Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, RASIO HUTANG PADA MODAL, MARGIN LABA KOTOR DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP BEBAN PAJAK PENGHASILAN BADAN Mega Triana; Andar Febyansyah
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 4 No 2 (2022): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v4i2.567

Abstract

This research was conducted to analyze The Effect of Firm Size, Debt to Equity Ratio, Gross Profit Margin, and Operational Cost on Corporate Income Tax Burden either partially or simultaneously. The sampling method is purposive sampling. The number of samples used in this study were 10 pharmaceutical sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a total sample of 50 data. The type of data is secondary data sourced from the Indonesia Stock Exchange. The data analysis method used is multiple linear regression analysis. The findings of this study are based on the results of the t-test, it can be concluded that partially there is a negative influence between the ratio of DER to corporate income tax expenses and for operating costs, it partially has a positive effect on the burden of corporate income tax on pharmaceutical companies listed on the Stock Exchange for the 2016-2020. Partially, company size and gross profit margin have no effect on the burden of corporate income tax on pharmaceutical companies listed on the IDX for the 2016-2020. Based on the results of the F test, it is concluded that company size, DER, GPM and operating costs have a positive effect on corporate income tax expenses in pharmaceutical companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2020.
Tax Avoidance dan Tax Risk: Peran Moderasi dari Corporate Governance Agus Sihono; Andar Febyansyah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i1.16631

Abstract

Latar Belakang: Tax avoidance dianggap sebagai masalah utama, mengingat kompleksitas dan konsekuensi ekonominya. Tax avoidance yang dilakukan oleh wajib pajak, termasuk didalamnya Perusahaan, akan menyebabkan negara mengalami kerugian, karena pajak adalah sumber pendapatan negara, yang akan digunakan sebagai sumber pembiayaan atas pengeluaran negara. Jika banyak Perusahaan melakukan tax avoidance maka pendapatan negara yang bersumber dari pajak akan terpengaruh. Selain itu, tax avoidance mengakibatkan efek buruk terhadap reputasi suatu Perusahaan.Tujuan: Studi ini bertujuan mengisi kesenjangan yang ada dengan menguji pengaruh tax avoidance terhadap tax risk serta melakukan analisis dampak penerapan corporate governance pada pengaruh tax avoidance terhadap tax risk.Metode Penelitian: Data sekunder digunakan dalam penelitian ini yang diperoleh dari laporan keuangan Perusahaan yang bergerak dalam industry manufaktur yang terdafat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai 2020. Analisis data yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis.Hasil Penelitian: Hasil studi ini menunjukkan bahwa volatilitas dari effective tax rate dan effective tax rate memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Studi ini memberikan bukti bahwa tax risk menurun ketika tingkat tax avoidance Perusahaan menurun, dan sebaliknya. Selain itu, kami menemukan bahwa semakin baik struktur corporate governance Perusahaan, semakin tinggi tingkat pengawasan dan pengendaliannya manajer, sehingga mengurangi dampak tax avoidance pada tax risk Perusahaan di masa depan. Temuan dari studi tentang tax avoidance dan corporate governance perusahaan ini penting bagi investor karena pajak merupakan risiko yang secara signifikan dapat mempengaruhi kesejahteraan investor.Keterbatasan Penelitian: Studi ini memiliki keterbatasan, diantaranya hanya berfokus pada industry manufaktur. Selain itu, studi ini hanya mempertimbangkan audit quality, komisaris independen serta komite audit sebagai pengukuran variabel corporate governance.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian mengenai tax avoidance dan tax risk telah dilakukan, namun demikian terdapat inkonsistensi hasil penelitian-penelitian tersebut, oleh karena itu peneliti akan melakukan pengujian kembali terhadap variabel tersebut dalam kontek di Indonesia, yang diharapkan akan memberikan bukti baru apakah mendukung atau bertentangan dengan penelitian sebelumnya. Mengacu pada penelitian Choi dan Park (2022), pengukuran corporate governance yang digunakan adalah struktur komisaris independen, audit quality dan komite audit yang sebelumnya belum digunakan dan merupakan saran dari peneliti sebelumnya.
Pengaruh Sales Growth, Capital Intensity, Company Size dan Independent Commissioner terhadap Tax Avoidance Darwin Candra; Andar Febyansyah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.2764

