p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dharma Pendidikan
Triana Wuri Cahyanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Umum Tentang Usia dan Akuisisi Dalam Pemerolehan Bahasa Kedua Pembelajar Muda Triana Wuri Cahyanti
Dharma Pendidikan Vol 16 No 1 (2021): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v16i1.158

Abstract

Baru-baru ini, dosen maupun guru dapat melihat bahwa persediaan penelitian yang dapat dikelola beberapa dekade yang lalu telah digantikan oleh gudang informasi yang terkoordinasi dan sistematis. Para peneliti di seluruh dunia bertemu, bertukar luaran, membandingkan data, dan sampai pada beberapa penjelasan yang dapat diterima bersama. Dalam pendidikan seni bahasa, atau contoh, calon guru diharuskan mempelajari penguasaan bahasa pertama, terutama penguasaan setelah usia lima tahun. Untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang tugas mengajar keterampilan bahasa kepada penutur asli. Dalam pendidikan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris sebagian besar teks dan kurikulum stpengajarr sekarang menyertakan beberapa materi pengantar dalam penguasaan bahasa pertama. Alasannya jelas, para pelajar masih berusia lima tahun saat guru meningkatkan pemahaman mereka tentang tugas mengajar keterampilan bahasa kepada penutur asli. Dalam pendidikan bahasa asing, sebagian besar teks dan kurikulum stpengajarr sekarang menyertakan beberapa materi pengantar dalam penguasaan bahasa pertama. Alasannya penguasaan bahasa pertama dimulai pada masa kanak-kanak yang sangat dini, tetapi penguasaan bahasa kedua dapat terjadi di masa kanak-kanak, awal atau akhir, serta di masa dewasa. Perlakuan masa kanak-kanak dan dewasa. dan perbedaan di antara mereka, berapa kunci untuk model dan teori akuisisi bahasa yang diperlukan oleh seorang pengajar Bahasa kedua? Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjawab beberapa dari pertanyaan tersebut dan untuk menguraikan secara eksplisit beberapa parameter dari teori pakar untuk melihat pengaruh usia dan pencapaian dan juga dalam motivasi mereka.
IMPROVING STUDENT’S WRITING SKILL BY USING DIARY AT MTS AL-FATTAH MOJOKERTO Paramita, Maula; Triana Wuri Cahyanti; Caltira Rosiana
Dharma Pendidikan Vol 18 No 2 (2023): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v19i2.494

Abstract

This study used the classroom action research (PTK) method, with a sample size of 24 students at MTs Al-Fattah Mojokerto for the 2022/2023 academic year. By using diary media to train students' writing skills, the research instruments were questionnaires, sheets, field notes, tests, and documentation. The data analysis technique in this study was the average pretest and posttest scores. if in cycle I there are several students who are not successful then the researcher holds cycle II and if in cycle II it is still not fulfilled then the researcher continues to cycle III, if it is felt that cycle III has been fulfilled then the cycle can be stopped. The results in this study the researchers completed in cycle III with satisfactory results, because in cycle I and cycle II it was felt that they did not meet the score set by the researcher Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jumlah sampel sebanyak 24 siswa MTs Al-Fattah Mojokerto tahun ajaran 2022/2023. Dengan menggunakan media buku harian untuk melatih keterampilan menulis siswa, instrumen penelitiannya adalah angket, lembar, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah rata-rata nilai pretest dan posttest. apabila pada siklus I ada beberapa siswa yang belum berhasil maka peneliti mengadakan siklus II dan apabila pada siklus II masih belum terpenuhi maka peneliti melanjutkan ke siklus III, jika dirasa siklus III sudah terpenuhi maka siklus dapat dilakukan. dihentikan. Hasil penelitian ini peneliti tuntaskan pada siklus III dengan hasil yang memuaskan, karena pada siklus I dan siklus II dirasa belum memenuhi nilai yang ditetapkan peneliti.