Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontribusi Mahasiswa Dalam Proyek Taman Ulin Di Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Salsabila Ananda; Insan Kamil; Dhiana Dwi W; Novi Hartanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.1.5184

Abstract

Proyek pelebaran Jalan Taman Ulin di Kabupaten Tenggarong bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas yang diakibatkan oleh kepadatan kendaraan serta aktivitas di sekitar pasar dan sekolah. Jalan yang awalnya memiliki lebar 4 meter ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan dan memperlancar arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Dalam proyek ini, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda terlibat melalui praktik kerja lapangan (PKL), yang memberi mereka kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi metode pelaksanaan proyek, kontribusi mahasiswa, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan dampak positif dalam percepatan pelaksanaan proyek, meskipun tantangan seperti pengelolaan lalu lintas dan keterbatasan ruang tetap menjadi hambatan utama. Rekomendasi diberikan untuk meningkatkan kolaborasi antara mahasiswa dan kontraktor pada proyek serupa di masa mendatang.
UJI DYNAMIC CONE PENETROMETER (DCP) DAN DESAIN TEBAL PERKERASAN JALAN LINGKUNGAN DESA MANUNGGAL JAYA EX. TRANSMIGRASI, KAB. KUTAI KERTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR Raudah Ahmad; Dhiana Dwi Widiawati; Insan Kamil; Budi Nugroho; Karminto Karminto; Ashadi Putrawirawan; Sektalonir OWB
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37681

Abstract

Ketersediaan data tanah dasar sangat diperlukan untuk perencanaan pembangunan fisik dan perijinan bangunan (IMB) pada lokasi Pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Desa Kedang Ipil, Kec. Kota Bangun Barat, Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. Pengujian sondir merupakan salah satu pengujian penetrasi yang bertujuan untuk mengetahui daya dukung tanah pada setiap lapisan serta mengetahui kedalaman lapisan pendukung yaitu lapisan tanah keras. Hal ini dimaksudkan agar dalam mendesain Pondasi yang akan digunakan sebagai penyokong kolom bangunan diatasnya memiliki faktor Keamanan (safety factor) yang tinggi sehingga bangunan diatasnya tetap kuat dan tidak mengalami penurunan atau settlement yang dapat membahayakan dari sisi keselamatan akan bangunan dan penghuni didalamnya. Penyelidikan tanah di lokasi pembangunan Gelanggang Olahraga (Gor) Desa Kedang Ipil, Kec. Kota Bangun Barat, Kab. Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, dilaksanakan dengan melakukan pengujian sondir pada 2 (dua) titik yang dapat mewakili dari luasan sebesar 1,8 Ha, yang dilaksanakan selama 2 hari dengan 4 personil tim Sondir. Hasil penyelidikan tanah pada 2 titik pengujian yaitu pada titik 1 pengujian diperoleh kedalaman tanah keras yaitu pada kedalaman 9.10 m dengan nilai Jumlah hambatan pelekat (JHL) sebesar 321,47 kg/cm dan Hambatan konus 169,05 kg/cm2. Hasil pengujian pada titik 2 pengujian diperoleh kedalaman tanah keras yaitu pada kedalaman 9.10 m dengan nilai Jumlah hambatan pelekat (JHL) sebesar 429,20 kg/cm dan Hambatan konus 169,05 kg/cm2.
Analisa Scouring pada Bagian Bawah Jembatan, pada Rencana Pembangunan Jembatan Besi 2, Kabupaten Tenggarong, Kalimantan Timur Freddy Barus; Dhiana dwi widiawati; Insan Kamil; Tommy E. Sutarto; M. Ilham Taufik; M. Fiki Alimul
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13156

Abstract

Tenggarong City is located between 116˚47 BT – 117˚04 BT and 0˚21 LS – 0˚34 LS on the banks of the Mahakam River, requires a bridge to connect areas that are separated, particularly by the river. Currently, there are several connecting bridges in Tenggarong City, including an iron bridge that is 37 metres long and 6 metres wide. The current condition of the bridge is considered alarming, as evidenced by the presence of holes on several sides and floodwaters that almost reach the bridge floor, raising concerns about the safety of users. This condition requires the construction of a second iron bridge 100 metres from the existing bridge. In bridge design, consideration must be given to scouring of the bridge substructure. The analysis conducted was a hydrological, sediment transport and scouring analysis, which yielded 50-year return period design discharge of 801.9 m3/sec, with maximum water level of 5.24 metres. The scouring analysis results using the HEC-RAS program showed scouring of 5.01 metres at STA 808.98, 4.73 metres at STA 559.1, and 5.24 metres at STA 503.18. Scouring control is carried out using protective wing plates and constructing protective riprap around bridge pillars so that damage to the bridge's substructure can be anticipated.