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji hubungan antara sales growth, capital intensity, company size dan independent commissioner mempengaruhi tax avoidance. Menggunakan metode purposive sampling pada populasi perusahaan yang memenuhi kriteria sebanyak 35 industri sektor barang konsumen primer yang tercatat di BEI periode 2018-2022 dengan 175 laporan keuangan. Analisis deskriptif dan regresi linier berganda adalah alat analisis data yang digunakan dengan penggunaaan aplikasi pengolahan data SPSS versi 26. Secara simultan sales growth, capital intensity dan independent commisioner berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Secara parsial variabel sales growth dan independent commisioner tidak menghasilkan pengaruh signifikan terhadap tax avoidance; sedangkan variabel capital intensity dan company size memiliki dampak positif terhadap tax avoidance.
ANALISA PENGARUH PENDAPATAN ANGKUTAN PENUMPANG, PENDAPATAN ANGKUTAN BARANG, DAN PENDAPATAN SEWA MENYEWA TERHADAP PROFITABILITAS Triefany Maryanti; Andar Febyansyah
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 1 No. 2 (2023): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/mnmae.v1i2.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan angkutan penumpang, pendapatan angkutan barang dan pendapatan sewa menyewa terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan ROA baik secara simultan maupun parsial. Objek penelitian ini adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 48 data dengan periode Januari 2017 – Desember 2020. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan hasil yang menunjukkan bahwa pendapatan angkutan penumpang berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Pendapatan angkutan barang tidak berpengaruh terhadap profitabilitas. Pendapatan sewa menyewa berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Dan menunjukkan hasil bahwa pendapatan angkutan penumpang, pendapatan angkutan barang dan pendapatan sewa menyewa secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap profitabilitas.
Factors that Affect Audit Delay Sari, Yulan; Febyansyah, Andar
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v3i2.1042

Abstract

The objective of this study was to ascertain whether there is a correlation between profitability, solvency, company size, company age, and audit opinion with audit delay. This study employs existing data on the financial statements of the mining sector, which have been adjusted to align with the sample criteria specified by the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2023 research period. The data collection process employed a purposive sampling method, yielding a total of 70 data points from 14 mining companies over a five-year period. The research findings were subjected to a multiple linear regression analysis using the SPSS software. The results indicated that profitability exerts a negative influence on audit delay, whereas solvency and company size exert a positive influence on audit delay. Additionally, company age and audit opinion were found to have no effect on audit delay.
The Influence of Company Size, Financial Leverage, Cash Holding and Managerial Ownership on Income Smoothing Prasasti, Yuli Candra; Febyansyah, Andar
International Journal of Economics (IJEC) Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijec.v3i2.1043

Abstract

This research aims to analyze the influence of company size, financial leverage, cash holding and managerial ownership on income smoothing in food and beverage companies. The research method used is quantitative from financial report data listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) with a population of 90 samples from 18 companies. The results of data analysis show that there is a positive correlation between company size and cash holding, but the results from financial leverage and managerial ownership show a negative correlation. The implications of this research can be an evaluation material for companies and investors and provide additional information regarding what factors influence income smoothing.
Pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Net Profit Margin Terhadap Harga Saham Ade Amirullah; Andar Febyansyah

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jsb.v11i02.5504

Abstract

Abstract The purpose of this research is to examine the influence of the Current Ratio, Debt to Equity Ratio, and Net Profit Margin on the Stock Prices of coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021-2023 period. This study uses a causal associative research design with secondary data. The sampling technique employed is purposive sampling, resulting in a sample of 19 companies that meet the criteria from the population, covering a research period of 3 years, thus yielding 57 sample data points. This study utilizes a multiple linear regression analysis model. The results of the research indicate that the Current Ratio has no effect on Stock Prices, the Debt to Equity Ratio has a negative effect on Stock Prices, and the Net Profit Margin has a positive effect on Stock Prices. Future researchers are encouraged to consider or include other variables that may affect Stock Prices, such as Sales Growth, Leverage, Dividend Policy, Inflation Rate, Interest Rate, and the Indonesian Coal Index (HBA) on different research objects. The factor of Net Profit Margin can be used as a key reference for companies in efforts to increase their Stock Prices. Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio dan Net Profit Margin terhadap Harga Saham sektor pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan desain penelitian asosiatif kausalitas dengan jenis data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sebanyak 19 perusahaan yang memenuhi kriteria dari jumlah populasi dengan periode penelitian 3 tahun, sehingga diperoleh sebanyak 57 data sampel. Penelitian ini memanfaatkan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan Current Ratio tidak berpengaruh terhadap Harga Saham, Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif terhadap Harga Saham dan Net Profit Margin berpengaruh positif terhadap Harga Saham. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangkan atau menambah variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi Harga Saham seperti, Pertumbuhan Penjualan, Leverage, Kebijakan Dividen, Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga dan HBA pada objek penelitian yang berbeda. Faktor dari Net Profit Margin dapat dijadikan acuan utama bagi perusahaan dalam upaya untuk meningkatkan Harga Saham perusahaan.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kebijakan Dividen Romadhon, Ayu Setia; Febyansyah, Andar
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 23 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14560711

