Miftahulia Latifah
IAIN Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI PELESTARIAN TRADISI BARATAN KALINYAMATAN JEPARA PASCA PANDEMI Siti Fatimah; Miftahulia Latifah; Farikhah Bella Sejati; Yusuf Falaq
Jurnal Intervensi Sosial Vol. 2 No. 2 (2023): Budaya Dan Perubahan Sosial
Publisher : Talenta usu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/intervensisosial.v2i2.14595

Abstract

ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelestarian tradisi baratan Kalinyamatan Jepara pasca pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang disajikan secara deskriptif dengan menggambarkan peristiwa yang terjadi. Tradisi ini bersifat religius serta memegang teguh ajaran Islam dan menghormati tradisi kebudayaan lokal. Bentuk tradisi Baratan meliputi arak-arakan sesaji, pembacaan tahlil, dan do’a bersama. Makna tradisi Baratan adalah sebagai bentuk penyucian diri menyambut bulan suci Ramadhan, penghormatan terhadap Sultan Hadlirin, dan permohonan keselamatan kepada Allah SWT. Adanya Pandemi menyebabkan tradisi baratan sempat berhenti , karena dikhawatirkan dapat menyebar luas, dan tradisi baratan mulai dilestarikan pasca pandemi di desa sendang dan kriyan Kalinyamtan Jepara. Fungsi tradisi Baratan adalah sebagai sarana silaturahmi, pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata. Kata kunci: Tradisi; Baratan; Pandemi;
MENGGALI KEARIFAN LOKAL DAN TOLERANSI UMAT BERAGAMA DUKUH PATIHAN TANJUNGREJO JEKULO KUDUS Miftahulia Latifah; Yusuf Falaq
SOCIETY Vol. 15 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/society.v15i2.11741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap upaya masyarakat Dukuh Patihan, Tanjungrejo, Jekulo, Kudus dalam menjaga kerukunan umat beragama serta menggali peran kearifan lokal dalam membentuk toleransi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dukuh Patihan telah berhasil menciptakan lingkungan yang harmonis dan toleran. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti penerapan sikap disiplin, komunikasi yang baik, dan saling mendengarkan. Kearifan lokal yang terwujud dalam tradisi-tradisi seperti Maulid, Bari’an, perayaan Lebaran, dan upacara pemakaman telah menjadi perekat sosial dan memperkuat nilai-nilai toleransi. Simpulan dari penelitian ini adalah kearifan lokal memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk toleransi umat beragama di Dukuh Patihan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya kearifan lokal dalam membangun kerukunan umat beragama.Kata kunci: kearifan lokal, toleransi, umat beragama, Dukuh Patihan.