Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL maisaroh, maisaroh; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol 1 No 1 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v1i1.226

Abstract

Diantara persoalan besar yang muncul ditengah-tengah kehidupan manusia adalah krisis moralitas dan spiritualitas. Banyak permasalahan moral peserta didik yang sampai saat ini belum dapat diatasi. Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan pengaruh besar terhadap perilaku peserta didik. Agama merupakan pondasi yang kokoh sebagai benteng diri agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Pendidikan merupakan media yang baik untuk mendidik anak menjadi cerdas sekaligus memiliki akhlak yang baik. Namun, permasalahan moral yang terjadi di masyarakat mencerminkan bahwa proses pendidikan yang dilakukan masih belum seimbang. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu meningkatkan porsi kecerdasan spiritual melalui pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan penelitian yaitu sebagai berikut: 1) Untuk menganalisis implementasi budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MA Unggulan Hikmatul Amanah Pacet Mojokerto, 2) Untuk menganalisis dampak budaya religius terhadap perkembangan kecerdasan spiritual peserta didik di MA Unggulan Hikmatul Amanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA Unggulan Hikmatul Amanah menerapkan budaya religius melalui kegiatan (1) Istighosah (Dalil An-Najah), (2) Shalat dhuha dan kultum, (3) Shalat zuhur dan ashar berjama’ah, (4) Safari dakwah yang dilakukan setiap hari Jum’at, (5) Pembiasaan membaca al-Qur’an, (6) Diba’an, yasin dan tahlil, (7) Tahfidz (hapalan), (8) Qiro’ah, dan (9) Al-Banjari. Dampak yang terjadi dengan adanya implementasi budaya religius terhadap kecerdasan spiritual peserta didik yaitu peserta didik lebih dekat kepada Allah, tumbuh kesadaran untuk menjalankan kewajibannya sebagai umat Islam, lebih rajin dan taat dalam beribadah dan menjadi lebih disiplin.
Sinergitas Kinerja Guru Akidah Akhlak dan Guru Bimbingan Konseling dalam Penanganan Kenakalan Siswa Abdul Hamid Ramdani; Fina Surya Anggraini; Muhammad Ridho Kholiq
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.332 KB) | DOI: 10.69775/jpia.v2i1.40

Abstract

Student delinquency is an act or deviant behavior carried out by students in violating the rules that have been set. So that it can interfere with the development of students in the teaching and learning process at school. At school, of course, there are many students who have problems, whether it's from the light or heavy category. This research is focused on what are the forms of student delinquency and the synergy of aqidah morality teachers and counseling guidance teachers in handling student delinquency. The purpose of this study is to find out what forms of student delinquency are as well as to analyze the synergy of the performance of moral teachers and counseling guidance teachers in handling student delinquency. The researcher uses a case study research type with a qualitative approach. The results showed that the forms of student delinquency were: coming late to school, looking untidy, carrying things that were not recommended, taking actions when learning took place, skipping school, smoking, dating, and being disrespectful with teachers. The results of the study also show that the synergy that can be implemented by both of them to deal with students who commit delinquency is through learning and habituation, coaching, ramadan boarding schools, studies Keywords: Performance Synergy, Student Delinquency, Counseling Learning
IMPLEMENTASI METODE QUR’ANI SIDOGIRI DALAM MENUNJANG KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MADRASAH IBTIDA’IYAH Hadi, Syamsul; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol 1 No 2 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v1i2.237