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh premi dividen, arus kas bebas, pembelian kembali saham, profitabilitas, dan likuiditas terhadap kebijakan dividen pada perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu premi dividen, arus kas bebas, pembelian kembali saham, profitabilitas, dan likuiditas terhadap variabel dependen yaitu kebijakan dividen. Metode dalam pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 85 data pada perusahaan LQ45. Data sekunder diperoleh dari web resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa variabel premi dividen berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen, variabel arus kas bebas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen, variabel pembelian kembali saham tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Variabel profitabilitas membuktikan bahwa tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, variabel likuiditas berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen. Peneliti berikutnya disarankan memilih menggunakan sampel perusahaan dari berbagai industri, dengan menambah variabel baru dan tahun penelitian terbaru. penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan, manajemen perusahaan, dan pengambilan keputusan pada kebijakan dividen suatu perusahaan.
Tax Avoidance dan Tax Risk: Peran Moderasi dari Corporate Governance Agus Sihono; Andar Febyansyah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i1.16631

Abstract

Latar Belakang: Tax avoidance dianggap sebagai masalah utama, mengingat kompleksitas dan konsekuensi ekonominya. Tax avoidance yang dilakukan oleh wajib pajak, termasuk didalamnya Perusahaan, akan menyebabkan negara mengalami kerugian, karena pajak adalah sumber pendapatan negara, yang akan digunakan sebagai sumber pembiayaan atas pengeluaran negara. Jika banyak Perusahaan melakukan tax avoidance maka pendapatan negara yang bersumber dari pajak akan terpengaruh. Selain itu, tax avoidance mengakibatkan efek buruk terhadap reputasi suatu Perusahaan.Tujuan: Studi ini bertujuan mengisi kesenjangan yang ada dengan menguji pengaruh tax avoidance terhadap tax risk serta melakukan analisis dampak penerapan corporate governance pada pengaruh tax avoidance terhadap tax risk.Metode Penelitian: Data sekunder digunakan dalam penelitian ini yang diperoleh dari laporan keuangan Perusahaan yang bergerak dalam industry manufaktur yang terdafat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2016 sampai 2020. Analisis data yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis.Hasil Penelitian: Hasil studi ini menunjukkan bahwa volatilitas dari effective tax rate dan effective tax rate memiliki pengaruh negatif dan signifikan. Studi ini memberikan bukti bahwa tax risk menurun ketika tingkat tax avoidance Perusahaan menurun, dan sebaliknya. Selain itu, kami menemukan bahwa semakin baik struktur corporate governance Perusahaan, semakin tinggi tingkat pengawasan dan pengendaliannya manajer, sehingga mengurangi dampak tax avoidance pada tax risk Perusahaan di masa depan. Temuan dari studi tentang tax avoidance dan corporate governance perusahaan ini penting bagi investor karena pajak merupakan risiko yang secara signifikan dapat mempengaruhi kesejahteraan investor.Keterbatasan Penelitian: Studi ini memiliki keterbatasan, diantaranya hanya berfokus pada industry manufaktur. Selain itu, studi ini hanya mempertimbangkan audit quality, komisaris independen serta komite audit sebagai pengukuran variabel corporate governance.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian mengenai tax avoidance dan tax risk telah dilakukan, namun demikian terdapat inkonsistensi hasil penelitian-penelitian tersebut, oleh karena itu peneliti akan melakukan pengujian kembali terhadap variabel tersebut dalam kontek di Indonesia, yang diharapkan akan memberikan bukti baru apakah mendukung atau bertentangan dengan penelitian sebelumnya. Mengacu pada penelitian Choi dan Park (2022), pengukuran corporate governance yang digunakan adalah struktur komisaris independen, audit quality dan komite audit yang sebelumnya belum digunakan dan merupakan saran dari peneliti sebelumnya.
Pengaruh Religiusitas, Persepsi Resiko, dan Sikap Terhadap Intensi Kepatuhan Wajib Pajak dalam Lapor SPT Pajak Pribadi Melalui E-Filing Tahun 2023 di Provinsi DKI Jakarta Silaban, Delta S; Febyansyah, Andar
MES Management Journal Vol. 4 No. 3 (2025): MES Management Journal 
Publisher : MES Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56709/mesman.v4i3.900

Abstract

This research examines the influence of religiosity, risk perception, attitude, and the e- Filing system on tax compliance intention of individual taxpayers in filing Annual Tax Returns in DKI Jakarta Province. The study aims to analyze the relationships between these variables in the context of digital transformation in Indonesian tax administration. The research employs a quantitative approach with Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis technique. Primary data were collected through questionnaires distributed to 155 individual taxpayers in DKI Jakarta. The results show that religiosity and risk perception significantly influence taxpayers' attitudes, and these attitudes directly affect tax compliance intention. However, religiosity and risk perception do not have a direct effect on tax compliance intention. The research also finds that the e- Filing system does not moderate the relationships between religiosity, risk perception, and attitude toward tax compliance intention. These findings indicate that taxpayers' attitudes serve as the primary mediator in determining tax compliance intention. This research provides theoretical contributions to the development of a tax compliance model that integrates personal and technological factors. Practically, the results can serve as input for the Directorate General of Taxes in formulating tax policies that focus on developing positive taxpayer attitudes, strengthening tax education, and improving the e-Filing system to enhance tax compliance in Indonesia.