Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAMBATAN ADAPTASI DALAM KOMUNIKASI ANTARBUDAYA ETNIK BUGIS DENGAN WARGA LOKAL DESA LABUHAN LOMBOK Asrin Dimas Tri Fathullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Komunikasi (JIMaKom) Vol. 4 No. 2 (2023): Public Relations, Digital, dan Budaya
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses adaptasi budaya merupakan kajian komunikasi antarbudaya yang melibatkan dua etnik yang berbeda dalam satu interaksi. Komunikasi antarbudaya yang terjadi melibatkan bahasa verbal dan bahasa nonverbal. Perbedaan kosakata, dialek maupun gaya bahasa dalam kedua etnik berkomunikasi menjadi tantangan yang dapat menjadi penghambat daripada proses adaptasi budaya dari kedua etnik tersebut. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini berusaha untuk meneliti dan mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi oleh warga etnik Bugis ketika berinteraksi dengan warga lokal desa Labuhan lombok dalam berkomunikasi antarbudaya. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung serta berperan serta sebagai partisipan, wawancara mendalam dengan informan, serta dokumen yang mendukung. Peneliti terlibat langsung dalam melakukan adaptasi dan berinteraksi dengan etnik Bugis serta warga lokal. Hasil yang didapatkan adalah bahasa merupakan hambatan utama dimana banyaknya kosakata tambahan dalam bahasa etnik Bugis yang sulit dipahami waga lokal ketika menyamapikan pesan. Intensitas interaksi dengan warga lokal yang kurang, menyebabkan masih lebih banyaknya etnik Bugis menggunakan gaya bahasa budaya asalnya dengan sesama etnik Bugis dibandingkan dengan gaya bahasa budaya warga lokal
Manajemen Komunikasi Dalam Penyusunan Konten Video Komunikasi Pelayanan Publik Desa Wisata Lantan Yulanda Trisula Sidarta Yohanes; Hartin Nur Khusnia; Muhlis; Asrin Dimas Tri Fathullah; Eka Putri Paramita; Kunawi Basyir; Lalu M. Fascal Aimar; Mahendra Zulkifli; Muhammad Firdaus Juliandra Putra
Jurnal Pepadu Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v7i1.9079

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Lantan bertujuan memenuhi kebutuhan Pokdarwis Solah untuk pengadaan video komunikasi pelayanan publik. Desa ini tergolong rintisan menurut data Kemenparekraf. Manajemen komunikasi yang rinci diperlukan dalam perencanaan, penyusunan program, implementasi, dan evaluasi konten video. Kegiatan ini bermanfaat bagi Pokdarwis dalam memenuhi kebutuhan data untuk Anugerah Desa Wisata Indonesia. Metode pengabdian dilakukan dalam beberapa tahap: Analisis kebutuhan melalui wawancara dengan Pokdarwis Solah dan observasi lokasi, penyusunan storyboard video menggunakan aplikasi Canva, sosialisasi storyboard via Zoom meeting dengan mitra, produksi video dengan pengumpulan materi sesuai storyboard, pasca produksi, termasuk editing dan sosialisasi hasil video kepada mitra. Hasil kegiatan pengabdian adalah telah 100% terlaksana sesuai dengan perencanaan bahwa kegiatan pertama adalah mendefinisikan masalah yaitu belum ada konten video terkait komunikasi pelayanan publik untuk memenuhi kebutuhan Anugerah Desa Wisata.  Hasil fact finding menghasilkan data terkait atraksi untuk konten video, seperti interaksi dengan warga lokal, soft trekking, pembuatan gula aren, aktivitas begoboq, musik dan tarian tradisional, permainan tradisional, pertanian, bersepeda, dan kegiatan sungai. Diskusi dengan Pokdarwis Solah dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memastikan kesesuaian antara kebutuhan dan pelaksanaan. Tim melakukan observasi lokasi untuk menentukan spot pengambilan konten dan membuat storyboard agar alur cerita sesuai kondisi lapangan. Proses produksi melibatkan tim pengabdian, pokdarwis, dan masyarakat setempat. Editing dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan aplikasi AI untuk narasi. Hasil video kemudian disosialisasikan kepada mitra melalui virtual zoom dan dievaluasi untuk hasil maksimal.