Abstract

Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir mulai menerapkan metode baca Qur’an yang dicetuskan oleh Ponpes Sidogiri yang merupakan salah satu pesantren bercorak salaf yang ada di Jawa Timur dengan metode baca Qur’an yang bernama “Metode Qur’ani Sidogiri”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kualitas kemampuan membaca Al-Qur’an di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir sebelum diterapkan Metode qur’ani Sidogiri, (2) Untuk mendeskripsikan penerapan Metode tersebut dalam menunjang kemampuan membaca Qur’an santri di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir. (3) Untuk menganalisis faktor penghambat dalam penerapan Metode tersebut di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) sebelum diterapkannya MQS, belum ada penerapan khusus tentang pembelajaran di bidang Al-Qur’an sehingga beberapa santri baik itu yang masih aktif atau yang sudah lulus tidak dapat dijamin kualitasnya dalam bidang membaca Al-Qur’an. 2) MQS mulai diterapkan sejak tahun 2019 dan proses pembelajaran dilaksanakan di pagi hari serta dimasukkan dalam jadwal aktif pembelajaran di jam pertama dengan tujuan agar santri lebih fokus dalam mengikuti pelajaran 3) Adapun faktor penghambat dari proses pelaksanaan MQS yaitu mengenai masalah kedisplinan peserta didik yang masih kurang tertib dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini guru dituntut agar dapat mengatasi masalah tersebut diantaranya dapat dilakukan dengan cara memberikan Reward & Punishment
PENGARUH PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN FIKIH Anis Watussholikhah; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol 3 No 2 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i2.532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa. Kurikulum Merdeka menjadi opsi bagi sekolah untuk melaksanakannya dalam rangka pemulihan pembelajaran. Keunggulan Kurikulum Merdeka dijelaskan oleh Kemdikbud berfokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi siswa pada fasenya sehingga siswa dapat belajar lebih mendalam dan bermakna. Peneliti menggunakan variabel independen penerapan kurikulum merdeka dan variabel dependen hasil belajar siswa mata pelajaran fikih. Populasi dalam penelitian ini yakni siswa MTsN 1 Mojokerto kelas VII. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probality sampling yang menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan dalam kuesinoer ini yang disebarkan ke responden sebanyak 162 responden. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa, hal ini didasarkan pada perhitungan penggunaan IBM SPSS Statistik versi 25 menunjukkan angka t hitung sebesar 11,292 dan t tabel sebesar 0,15625 dengan 162 responden. Dengan demikian hasilnya adalah t hitung 11,292 t tabel 0,15625 dan taraf sig 0,000 0,05, dengan demikian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran fikih di MTsN 1 Mojokerto
Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thinking Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto Eva Winarni Aprelia; Fina Surya Anggraini
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 3 (2025): JUNI-JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan strategi guru akidah akhlak dalam meningkatkan kemampuan kemampuan critical thinking siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Mojokerto. Strategi guru merupakan perencanaan yang disusun oleh guru dan memuat serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran. Critical thinking atau berpikir kritis adalah kemampuan berpikir secara logis, dalam menerima informasi dengan baik, mengambil keputusan dengan bijak dalam memecahkan masalah suatu konflik atau masalah. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini berfokus pada strategi guru akidah akhlak dalam meningkatkan kemampuan critical thinking siswa di Madrasah Aliyah negeri 2 Mojokerto. Pengumpulan data peneliti menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Kemudian analisis data yang digunakan oleh peneliti yakni reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Untuk Teknik uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi yang diterapkan guru akidah akhlak kepada peserta didik adalah strategi pembelajaran interaktif, strategi pembelajaran demontrasi dan strategi pembelajaran kooperatif. Untuk Faktor pendukung yang dihadapi guru akidah akhlak untuk meningkatkan kemampuan critical thinking yakni pengetahuan siswa, kreativitas guru, dan Fasilitas sekolah yang mendukung. Adapun faktor penghambat yang dihadapi oleh guru adalah kurangnya minat belajar siswa, Keterbatasan waktu, dan yang terakhir adalah kemampuan berpikir siswa yang berbeda-beda
Efektifitas Metode Peer Teaching Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Mata Pelajaran Aqidah Akhlaq Pada Kurikulum Merdeka (Study Kasus MAN 1 Mojokerto ) Ika Irani; Fina Surya Anggraini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 7 (2025): JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peer Teaching merupakan metode pembelajaran yang dilakukan bersama teman sebaya yang lebih pandai dalam memberikan bantuan belajar kepada teman sekelasnya di sekolah. Model peer teaching ini juga diyakini dapat membantu siswa lebih aktif bertanya dan membantu sesama siswa saat pembelajaran. Capaian pembelajaran berupa contoh kegiatan, nilai, pemahaman, sudut pandang, apresiasi dan kemampuan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa efektif metode Peer Teaching dalam kurikulum mandiri dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlaq di MAN 1 Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple random sampling. Pengambilan sampel secara acak adalah indiscriminate sampling, artinya semua individu diberi kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pre-test, post-test responden kemudian dilakukan uji-t dengan bantuan SPSS25. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan statistik t (paired sample t test) dan uji N-Gain pada pretest kelas eksperimen dan posttest kelas eksperimen diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,007 < 0,05, sedangkan pada pretest kelas kontrol dan posttest kelas kontrol diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,031 < 0,05, maka terdapat perbedaan rata-rata motivasi belajar peserta didik untuk pretest eksperimen dan posttest eksperimen dan kontrol. Dan perhitungan skor N-Gain menunjukkan bahwa skor N-Gain rata-rata untuk kelas eksperimen sebesar 712,50 atau 71250% yang termasuk dalam kategori cukup efektif, sedangkan skor n-gain rata-rata untuk kelas kontrol termasuk dalam kategori kurang efektif. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode peer teching cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran aqidah akhlaq bahasa kelas XI di Man 1 Mojokerto. Sementara itu, penggunaan metode konvensional kurang efektif dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran keyakinan agama dan akhlak di kelas XI Bahasa di MAN 1 Mojokerto.
IMPLEMENTASI BUDAYA RELIGIUS DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL maisaroh, maisaroh; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol. 1 No. 1 (2022): JULY-DECEMBER
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v1i1.226

