Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menumbuhkan Pemahaman Pofil Pelajar Pancasila Terhadap Guru PKn SMP Se Kota Parepare dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Muhammad Irfan; Eka Rahmawati Gunar; Firsty Kurniayu Kambuno; Ika Nurmala; Muhammad Aidil; Rafika Rafika; Ramlah Ramlah; Satriani Satriani; Mas’ud Baddolo; Marwati Abd. Malik
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i1.1331

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk dapat menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila terhadap guru PKn SMP/MTs Se-Kota Parepare dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode pengabdian yang digunakan adalah metode ceramah yaitu dengan melaksanakan “Seminar Pendidikan”. Seminar Pendidikan dilakukan dengan memberikan materi dan contoh projek tentang menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka, hal ini dilakukan dengan membantu guru PKn agar dapat mengimplementasikan kepada peserta didik. Seminar Pendididikan ini efektif dalam menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila terhadap guru yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Dalam proses pengabdian ini pemateri memberikan penguatan materi pemahaman profil pelajar pancasiladan proses berbasis profil pelajar Pancasila yang berguna dalam memperdalam dan menambah pengetahuan mengenai profil pelajar pancasila. Hal ini dibuktikan dengan dapat menumbuhkan pemahaman guru tentang profil pelajar pancasila, sehingga dalam lebih menumbuhkan kualitas guru terhadap pemahamannya tentang profil pelajar pancasila. Pengabdian ini memberikan kontribusi dalam menumbuhkan kualitas pemahaman profil pelajar pancasila terhadap guru PKn di SMP/MTs Se-Kota Parepare. Pemahaman profil pelajar Pancasila agar dapat membantu guru untuk bisa mengimplementasikan kepada peserta didik, sehingga bisa dengan lebih baik mengimplementasikan terhadap kurikulum merdeka. Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian terhadap guru PKn di SMP/MTs Se-Kota Parepare menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila melalui seminar Pendidikan. Melalui pengabdian ini penulis mengajak untuk menyebarluaskan mengenai profil pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka
ANALISIS PERENCANAAN LAPIS TAMBAH PERKERASAN JALAN KAIYA – MAELANG PROVINSI SULAWESI UTARA Muhammad Aidil; Andi Sulfanita
Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan - CENTECH Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Rekayasa Teknik Sipil dan Lingkungan, APRIL 2026, I
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/cen.v7i1.8006

Abstract

The increase in traffic volume, particularly heavy vehicles, can reduce the structural performance of road pavements, making appropriate maintenance measures necessary to maintain road serviceability. The Kaiya–Maelang Road section in North Sulawesi is part of the main Trans Sulawesi corridor and plays an important role in supporting community mobility and goods distribution. This study aims to analyze the required overlay thickness on the Kaiya–Maelang Road section to maintain pavement structural performance throughout its design life. The research employed a quantitative approach using pavement rebound deflection data obtained from Benkelman Beam testing at Stations 7+000 to 9+000 and average daily traffic (ADT) data. Overlay thickness was analyzed based on the 2024 Road Pavement Design Manual (MDP 2024) by considering maximum deflection, deflection curvature, and planned traffic loading expressed as Cumulative Equivalent Standard Axle (CESA). The results showed that the traffic volume of 13,982 vehicles per day with an annual growth rate of 4.75% produced a CESA value of 8.11 million for a 10-year design life. The maximum deflection value was 0.817 mm, while the adjusted Falling Weight Deflectometer (FWD) deflection value was 0.488 mm. Although no indication of permanent deformation was identified, fatigue cracking analysis indicated the need for overlay treatment. The analysis concluded that a total overlay thickness of 150 mm is required, consisting of a 70 mm Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) layer and an 80 mm Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) layer. This overlay thickness is considered adequate to maintain the structural performance of the pavement throughout the design life. Keywords: Planning analysis; Overlay; Road paving.