Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Effect of Company Policy, Legal Compliance, and Information Technology on Audit Report Accuracy in the Textile Industry in Tangerang Loso Judijanto; Denari Dhahana Edtiyarsih
West Science Accounting and Finance Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Accounting and Finance
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsaf.v2i02.1047

Abstract

This study investigates the influence of company policy, legal compliance, and information technology on the timeliness of audit report submissions within the textile industry in Tangerang. Using a quantitative approach with Structural Equation Modeling (SEM-PLS), data from a sample of textile companies were analyzed using a Likert scale (1-5). The results reveal significant positive relationships between company policy, information technology, legal compliance, and audit report accuracy. Findings underscore the importance of robust governance frameworks, technological investments, and regulatory adherence in enhancing audit reporting practices. Practical implications include the development of clear policies, strategic IT investments, and rigorous compliance management to improve financial reporting transparency and operational efficiency.
Smarttransparency Or Smart Corruption? Pentagon Fraud Theory And Islamic Work Ethic On Corruption In Pertamina’s Gas Station Digitalization Project Denari Dhahana Edtiyarsih
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.v4i01.1148

Abstract

This study adopts a qualitative research design employing a phenomenological approach to examine the case of corruption in the digitalization of fuel stations (SPBU) involving PT Pertamina and PT Telkom. The study utilizes content analysis of investigative journalism reports and relevant YouTube channels addressing the corruption case. The analytical coding framework is grounded in the Pentagon Fraud Theory and Islamic Work Ethic. The objective of this study is to analyze the determinants of corruption in the SPBU digitalization project based on the Pentagon Fraud Theory, which comprises pressure, opportunity, rationalization, competence, and arrogance. Additionally, the study explores the phenomenon from the perspective of Islamic Work Ethic. The findings indicate that pressure, opportunity, rationalization, and arrogance are the primary drivers of corruption in the SPBU digitalization project. Government ambition to accelerate digital transformation, direct appointment practices by PT Pertamina to PT Telkom, perceived entitlement to compensation due to workload, as well as a sense of seniority and perceived security stemming from employment within state-owned enterprises, collectively contributed to the perpetrators’ engagement in corrupt practices. Furthermore, the actors neglected key dimensions of Islamic Work Ethic, particularly fairness and generosity in the workplace, thereby reinforcing the propensity to engage in corrupt behavior.
Optimalisasi Strategi Digital Dalam Promosi Program Pelatihan Pada UPT Balai Latihan Kerja Jember Afif Hamada Ramadani; Elvina Syevira Anugrah; Denari Dhahana Edtiyarsih
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2280

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong lembaga pelatihan vokasi milik pemerintah mengoptimalkan media sosial dalam mempromosikan program pelatihannya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Jember, lembaga pelatihan kerja gratis di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, yang beralih dari Facebook ke Instagram sebagai kanal promosi utama sejak masa pandemi COVID-19, didampingi WhatsApp, TikTok, dan website resmi. Permasalahan yang diangkat adalah belum optimalnya pemanfaatan kanal tersebut, khususnya TikTok dan YouTube, di tengah tingginya animo masyarakat yang tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai 50 hingga120 orang per kejuruan berbanding kuota sekitar 16 peserta. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui observasi partisipatif selama Juli hingga Agustus 2026 serta wawancara dengan staf UPT BLK Jember, kemudian dianalisis melalui pendekatan Segmentation Targeting Positioning (STP) dan analisis SWOT yang disintesis menjadi rekomendasi strategi optimalisasi, serta ditinjau dari perspektif etika pemasaran syariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa positioning UPT BLK Jember sebagai lembaga resmi, gratis, dan bersertifikat BNSP menjadi kekuatan utama, sementara pemanfaatan TikTok dan YouTube yang belum maksimal serta dinamika kebutuhan industri yang terus berkembang menjadi peluang dan tantangan yang perlu terus diantisipasi. Penulis turut berkontribusi menjaga konsistensi respons layanan WhatsApp dan Instagram bagi calon pendaftar di tengah tingginya volume pertanyaan yang masuk setiap harinya. Dari perspektif syariah, prinsip kejujuran, amanah, dan transparansi secara umum telah tercermin dalam informasi yang disampaikan. Rekomendasi optimalisasi meliputi konsistensi konten, perluasan kanal digital, dan penyelarasan program pelatihan dengan kebutuhan dunia kerja.
Penguatan Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Analisis SWOT Dalam Mendukung Perencanaan Pembangunan Daerah Di Kabupaten Bondowoso: Studi Pada Bapperida Muhammad Kholilur Rohman; Anizul Anwar; Denari Dhahana Edtiyarsih
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2281