Abstract

Diantara persoalan besar yang muncul ditengah-tengah kehidupan manusia adalah krisis moralitas dan spiritualitas. Banyak permasalahan moral peserta didik yang sampai saat ini belum dapat diatasi. Selain itu, perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan pengaruh besar terhadap perilaku peserta didik. Agama merupakan pondasi yang kokoh sebagai benteng diri agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Pendidikan merupakan media yang baik untuk mendidik anak menjadi cerdas sekaligus memiliki akhlak yang baik. Namun, permasalahan moral yang terjadi di masyarakat mencerminkan bahwa proses pendidikan yang dilakukan masih belum seimbang. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu meningkatkan porsi kecerdasan spiritual melalui pendidikan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka tujuan penelitian yaitu sebagai berikut: 1) Untuk menganalisis implementasi budaya religius dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik di MA Unggulan Hikmatul Amanah Pacet Mojokerto, 2) Untuk menganalisis dampak budaya religius terhadap perkembangan kecerdasan spiritual peserta didik di MA Unggulan Hikmatul Amanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MA Unggulan Hikmatul Amanah menerapkan budaya religius melalui kegiatan (1) Istighosah (Dalil An-Najah), (2) Shalat dhuha dan kultum, (3) Shalat zuhur dan ashar berjama’ah, (4) Safari dakwah yang dilakukan setiap hari Jum’at, (5) Pembiasaan membaca al-Qur’an, (6) Diba’an, yasin dan tahlil, (7) Tahfidz (hapalan), (8) Qiro’ah, dan (9) Al-Banjari. Dampak yang terjadi dengan adanya implementasi budaya religius terhadap kecerdasan spiritual peserta didik yaitu peserta didik lebih dekat kepada Allah, tumbuh kesadaran untuk menjalankan kewajibannya sebagai umat Islam, lebih rajin dan taat dalam beribadah dan menjadi lebih disiplin.
IMPLEMENTASI METODE QUR’ANI SIDOGIRI DALAM MENUNJANG KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DI MADRASAH IBTIDA’IYAH Hadi, Syamsul; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol. 1 No. 2 (2023): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v1i2.237

