Berry Erida Hasbi
Departemen Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Penggunaan Daun Sirih (Piper betle L) dan Povidone Iodine pada Penyembuhan Luka Ali Akbar; Azis Beru Gani; Muhammad Iswan Wahab; Erlin Syahril; Berry Erida Hasbi
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v2i12.163

Abstract

Luka adalah suatu kondisi rusaknya kontinuitas jaringan, struktur dan fungsi anatomis kulit normal akibat adanya proses patologis yang berasal dari lingkungan internal ataupun eksternal dan mengenai organ tertentu. Pengobatan tradisional yang sampai saat ini masih digunakan sebagai penyembuh luka adalah daun sirih (Piper betle L) karena memiliki banyak khasiat untuk kesehatan seperti antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Sedangkan, Pada dunia medis saat ini yaitu menggunakan Povidone Iodine 10% yang merupakan antiseptik spektrum luas untuk melakukan perawatan luka. Tujuan penelitian ini untuk Membandingkan penggunaan daun sirih (Piper betle L) dan povidone iodine pada penyembuhan luka pada Mencit Mus Musculus. Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimental laboratoris. Pada Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post test only control group design, Sampel penelitian menggunakan 12 ekor mencit (Mus Musculus) yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi 2 kelompok (ekstrak daun sirih (Piper betle L) dan povidone iodine 10%). Diperoleh hasil Rerata penyembuhan luka sayat pada kelompok ekstrak daun sirih (Piper betle L) adalah selama 9 hari sedangkan kelompok povidone iodine 10% selama 9,83 hari. Data waktu penyembuhan luka sayat dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney diperoleh nilai p adalah 0,005 (p<0,05) yang berarti terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan pada ekstrak daun sirih dan povidone iodine 10% dalam waktu penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus Musculus). ekstrak daun sirih (Piper betle L) terbukti lebih baik dalam mempercepat proses penyembuhan luka sayat dibandingkan dengan povidone iodine 10%.
Connection Inspection Blood Routine With Status History of Malaria at Ibnu Sina Hospital Makassar 2019-2024 M Farhan Anwar; Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Berry Erida Hasbi; Indah Lestari daeng Kanang; Irmayanti Irmayanti
Jurnal EduHealth Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal EduHealt, Edition January - March, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria remains serious health problems in Indonesia, especially in the eastern region which has a high incidence . Routine blood tests are used to identify hematological abnormalities in malaria patients and the status of malaria history which is suspected to have a role in hematological changes , this is not fully understood . Therefore , it is necessary to explore the effect malaria history status on routine blood test results . To analyze the relationship between routine blood test results (hemoglobin, platelets , leukocytes ) and malaria history status in patients at Ibnu Sina Hospital Makassar during the period 2019-2024. Observational analytical design with a cross-sectional approaches . There were 43 patients diagnosed with malaria. Data were analyzed using the chi-square statistical test . The majority of malaria patients were aged 21-30 years and were dominated by man while the most common type of plasmodium was P. vivax and occurred in patients without a previous history of malaria. Routine blood results found that most Patients had normal hemoglobin (76.70%), thrombocytopenia (83.70%), and normal leukocytes levels (72.10%). These results indicate a significant relationship between malaria history and hemoglobin levels (p = 0.020) and platelet count (p = 0.010) because malaria patients who have a history of malaria already have partial immunity that can minimize the occurrence of hematological disorders . However , in leukocytes , there was no significant relationship between malaria history and leukocyte count (p = 0.503). A significant relationship was found between hemoglobin and platelets with malaria history status .