Endang Fauziyah Susilawati
Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Madura

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

The Effectiveness of Spiritual-Based Cognitive Behavior Therapy (CBT) on Depression of Leprosy Patients Endang Fauziyah; Nur Iszakiyah; Kuzzairi Kuzzairi
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2022): January
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jk.v13i1.19553

Abstract

Introductions: The decrease in depression in leprosy patients using Spiritual-based Cognitive Behavior Therapy shows progressive results. Objectives: This study aimed to determine the effectiveness of spiritual-based Cognitive Behavior Therapy on the level of depression of leprosy patients at the Waru Health Centre, Pamekasan Regency. Methods: This research design was Quasi-Experiment Design with a pre-test – post-test group. Respondents consisted of 12 people who received spiritual-based CBT therapy. Spiritual-based CBT therapy was given in 3 sessions in 3 meetings. Data collection by filling out the DASS questionnaire pre- and post-spiritual-based CBT therapy interventions. Data was collected using the triangulation method, namely in-depth interviews (depth interviews) face to face with observations and scales. Results: The results showed that from the interpretation of the analysis results using the Paired T-Test statistical test, it was known that in the test before and after treatment, the value of p = 0.000 at the significance level of p = 0.05 (α = 0.05). When compared with the level of significance, which is 0.000 < 0.05, it can be concluded that there is an influence on the application of spiritual-based cognitive behavior therapy to people with leprosy who experience depression. Conclusions: Through cognitive restructuring techniques, participants' distorted cognitions become more rational. Participants can accept their condition and reduce negative thoughts that cause depression.
EFFECTIVENESS OF REFLEXOLOGY ON HEMIPARESIS MUSCLE STRENGTH FOR STROKE PATIENTS IN PUSKESMAS GULUK – GULUK, SUMENEP REGENCY Kuzzairi Kuzzairi; Endang Fauziyah Susilawati
Jurnal Kesehatan Mesencephalon Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Mesencephalon - April 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kepanjen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36053/mesencephalon.v8i1.327

Abstract

There are several treatments for hemiparesis stroke patients, namely medical treatment (conventional) and complementary alternative medicine. So far, in rural areas treating hemiparase stroke patients prefer complementary alternative treatments in the form of reflexology, namely massaging the hands, feet and other body parts by focusing on the nerves of the body. The purpose of this study was to determine the effectiveness of reflexology on hemiparesis muscle strength in stroke patients in the working area of the Puskesmas Guluk-guluk, Sumenep Regency. In this study using analytical methods. The variables in this study consisted of pre-test variables, namely muscle strength before being given reflexology and post-test variables, namely hemiparesis muscle strength after reflexology. The technique of collecting data is purposive sampling in getting 5 respondents. With research data using muscle strength observation sheets with data processing editing, scoring, coding, tabulating, and statistical tests using SPSS. The results of the output test statistics in the Mann-Whitney test found that the asymmp.sig (2-tailed) value in the upper and lower extremities of 0.007 is smaller than the probability value of 005.  Based on the results of the p-value, there are differences in the results of muscle strength before reflexology and after reflexology. Because there is a significant difference, reflexology is effective in increasing the hemiparesis muscle strength of stroke patients. Therefore, good family support is needed for stroke patients in the rehabilitation phase who experience hemiparesis so that reflexology is carried out regularly.Keywords: Reflexology, Muscle strength, Hemiparesis
Efektifitas Latihan Range Of Motion (ROM) Aktif terhadap Tonus Otot Ekstrimitas bawah dan Rentang Gerak Sendi pada Lansia Nindawi Nindawi; Endang Fauziyah Susilawati; Nur Iszakiyah
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 11 No 1 (2021): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v11i1.1246