Abstract

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan di BAPPERIDA Kabupaten Bondowoso dengan mengambil fokus pada upaya penanggulangan kemiskinan melalui perencanaan pembangunan daerah. Kemiskinan masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan pembangunan daerah. Melalui kegiatan PPL, penulis dapat mengetahui secara langsung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan proses perencanaan pembangunan, termasuk pengelolaan dan penginputan data kemiskinan ekstrem. Penyusunan laporan ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data dan informasi yang diperoleh selama kegiatan PPL serta didukung oleh beberapa sumber pustaka yang relevan. Untuk melihat kondisi strategi penanggulangan kemiskinan, digunakan analisis SWOT yang mencakup kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa BAPPERIDA mempunyai peran dalam membantu proses perencanaan dan koordinasi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bondowoso. Dukungan pemerintah, kerja sama antarperangkat daerah, dan ketersediaan data menjadi hal yang dapat mendukung pelaksanaan strategi tersebut. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti kebutuhan pemutakhiran data, keterbatasan sumber daya, dan koordinasi yang perlu terus ditingkatkan. Oleh karena itu, pemanfaatan peluang yang ada serta penguatan koordinasi dan penggunaan data yang lebih akurat diperlukan agar perencanaan penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Penguatan Pengendalian Risiko Fraud Pada Siklus Pengadaan Melalui Pendekatan Analisis Swot Dibidang Administrasi Jalan DPUPR Kabupaten Jember Fikri Zainul Mutaqin; Novita Agustin; Shofi Hardianti; Denari Dhahana Edtiyarsih
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): GJPM - Juli
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i2.2282

Abstract

Pengadaan barang dan jasa pada Bidang Administrasi Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember memiliki kompleksitas yang tinggi karena melibatkan tahapan perencanaan, penyusunan dokumen teknis dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pemilihan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, verifikasi pembayaran, hingga serah terima pekerjaan. Besarnya anggaran dan banyaknya pihak yang terlibat dalam siklus tersebut dapat menimbulkan berbagai risiko fraud, seperti manipulasi spesifikasi, penggelembungan harga, konflik kepentingan, manipulasi dokumen, penyimpangan volume pekerjaan, dan ketidaksesuaian kualitas material. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko fraud serta menganalisis kondisi internal dan eksternal yang memengaruhi pengendalian risiko fraud pada siklus pengadaan di Bidang Administrasi Jalan DPUPR Kabupaten Jember melalui pendekatan analisis SWOT. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, keterlibatan langsung dalam kegiatan administrasi, dokumentasi, dan identifikasi terhadap proses pengadaan serta pengendalian yang diterapkan di lingkungan Bidang Administrasi Jalan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi faktor Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats sebagai dasar penyusunan alternatif strategi penguatan pengendalian risiko fraud. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengendalian risiko fraud didukung oleh regulasi formal, struktur organisasi, pembagian tugas, serta kompetensi aparatur, tetapi masih menghadapi kelemahan berupa keterbatasan instrumen deteksi dini, beban kerja pengawasan, dan keterbatasan pengawasan teknis independen. Peluang berupa pemanfaatan e-procurement, perkembangan teknologi pengawasan, serta pendampingan akademik dapat digunakan untuk mengatasi kelemahan tersebut, sedangkan tekanan penyedia dan potensi konflik kepentingan menjadi ancaman yang perlu diantisipasi. Strategi penguatan yang dirumuskan melalui matriks SWOT meliputi strategi SO, ST, WO, dan WT yang diarahkan pada penguatan verifikasi berjenjang, pemanfaatan teknologi, peningkatan kompetensi aparatur, pemisahan fungsi, serta penyusunan peta risiko fraud. Pendekatan SWOT dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkuat pengendalian risiko fraud secara preventif, adaptif, dan sesuai dengan kondisi operasional Bidang Administrasi Jalan DPUPR Kabupaten Jember.