Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Kader Bekam dalam Menurunkan Risiko Infeksi di Kecamatan Pademawu Pamekasan Mohamad Nur; Suraying Suraying; Anggeria Oktavisa Denta; Endang Fauziyah; Mohammad Shiddiq Suryadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.864

Abstract

Risiko transmisi infeksi patogen menjadi ancaman krusial dalam praktek terapi bekam yang tidak memenuhi standar higienitas dan sanitasi. Sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat, kader bekam dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi guna menjamin keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan tingkat pengetahuan kader bekam terkait upaya penurunan risiko infeksi di wilayah Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 kader bekam dipilih sebagai responden penelitian menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur mengenai higienitas bekam dan pencegahan infeksi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas kader bekam memiliki tingkat pengetahuan rata-rata tingkat pengetahuan kader bekam adalah 15,4 ± 2,162. Secara umum, pengetahuan kader bekam di Kecamatan Pademawu berada pada tingkat baik. Meskipun demikian, masih diperlukan pembinaan berkelanjutan, sosialisasi standardisasi klinis, dan pengawasan terpadu dari dinas kesehatan setempat guna mengoptimalkan kepatuhan kader terhadap protokol keselamatan hayati (biosafety) dalam terapi bekam.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Mahasiswa Jurusan Kesehatan di Politeknik Negeri Madura Suraying Suraying; Sitti Nurjannah; Nindawi Nindawi; Lailatul Hafidah; Mohammad Shiddiq Suryadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58326

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual merupakan masalah yang sangat serius sehingga diperlukan upaya pencegahan dalam menanggulangi permasalahan tersebut, yakni dengan memberikan dukungan sosial untuk meningkatkan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan sosial dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan desain penelitian cross sectional, Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa jurusan kesehatan di Politeknik Negeri Madura yang berjumlah 446 mahasiswa, sampel yang diperoleh sebesar 82 responden dengan menggunakan non probability purposive sampling. penelitian ini menggunakan quesioner closeended dengan jenis skala likert, dengan pengolahan dan analisa data menggunakan coding, editing, scoring, tabulating dan interpretating dalam bentuk tabel dan narasi. Analisis data bivariat ini dilakukan secara komputerisasi, dengan menggunakan uji statistik Rank Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Ada hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual pada mahasiswa Jurusan Kesehatan di Politeknik Negeri Madura dengan sig, <0,01 & koefisien korelasi 0,547). Kesimpulan: dukungan sosial yang baik dapat mendukung kesiapan, kepercayaan diri, dan kesadaran para mahasiswa dalam upaya pencegahan kekerasan seksual. Kata kunci: Dukungan Sosial, Perilaku Pencegahan Kekerasan Seksual
Telenursing Education Based on Health Belief Model Improves Self-Care for Hypertension Patients Emdat Suprayitno; Ratna Indriyani; Mujib Hannan; Syaifurrahman Hidayat; Suraying Suraying
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.4798

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) are prevalent in society, especially in Indonesia, including hypertension. The emergence of health problems here is caused by individual negligence, such as unhealthy eating patterns and can also be caused by public ignorance about maintaining health. The purpose of this study was to determine the effect of telenursing education on self-care management in hypertension patients in the Manding Health Center work area. The research method used in this study uses quantitative research using design Quasi Experimental, with control group (pretest-posttest with control group design). The sampling method used in this study was simple random sampling. Data collection used a questionnaire with the Borg Scale and Leiceste Cugh Questionnaire instruments. This study began with a pretest then provided telenursing self-care management education once a week for one month in the treatment group and continued with a posttest. The results of this study indicate that there is an influence before and after being given telenursing education on the treatment group. Based on the Wilcoxon test in the treatment group before and after being given education, p = 0.000 (p <α) was obtained, which means that there is an influence of Telenursing Self Care Management Education on Self Care Management in hypertension patients. Seeing the results of this study, it is recommended for hypertension sufferers to pay more attention to their health and carry out all components of hypertension control in a disciplined manner.