Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGARUH MODEL SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY (SETS) BERMUATAN ETNOSAINS TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI LINGKUNGAN Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda; Safira Safira; Mega Elvianasti
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i1.13586

Abstract

Environmental learning that contains ethnoscience or local wisdom really needs to be implemented in the classroom in terms of culture and science that students can understand, for learning it is necessary to use appropriate learning models, one of which is the SETS model. This study aims to determine the effect of the SETS model on students' mastery of concepts in biology material. This research was conducted at SMAN 13 Pekanbaru in the 2021/2022 Academic Year. The population in this study were students of class X with a sample of class X4 as the experimental class (using the SETS model) and X5 as the control class (conventional learning) taken by simple random sampling technique. Quasi-experimental research, with the matching only pretest posttest control group design. Data collection through pretest, posttest and observation. In the research results, it was found that the average N-Gain in the control class was 0.25 (low), while in the experimental class it was 0.51 (medium). The results of the N-Gain t-test showed a significant difference between control and experimental class mastery of concepts. Thus it can be concluded that learning the SETS model.
MODEL SETS BERMUATAN ETNOSAINS: PENGARUHNYA TERHADAP LITERASI SAINS SISWA Rikizaputra Rikizaputra; Arlian Firda; Fani Rahma Sari
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v10i2.16278

Abstract

This research aims to determine the influence of the SETS (Science Environment Technology Society) learning model containing ethnoscience on students' scientific literacy. Conducted in class X SMA Negeri 2 Pekanbaru for the 2022/2023 academic year. Using experimental research with a randomized pretest posttest control group design. The population in this study was class X with a research sample of students in classes X1 and X2 with a total of 36 students in each class. Samples were taken using simple random sampling technique. Data collection was carried out through pretest, posttest and observation sheets. The research results showed that the average N-Gain in the control class was 0.39 (medium) and the experimental class was 0.59 (medium). The results of the N-Gain t-test showed a significant difference between the experimental class and the control class. Thus, it can be concluded that the use of the SETS learning model containing ethnoscience has a significant effect on students' scientific literacy on ecosystem cocept.
Sosialisasi Model Pembelajaran Berbasis Etnosains Bagi Guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pekanbaru Arlian Firda; Mar'atul Afidah; Rikizaputra Rikizaputra
Wahana Dedikasi: Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/dedikasi.v7i1.14624

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didasarkan pada permasalahan yang dihadapi oleh mitra saat ini untuk menjawab tantangan pembelajaran abad 21, belum mengetahui model pembelajaran yang tepat berbasiskan etnosains dalam proses pembelajaran yang biasa dilaksanakan. Latar belakang siswa dari berbagai daerah dapat memperkuat pengalaman siswa dari daerah masing-masing yang bisa menjadi basis untuk mengambangkan model pembelajaran dari pengalaman kehidupan siswa. Guru belum pernah menerapkan model pembelajaran berbasis etnosains. Solusi yang diberikan adalah dengan sosialisasi model-model pembelajaran abad 21 yang berbasis etnosains. Terkini kegiatan dalam bentuk kegiatan sosilisasi transfer pengetahuan etnosains dan simulasi model pembelajaran berbasis etnosains. Pada kegiatan dilakukan pretest tentang pengetahuan awal peserta kegiatan dan kemudian memberikan tes setelah kegiatan berupa posttest. Dengan tujuan untuk menilai keberhasilan kegiatan yang dilakukan serta evaluasi pemahaman peserta dalam kegiatan yang dilakukan
IDENTIFIKASI SPESIES IKAN DI WADUK CIRATA, JAWA BARAT Firda, Arlian
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v2i2.325

Abstract

ABSTRAKS: Ikan menempati berbagai bentuk ekosistem perairan seperti laut, payau dan air tawar. Sekitar 43% dari jumlah total dari semua jenis ikan, menempati air tawar. Konstruksi Reservoir menyebabkan perubahan topografi dan hidrologi air alami. Altaration topografi berhubungan dengan keragaman spesies. Waduk Cirata merupakan waduk utama di Indonesia, terbentuk dari pembendungan Sungai Citarum. Jumlah spesies ikan asli di sungai Citarum sebelum pembendungan lebih dari 20 spesies. Studi ini menemukan 16 spesies ikan, dengan sembilan spesies asli, adalah; Barbonymus balleroides, Rasbora argyrotaenia, Osteochilus vittatus, Mystacoleucus marginatus, Hampala macrolepidota, Hemibagrus nemurus, Mystus nigriceps, Oxyleotris marmorata, Parambasis siamensis, serta tujuh spesies non-pribumi adalah; Cyprinus carpio, Oreochromis niloticus, Hemichromis elongatus, Amphilopus citrinellus, Chanos chanos, bawal, Hypostomus plecostomus. Spesies ikan asli yang tidak ditemukan dalam penelitian sebelumnya adalah Barbonymus gonionotus, Puntius binotatus, dan Chana striata.
PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DIPADUKAN THINK PAIR SHARE TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS VII SMPN 24 PEKANBARU Firda, Arlian; Lestari, Santi
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v4i1.359

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran reciprocal teaching dipadukan think pair share terhadap penguasaan konsep siswa pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap bulan Februari 2016 di kelas VII SMPN 24 Pekanbaru tahun ajaran 2015/ 2016. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan the matching only pretest posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII1 dengan jumlah siswa 42 dan VII2 dengan jumlah siswa 41, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa t-test. Rerata N-Gain pada kelas eksperimen 0.71 (kategori tinggi), sedangkan pada kelas kontrol 0.44 (kategori sedang). Berdasarkan uji hipotesis komparatif menggunakan uji-t terdapat perbedaan N-Gain kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran reciprocal teaching dipadukan think pair share terhadap penguasaan konsep siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas VII SMPN 24 Pekanbaru tahun ajaran 2015/ 2016
PROFIL KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNIVERSITAS LANCANG KUNING T.P 2016/2017 Rikizaputra, Rikizaputra; Awal, Raudhah; Firda, Arlian
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v4i2.377