Abstract

Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir mulai menerapkan metode baca Qur’an yang dicetuskan oleh Ponpes Sidogiri yang merupakan salah satu pesantren bercorak salaf yang ada di Jawa Timur dengan metode baca Qur’an yang bernama “Metode Qur’ani Sidogiri”. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kualitas kemampuan membaca Al-Qur’an di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir sebelum diterapkan Metode qur’ani Sidogiri, (2) Untuk mendeskripsikan penerapan Metode tersebut dalam menunjang kemampuan membaca Qur’an santri di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir. (3) Untuk menganalisis faktor penghambat dalam penerapan Metode tersebut di Madrasah Ibtida’iyah Al-Jawahir. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) sebelum diterapkannya MQS, belum ada penerapan khusus tentang pembelajaran di bidang Al-Qur’an sehingga beberapa santri baik itu yang masih aktif atau yang sudah lulus tidak dapat dijamin kualitasnya dalam bidang membaca Al-Qur’an. 2) MQS mulai diterapkan sejak tahun 2019 dan proses pembelajaran dilaksanakan di pagi hari serta dimasukkan dalam jadwal aktif pembelajaran di jam pertama dengan tujuan agar santri lebih fokus dalam mengikuti pelajaran 3) Adapun faktor penghambat dari proses pelaksanaan MQS yaitu mengenai masalah kedisplinan peserta didik yang masih kurang tertib dalam proses pembelajaran. Dalam hal ini guru dituntut agar dapat mengatasi masalah tersebut diantaranya dapat dilakukan dengan cara memberikan Reward & Punishment
PENGARUH PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN FIKIH Anis Watussholikhah; Fina Surya Anggraini
GAHWA Vol. 3 No. 2 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/gahwa.v3i2.532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa. Kurikulum Merdeka menjadi opsi bagi sekolah untuk melaksanakannya dalam rangka pemulihan pembelajaran. Keunggulan Kurikulum Merdeka dijelaskan oleh Kemdikbud berfokus pada materi yang esensial dan pengembangan kompetensi siswa pada fasenya sehingga siswa dapat belajar lebih mendalam dan bermakna. Peneliti menggunakan variabel independen penerapan kurikulum merdeka dan variabel dependen hasil belajar siswa mata pelajaran fikih. Populasi dalam penelitian ini yakni siswa MTsN 1 Mojokerto kelas VII. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah probality sampling yang menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan dalam kuesinoer ini yang disebarkan ke responden sebanyak 162 responden. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan kurikulum merdeka terhadap hasil belajar siswa, hal ini didasarkan pada perhitungan penggunaan IBM SPSS Statistik versi 25 menunjukkan angka t hitung sebesar 11,292 dan t tabel sebesar 0,15625 dengan 162 responden. Dengan demikian hasilnya adalah t hitung 11,292 t tabel 0,15625 dan taraf sig 0,000 0,05, dengan demikian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran fikih di MTsN 1 Mojokerto
ANALISIS KESIAPAN GURU PAI DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI MTs N 1 MOJOKERTO Muhammad Maulana Munaharyanto; Fina Surya Anggraini; Nurul Hasanah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 5 (2024): JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus menganalisis kesiapan guru PAI dalam menerapkan kurikulum mandiri di MTs N 1 Mojokerto yang memberikan ruang bagi guru PAI untuk mengembangkan inovasi. Untuk menganalisis kesiapan guru PAI dalam menerapkan kurikulum mandiri secara optimal, peneliti merumuskan beberapa masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana kesiapan guru PAI Belajar Mandiri di MTsN 1 Mojokerto? 2) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat kesiapan guru PAI terhadap kebijakan Merdeka Belajar di MTsN 1 Mojokerto? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian pengumpulan data. Untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dari penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Konsep kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum mandiri untuk terselenggaranya pendidikan komprehensif. 2) Model kurikulum berbasis humanistik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran, menitik beratkan pada pengembangan potensi holistik, dan melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran. 3) Faktor pendukung dan penghambat yang paling mempengaruhi kesiapan guru PAI dalam menerapkan kurikulum mandiri adalah sarana dan prasarana.