Abstract

Masalah kesehatan pada Lansia dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh termasuk sistem muskuloskletal antara lain persendian dan kekuatan otot. Perubahan pada jaringan ikat sekitar sendi seperti tendon, ligamen, dan fasia yang mengalami penurunan elastisitas. Latihan ROM merupakan salah satu bentuk latihan dalam proses rehabilitasi yang dinilai masih sangat efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh latihan ROM aktif terhadap peningkatan rentang gerak sendi dan kekuatan otot kaki pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kowel Pamekasan. Penelitian kuantitatif, dengan desain pre eksperimen pre dan post test design group. Teknik pengambilan sampel non probability purposive sampling dan sampel 30 orang. Data diperoleh melalui observasi awal dan akhir luas rentang gerak sendi dan kekuatan otot kaki yang diberikan latihan ROM aktif selama 2 minggu. Analisis statistiknya univariat dengan uji distribusi frekuensi dan bivariate dengan paired t test. Hasil penelitian didapatkan peningkatan rentang gerak sendi kaki pada Lansia yaitu lutut fleksi-ekstensi rata-rata meningkat 4,570 p value 0,000, ankle plantar fleksi rata-rata meningkat 4.530 p value 0,000, ankle dorsal fleksi rata-rata meningkat 2.270 p value 0,000, dan rata-rata meningkat 0,76 untuk kekuatan otot tungkai p value 0,000 (<0,05), artinya terdapat pengauh latihan ROM aktif terhadap rentang gerak sendi kaki dan kekuatan otot pada Lansia. Latihan ROM yang dilakukan sedini mungkin dan dilakukan dengan benar dan secara terus menerus akan memberikan dampak pada kekuatan otot dan rentang gerak sendi. Responden perlu mendapat pendidikan kesehatan untuk dapat menerapkan latihan ROM di rumah secara rutin dan berkelanjutan. ROM mengurangi kondisi ketidakmampuan untuk mencapai derajat sehat optimal, potensial dan produktif. kata kunci: Range Of Motion (ROM) aktif, Rentang Gerak Sendi, Kekuatan otot kaki, Lanjut Usia.
Serbuk Daun Kelor Efektif Menurunkan Kadar Glukosa Darah dan Kadar Kolesterol pada Individu Obese Anggeria Oktavisa Denta; Rahayu Yuliana W; Endang Fauziyah S
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 12 No 1 (2022): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v12i1.1712

Abstract

Obesitas diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit metabolik dan degeneratif seperti kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker, osteoartritis. Salah satu penyebab terjadinya obesitas adalah gaya hidup yang tidak sehat, pola dan pemilihan jenis makanan yang kurang baik bagi kesehatan. Perlunya dikembangkan berbagai macam produk pangan fungsional yang mulai diarahkan untuk meningkatkan kesehatan dan obat herbal yang berbahan dasar tanaman obat untuk meneurunkan efek samping dari obat sistetik. Kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan salah satu tanaman yang telah dimanfaatkan masyarakat dalam pengobatan tradisional dan dapat dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Moringa oleifera Lam memiliki kandungan antioksidan dan antidiabetes yang dapat diberika untuk tatalaksana dari hiperkolesterolemia dan hiperglikemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun kelor terhadap kadar glokosa darah dan kadar kolesterol individu Obese di kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimental pre and post test one group design dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 20 orang. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh ekstrak daun kelor terhadap kadar glukosa darah dan koleterol individu obese di kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan Kata kunci: Obese Ekstrak Daun Kelor Kadar Glukosa Darah Kadar Kolesterol
DUKUNGAN ORANG TUA DAPAT MENINGKATKAN PRESTASI SISWA BOARDING SCHOOL DI MI MAMBAUL ULUM POWAK TLONTO RAJA PASEAN PAMEKASAN Endang Fauziyah Susilawati; Abdan Syakura; Dinar Vincy Y.B
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.134 KB) | DOI: 10.19105/re-jiem.v3i2.4306

Abstract

There are many parents who still didn’t know about the development of school model for children with elementary school levels. This condition clarified by the lack of socialization from government relate with the role of model in elementary. Research design that is use in this research is correlative cross sectional analytical study. Analytical design is research design that testing the correlation between variables which aims to find a relationship of parental support and students achievement. The result of both variables tested by SPSS Rank Spearman. The population in this research is student’s family of MI Mambaul Ulum from 4-6 grade as many as 34 people. The result showed that sig 2 tailed is 0,001 < 0,05 so the hypothesis is accepted. It means that there is a correlation between parental support with students achievement at Mambaul Ulum boarding school Tlonto Raja Pasean sub-district, Pamekasan regency. The improving of children’s achievement can increase prosperity in future, children are the next generation who will carry out the interests of nation especially for their area where their live. Keywords : Achievement, children, boarding school
Gambaran Pengetahuan Kader Bekam dalam Menurunkan Risiko Infeksi di Kecamatan Pademawu Pamekasan Mohamad Nur; Suraying Suraying; Anggeria Oktavisa Denta; Endang Fauziyah; Mohammad Shiddiq Suryadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.864

Abstract

Risiko transmisi infeksi patogen menjadi ancaman krusial dalam praktek terapi bekam yang tidak memenuhi standar higienitas dan sanitasi. Sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat, kader bekam dituntut memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi guna menjamin keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan tingkat pengetahuan kader bekam terkait upaya penurunan risiko infeksi di wilayah Kecamatan Pademawu, Pamekasan. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 40 kader bekam dipilih sebagai responden penelitian menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur mengenai higienitas bekam dan pencegahan infeksi yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas kader bekam memiliki tingkat pengetahuan rata-rata tingkat pengetahuan kader bekam adalah 15,4 ± 2,162. Secara umum, pengetahuan kader bekam di Kecamatan Pademawu berada pada tingkat baik. Meskipun demikian, masih diperlukan pembinaan berkelanjutan, sosialisasi standardisasi klinis, dan pengawasan terpadu dari dinas kesehatan setempat guna mengoptimalkan kepatuhan kader terhadap protokol keselamatan hayati (biosafety) dalam terapi bekam.
Perbedaan Pengaruh Antara Massage Effleurage dan Massage Minyak Esensial Lavender Terhadap Penurunan Tekanan Darah Nur izakiyah; Endang Fauziyah; Nindawi Nindawi; Taufiqur Rahman; Willi Holis
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 8 (2026): Volume 8 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i8.25604

Abstract

ABSTRACT Older adults experience various changes related to the aging process, including physical and physiological changes, which may lead to the development of various diseases. One of the physical changes commonly experienced in older adults is an increase in blood pressure or hypertension. Before developing hypertension, individuals usually enter a prehypertensive phase. There are various ways to manage high blood pressure. Blood pressure control can be achieved through natural therapies, including pharmacological and non-pharmacological approaches, lifestyle modifications, adherence to treatment, stress management, and relaxation therapies. One effective complementary method for lowering blood pressure is massage therapy. The effleurage massage technique is considered necessary to optimize the management of blood pressure reduction. Massage therapy is combined with lavender essential oil, which has a relaxing effect. Therefore, this study aims to analyze the effect of effleurage massage and lavender essential oil massage applied to the lower extremities and back on blood pressure reduction in older adults. This study employed a quantitative true experimental design with a posttest-only control design. The study population consisted of female patients with hypertension in the Polindes area of Pamaroh Village, Kadur Public Health Center, Pamekasan Regency, in 2023, totaling 156 individuals. The sample consisted of 20 participants selected using simple random sampling, with intervention groups determined based on specific considerations. Based on the statistical analysis using the Paired T-test, the systolic blood pressure results in the lower extremity massage group using the effleurage technique showed a significance value of 0.334 ( 0.05), indicating no significant difference. Thus, there was no effect of lower extremity effleurage massage on blood pressure reduction in older adults with hypertension. In contrast, the statistical results for the lavender essential oil massage group showed a systolic blood pressure significance value of 0.003 ( 0.05), indicating a significant difference in blood pressure before and after the intervention. It can be concluded that lower extremity massage using lavender essential oil has an effect on reducing blood pressure. This therapy is expected to be an alternative option in addition to pharmacological treatment to help maintain stable blood pressure in older adults. Keywords: Effleurage Massage, Lavender, Hypertension, Older Adults. ABSTRAK Lanjut usia mempunyai hubungan perubahan yang disebabkan proses bertambahnya usia seperti fisik yang berubahatau fisiologis dan timbulnya berbagai macam-macam penyakit. Dampak fisik yang berubah terjadi saat lanjut usiaadalah tekanan darah yang meningkat atau hipertensi dan sebelum terjadi hipertensi akan berada di fase prahipertensi. Berbagai macam cara untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Banyak cara yang bisa digunakan untukmengontrol tekanan darah dapat dilakukan melalui terapi alami dengan obat-obatan dan terapi herbal yaitunonfarmakologi, gaya hidup yang harus dirubah, disiplin  dalam pengobatan, pengendalian terhadap stress dan terapipenenangan. Cara yang sangat baik untuk menurunkan tekanan darah dengan metode komplomenter adalah masase atau pemijatan.  Pengaruh terapi masase teknik effleurage di rasa sangat perlu untuk memaksimalkan penangananuntuk menurunkan tekanan darah. Masase atau pijat akan dikombinasikan dengan minyak esensial lavender yang merilekskan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis “pengaruh antara Massage Effleurage dan Massage Minyak Esensial Lavender di bagian ekstremitas bawah-punggung terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan analisis True Experimental Kuantitatif dan Desain dari penelitianini yaitu “posttest-only control design”. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi berjenis kelamin perempuan di wilayah Polindes Desa Pamaroh Puskesmas Kadur Kabupaten Pamekasan Tahun 2023, sebanyak 156 orang. Sampel yang didapatkan peneliti sebesar 20 orang dengan metode Simple Random Sampling, yaitu kelompok intervensi atau sampel ditentukan oleh segala pertimbangan. Berdasarkan Data analisa hasil uji statistik Paired T tespada tekanan sistolik memiliki nilai signifikansi 0,334   0,05, yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan ,sehingga tidak ada pengaruh massase ekstremitas bawah dengan teknik effluerage terhadap penurunan tekanandarah pada lansia hipertensi. Sedangkan hasil uji statistik masase minyak lavender menunjukkan  pada tekanansistolik memiliki nilai signifikansi 0,003 0,05, yang  berarti ada perbedaan yang signifikan tekanan darah sebelum  dengan sesudah perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massase ekstremitas bawah denganminyak esensial lavender terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan dari penelitian ini bahwa massaseekstremitas bawah dengan minyak esensial lavender menjadi  pilihan alternatif selain pengobatan farmakologisdalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Kata Kunci: Masase Effurage, Lavender, Hipertensi, Lansia.