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemandirian belajar mahasiswa program studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lancang Kuning T.P 2016/2017. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survey dengan menggunakan alat pengumpul data berupa angket. Sampel penelitian ditentukan dengan cara acak kelas. Analisis data dilakukan secara deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data yang dilakukan maka ditemukan bahwa kemandirian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Biolgi FKIP Universitas Riau secara umum menunjukkan peningkatan dari semester 1 sampai semester 7. Rerata kemandirian belajar mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yaitu 55,2% dengan kategori cukup. Inisiatif dalam belajar merupakan aspek kemandirian terbaik yang dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi yaitu 55,2 %
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK BERBANTUAN MEDIA HANDOUT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DIKELAS VII SMP NEGERI 32 PEKANBARU T.A 2017/2018 Firda, Arlian; Nurmawani, Nurmawani
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v5i1.1008

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check berbantuan media Handout terhadap hasil belajar siswa pada materi Ciri-ciri Makhluk Hidup. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 32 Pekanbaru bulan Januari 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan the matching only pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII2 berjumlah 36 siswa dan VII3 berjumlah 35 siswa dengan teknik pengambilan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, dan lembar observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini berupa uji-t. Rerata N-Gain pada kelas eksperimen 0,80 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol 0,18 (kategori rendah). Hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rerata aktivitas guru kelas eksperimen pertemuan I adalah 100% dan pertemuan II 100%, aktivitas guru pada kelas kontrol pertemuan I yaitu 80,00% dan pertemuan II 100%. Rerata aktivitas siswa pada kelas eksperimen pertemuan I 88,00 dan pertemuan II 92,57, sedangkan rerata aktivitas siswa pada kelas kontrol pertemuan I 56,94 dan II adalah 63,88. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check berbantuan media Handout terhadap hasil belajar siswa pada materi Ciri-ciri Makhluk Hidup di kelas VII SMP Negeri 32 Pekanbaru T.A 2017/2018.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA LEARNING CYCLE 7e DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN TANDUR PADA MATERI JAMUR (FUNGI) DI KELAS X SMK KESEHATAN PRO-KILL INDONESIA TA. 2017/2018 Firda, Arlian; Wulandari, Fitri
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v5i02.2054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa Learning Cycle 7e Dengan strategi pembelajaran TANDUR pada materi jamur. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas X SMK Kesehatan Pro-Skill Indonesia Perawang semester genap bulan Mei Tahun Ajaran 2017/2018. Desain penelitian yang digunakan adalah weak experiment dengan desain the static-group pretes-posttest. Sampel penelitian adalah siswa kelas XFarmasi (Learning Cycle 7e) dan XKeperawatan (TANDUR) dengan jumlah masing-masing kelas 30 siswa, yang diambil dengan teknik total Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah Independent 2 Samples t-tes. Rerata N-Gain pada kelas Learning Cylce 7e 0,34 (Sedang), sedangkan pada kelas TANDUR 0,48 (Sedang). Dari hasil uji-t terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas Learning Cylce 7e dan TANDUR. Rerata total aktivitas siswa kelas Learning Cylce 7e adalah 53,33% dan rerata total aktivitas siswa kelas TANDUR adalah 84,33%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan model pembelajaran model Learning Cycle 7e Dengan strategi pembelajaran TANDUR terhadap hasil belajar siswa pada materi jamur.
IDENTIFIKASI JENIS-JENIS AEROPLANKTON SEBAGAI DASAR PARAMETER KUALITAS UDARA DI WILAYAH PEKANBARU Ramadansur, Rahmat; Dinata, Marta; Sembiring, Al Khudri; Firda, Arlian; Martalasari, Martalasari; Ningrum, Gina Fitria
Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bl.v11i1.19887

Abstract

This research aims to identify types of aeroplankton as air quality parameters in the Pekanbaru area. Aeroplankton samples were collected using the Purposive Sampling method where samples were taken 1x24 hours for 20 days in 2 different sub-districts, namely Sukajadi District and Tenayan Raya District. Identification and counting of aeroplankton is carried out in the laboratory. The results showed that the abundance of aeroplankton in Sukajadi subdistrict was higher than in Tenayan Raya subdistrict. In both sub-districts, the abundance of aeroplankton is dominated by the phytoplankton and zooplankton groups. Where aeroplankton can be the basis for air quality parameters in the two sub-districts.
PENGELOLAAN EKOWISATA MANGROVE DESA MENGKAPAN KABUPATEN SIAK: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERASASKAN UNDANG-UNDANG Firda, Arlian
Jurnal Hukum Respublica Vol. 24 No. 01 (2024): Jurnal Respublica
Publisher : Faculty of Law Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/respublica.v24i01.24186

Abstract

Menurut Undang-Undang, pemanfaatan hutan mangrove adalah hak masyarakat yang dijamin dalam Undang-Undang dan membutuhkan partisipasi masyarakat. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove di Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Penelitian menggunakan teknik penulisan yuridis normatif, standar penulisan deskriptif analitis dengan data sekunder, dan analisis kualitatif. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yang diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2013, terdapat metode kemitraan usaha yang persuasif, edukatif, dan fasilitatif, serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove. Untuk membantu masyarakat pesisir mengelola hutan mangrove, pola kemitraan ini dapat digunakan. Pola yang akan dipilih disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat