Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Kolaborasi Penulis dalam Penelitian Kewirausahaan Berkelanjutan: Analisis Bibliometrik Elisabeth Nainggolan; Arteurt Yoseph Merung; Iwan Harsono; Ida Ayu Putri Suprapti; Himawan Sutanto
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v2i01.885

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis bibliometrik untuk mengeksplorasi dinamika kolaborasi penulis dalam penelitian kewirausahaan berkelanjutan. Dengan menganalisis lebih dari 980 publikasi dari tahun 1978 hingga 2024 di basis data Scopus, penelitian ini mengidentifikasi pola kolaborasi penulis, jaringan literatur yang signifikan, dan kontribusi utama dari negara, afiliasi, dan jurnal. Temuan ini memberikan pemahaman mendalam tentang evolusi pengetahuan dalam kewirausahaan berkelanjutan, memberikan pandangan yang berharga untuk peneliti dan praktisi, dan dapat membimbing langkah-langkah selanjutnya dalam memajukan bidang ini.
Analisis Pengaruh Budaya Organisasi, Kepemimpinan Inovatif, dan Teknologi Digital terhadap Keberhasilan Bisnis Industri Startup di Indonesia Loso Judijanto; Irsal Fauzi; Eliagus Telaumbanua; Syamsulbahri Syamsulbahri; Arteurt Yoseph Merung
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v2i01.886

Abstract

Penelitian ini menyelidiki dinamika rumit yang membentuk kesuksesan perusahaan rintisan di lanskap bisnis Indonesia yang sedang berkembang. Penelitian ini berfokus pada interaksi antara budaya organisasi, kepemimpinan yang inovatif, adopsi teknologi digital, dan kesuksesan bisnis utama perusahaan rintisan. Pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan Structural Equation Modeling dengan Partial Least Squares (SEM-PLS), digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari 155 perusahaan rintisan di Indonesia. Hasilnya menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara budaya organisasi, kepemimpinan yang inovatif, dan adopsi teknologi digital dengan kesuksesan startup. Studi ini juga mengeksplorasi profil demografis startup, memberikan wawasan berharga tentang tren industri, usia startup, dan ukuran startup. Temuan ini menawarkan implikasi praktis bagi para praktisi startup, pembuat kebijakan, dan peneliti yang ingin meningkatkan semangat dan keberlanjutan ekosistem.
Transformation Cultural Identity In The Global Era: A Study Of Globalization And Locality Arteurt Yoseph Merung; Zulfiah Larisu; Euis Nurul Bahriyah; Muhammad Zia Ulhaq
Socious Journal Vol. 1 No. 5 (2024): Socious Journal - October
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/jnxmz319

Abstract

Globalization brings significant changes to local cultural identities through the influence of media, technology, and migration. Global cultures often dominate local cultures, creating challenges for societies that previously had stable cultural identities. This transformation has an impact on the way people interpret their collective identity. Although many studies have addressed the impact of globalization on cultural identity, an in-depth understanding of this transformation process is still limited. This research aims to fill this gap by examining the interaction between global and local cultures and how they form new, more complex identities. Using a qualitative approach with case study methods in Yogyakarta, Bali, and Bandung, this study collects data through in-depth interviews, participatory observations, and document analysis. The results show that the transformation of cultural identity is different in each region. In Yogyakarta, local culture remains dominant despite the influence of modern art; in Bali, globalization is seen in tourism that combines local and global cultures; while in Bandung, global pop culture is accepted by the millennial generation without leaving local identity. This research reveals that cultural adaptation creates a dynamic identity, where people choose relevant global elements, enriching cultural expression without losing local values