Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) terhadap Pertumbuhan Staphylococcus Aureus Sri Sulfianti; Yusriani Mangarengi; Nurhikmawati; Hasta Handayani Idrus; Amrizal
Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran Vol. 3 No. 11 (2023): November
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fmj.v3i11.416

Abstract

Mikroorganisme alami yang ada dalam tubuh manusia disebut mikroorganisme normal atau flora normal, namun dalam keadaan tertentu dapat bersifat patogen dan menimbulkan penyakit infeksi salah satunya Staphylococcus aureus. Bakteri ini sering resisten terhadap berbagai jenis obat sehingga mempersulit pemilihan antimikroba yang sesuai untuk terapi. Bawang putih (Allium sativum) mempunyai bahan aktif yaitu alicin, flavonoid, ajoene, minyak atsiri dan saponin yang mempunyai efek antimikroba. Untuk mengetahui efektivitas antibakteri ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorik. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah bakteri Staphylococcus aureus yang diberi perlakuan ekstrak bawang putih (Allium sativum) dengan konsentrasi 25%, 50%, 100%, 2 kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif Amoksisilin dan kontrol negatif aquades steril. Pengukuran zona hambatan bakteri Staphylococcus aureus pada masing-masing konsentrasi berturut turut adalah, konsentrasi 25% sebesar 4,86 mm; 50%,5,19 mm; dan 100%, 13,16 mm. Pada konsentrasi yang paling tinggi menghasilkan daerah zona hambat yang terlebar. Hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikan yakni 0,114 lebih besar dari p value: 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa konsentrasi ekstrak bawang putih (Allium sativum) tidak dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak bawang putih (Allium sativum) tidak memiliki efektifitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Literature Review: Asuhan Gizi Pada Penderita Diabetes Mellitus (DM) di Layanan Primer Rachmat Faisal Syamsu; Amirah Mardhiyah; Sri Sulfianti
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v5i2.96

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a major global and national health concern with a steadily increasing prevalence, particularly in Indonesia and South Sulawesi. The primary contributing factors include shifts toward modern lifestyles, obesity, and unhealthy dietary patterns. This literature review employs a library research method with descriptive analysis of various relevant sources, including previous studies and clinical guidelines related to nutritional management of DM. The findings indicate that the implementation of a systematic and standardized nutrition care process significantly improves patient adherence to dietary interventions and glycemic control. Dietary interventions tailored to individual conditions, supported by education and telemedicine technology, play a critical role in enhancing health outcomes and reducing DM-related complications. The effective application of a standardized nutrition care process can improve the quality of DM management in primary healthcare centers, positively contribute to better nutritional status and glycemic control among patients, and support the sustainability and success of DM control programs