Tumbuh kembang bayi dan balita dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan ibu, pola asuh ibu, dan dukungan suami. Ketidaktahuan dan pola asuh yang kurang tepat dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan ibu, pola asuh ibu, dan dukungan suami terhadap tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu W 10 Ciseeng, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat periode Mei–Juni 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu yang memiliki bayi dan balita di Posyandu W 10 berjumlah 50 responden, diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, pola asuh ibu, dukungan suami, serta instrumen penilaian tumbuh kembang anak (antropometri dan KPSP). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (46%), pola asuh tidak baik (52%), dan dukungan suami terbagi rata antara baik dan tidak baik (50%:50%). Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,859) dan dukungan suami (p=0,571) dengan tumbuh kembang bayi dan balita, namun terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh ibu (p=0,010) dengan tumbuh kembang bayi dan balita. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh ibu merupakan faktor yang paling berhubungan dengan tumbuh kembang bayi dan balita di Posyandu W 10 Ciseeng. Disarankan agar ibu lebih proaktif mencari informasi mengenai pola asuh yang baik dan tenaga kesehatan meningkatkan edukasi tumbuh kembang anak melalui kegiatan posyandu.