholar, PubMed, ResearchGate, Elsevier, and NCBI. The keywords used are “CKD risk factors” and “drug therapy for CKD patients”. The results of the search for relevant literature will be collected and selected according to the inclusion criteria. The research results from the collected literature will be presented in the form of a descriptive table. The table will include information such as author, year of publication, article title, and summary of the study results. The prevalence of drug-related problems (DRP) in CKD patients ranges from 12% to 87%. Commonly found problems include ineffective treatment, inappropriate drug selection, and drug dosing issues. Regular drug monitoring and dose adjustment are essential to reduce adverse drug reactions and improve patient outcomes. Effective drug therapy management and patient education are essential to improve the quality of care and life of CKD patients. In conclusion, this study emphasizes the importance of identifying and addressing drug-related problems (DRPs) to improve treatment effectiveness in CKD patients. Close drug monitoring and comprehensive patient education are key components in the optimal management of CKD.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Karangasem dalam Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah (Mijel) Guna Mendukung Lingkungan Bersih dan Ekonomi Kreatif Reni Ariastuti; Fadilah Qonitah; Rosliana Patandung; Risma Sakti Pambudi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 9, No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v9i2.624

Abstract

Aktivitas rumah tangga seringkali menghasilkan sampah/limbah, salah satuya aktivitas menggoreng dapat menghasilkan limbah minyak jelantah. Minyak jelantah (mijel) merupakan minyak bekas penggorengan yang banyak mengandung radikal bebas, sehingga berbahaya bagi kesehatan jika digunakan /dikonsumsi terus-menerus, serta memberikan dampak negatif pada lingkungan yang dapat menyebabkan saluran kran pembuangan menjadi mampat dan mencemari tanah. Kegiatan PkM dilakukan dengan tujuan ingin mengurangi limbah mijel dengan memanfaatkannya menjadi lilin aromaterpi dan sabun cuci batangan. Metode pendekatan yang digunakan adalah melalui sosialisasi terkait limbah mijel dan pelatihan cara pengolahan mijel menjadi lilin dan sabun. Hasil pengabdian terlihat tingkat pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu kelompok wanita tani desa Karangasem menjadi meningkat dari tingkat pengetahuan kurang menjadi tingkat pengetahuan baik. Wanita tani desa Karangasem mampu membuat lilin aromaterapi dan sabun dengan baik. Pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi dan sabun dapat mengurangi limbah/sampah rumah tangga, menjaga lingkungan tetap bersih dan mampu menghasilkan produk olahan mijel yang memiliki nilai ekonomi.