Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Computation Science And Artificial Intelligence

PENGAMANAN FILE DIGITAL MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA KRIPTOGRAFI RIJNDAEL Muhammad Erwanto; Sandi Fajar Rodiansyah; Yudha Pradita Putra
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Computation Science And Artificial Intelligence (JSCAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/aabjbs17

Abstract

Rijndael termasuk dalam jenis algoritma kriptografi yang sifatnya simetri dan cipher block. Dengan demikian algoritma ini mempergunakan kunci yang sama saat enkripsi dan dekripsi serta masukan dan keluarannya berupa blok dengan jumlah bit tertentu. Rijndael mendukung berbagai variasi ukuran blok dan kunci yang akan digunakan. Namun Rijndael mempunyai ukuran blok dan kunci yang tetap sebesar 128, 192, 256 bit. Pemilihan ukuran blok data dan kunci akan menentukan jumlah proses yang harus dilalui untuk proses enkripsi dan dekripsi.  Blok-blok data masukan dan kunci dioperasikan dalam bentuk array. Setiap anggota array sebelum menghasilkan keluaran ciphertext dinamakan dengan state. Setiap state akan mengalami proses yang secara garis besar terdiri dari empat tahap yaitu, AddRoundKey, SubBytes, ShiftRows, dan MixColumns. ABSTRACT Rijndael, including the type of cryptographic algorithms that are symmetry and  block cipher. Thus these algorithms use the same key when the encryption and decryption as well as inputs and outputs in the form of a block with a certain number of bits. Rijndael supports a wide variety of block sizes and key to be used. However Rijndael block size and the key has fixed at 128, 192, 256 bits. Selection of data block size and the key will determine the number of processes that must be passed to the encryption and decryption process. Blocks of data input and key operated in the form of an array. Each member of the array before generating the output ciphertext is called the state. Each state will undergo a process generally consists of four phases, namely, AddRoundKey, SubBytes, ShiftRows, and MixColumns.
METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE UNTUK PERAMALAN PENJUALAN TOKO MATERIAL FANS JAYA Fikran Dzulfikar; Susi Widyastuti; Muhammad Erwanto
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/d7perw74

Abstract

Abstrak Peramalan merupakan elemen penting dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis, terutama dalam sektor perdagangan material bangunan yang memiliki dinamika permintaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem peramalan penjualan menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA) pada Toko Material Fans Jaya di Majalengka. Metode WMA dipilih karena kemampuannya memberikan bobot lebih besar pada data terbaru sehingga meningkatkan akurasi prediksi jangka pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem menggunakan framework CodeIgniter, implementasi aplikasi web, serta pengujian metode dan program dengan pendekatan Black-box Testing. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memprediksi penjualan dengan tingkat kesalahan (error) yang relatif kecil dan memberikan manfaat nyata dalam perencanaan stok dan pengendalian biaya. Sistem ini juga membantu mengurangi risiko kelebihan persediaan dan mendukung efisiensi operasional toko. Abstract Forecasting is a crucial component in supporting business decision-making, particularly in the construction materials trade sector, which experiences dynamic demand. This study aims to develop a sales forecasting system using the Weighted Moving Average (WMA) method at Toko Material Fans Jaya, Majalengka. The WMA method was selected due to its ability to assign greater weight to recent data, thus improving short-term prediction accuracy. The research employs a Research and Development (R&D) approach, involving needs analysis, system design using the CodeIgniter framework, web-based application implementation, and testing through Black-box Testing methods. The results demonstrate that the developed system effectively predicts sales with relatively low error rates and provides practical benefits for inventory planning and cost control. The system also helps reduce the risk of overstocking and enhances the operational efficiency of the store
ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) METHOD TO DETERMINE FURNITURE MATERIAL AT PT. CIREBON FURNITURE Mohamad Alif Wahidin; Siti Ariani Rini; Virgiyanti; Muhammad Erwanto
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Computation Science And Artificial Intelligence (JSCAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/btqep341

Abstract

One of the manufacturers engaged in the furniture industry is Cirebon Furniture (CF) which is a leading company in the natural fiber & wood furniture industry. Making the right decisions based on the required standard categories requires comprehensive and accurate information, so that with sharp analytical skills, it is expected to produce decisions that are in accordance with the problem, namely by using several considerations. Such a method will be very risky for the progress of the furniture industry in the future, because the market image is declining on the quality of the furniture produced Therefore, a computer-based decision-making method is needed that can support decision making regarding the issue of selecting furniture material materials so that an effective and efficient production RAB decision can be obtained. Usage . With the conclusion of the method used by the previous research, namely the Additive Ratio Assessment (ARAS) method, the researcher proposed making a system and choosing the ARAS method to be implemented in this study, in order to help provide solutions in choosing decisions using the ARAS method as a weighting theory of each factor and real criteria in the prosecutor's office. Based on the problems that have been described, the author is interested in conducting research aimed at helping PT Cirebon Furniture in making decisions on determining furniture materials.   Abstrak Salah satu produsen yang bergerak dibidang industri furniture yaitu Cirebon Furniture (CF) yang merupakan perusahaan terkemuka di industri mebel serat alam & kayu. Pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan kategori standar yang diharuskan, diperlukan informasi-informasi yang menyeluruh dan akurat, sehingga dengan kemampuan analisa yang tajam, diharapkan dapat melahirkan keputusan- keputusan yang sesuai permasalahan yaitu dengan menggunakan beberapa pertimbangan. Cara seperti itu akan sangat beresiko untuk kemajuan industri meubel di masa yang akan datang, karena image pasar yang merosot terhadap kualitas furniture yang dihasilkan Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode pengambilan keputusan berbasis komputer yang dapat mendukung pengambilan keputusan menyangkut masalah pemilihan bahan material furniture sehingga dapat diperoleh keputusan RAB produksi secara efektif dan efisien. Penggunaan . Dengan adanya kesimpulan dari metode yang digunakan penelitian sebelumnya yaitu metode Additive Ratio Assessment (ARAS), maka peneliti mengusulkan pembuatan sistem dan memilih metode ARAS untuk di implementasikan dalam penelitian ini, guna dapat membantu memberikan solusi dalam memilih keputusan dengan menggunakan metode ARAS sebagai teori pembobotan dari setiap faktor dan kriteria nyata yang ada di kejaksaan. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang ditujukan untuk membantu PT Cirebon Furniture dalam mengambil keputusan penentuan material furniture.
PENERAPAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI ELGAMAL DAN SHA-256 PADA APLIKASI PENGOLAHAN DATA ATP-WTP UNTUKPENGAMANAN DATA RESPONDEN Muhammad Erwanto; Fajriatus Sholihah; Sugeng Wahyudi
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/jcsai.v3i1.26

Abstract

According to Law Number 16 of 1997 concerning of Statistics, Article 21 states that the organizers of statistical activities are obliged to protect the confidentiality of individual data from respondents. BPS Cirebon Regency as the organizer of statistical activities is obliged to protect individual respondent data. Cryptography provides services to secure data by transforming it so that the data can no longer be read. The cryptographic algorithm used in this study is the ElGamal Algorithm, this algorithm was chosen because of its reliability in maintaining plaintext. However, this does not rule out the possibility of inserting messages into the ciphertext so that it will damage the message when deciphering is done, but this can be overcome using checksums. SHA256 as a standard algorithm created by NIST is used to maintain the integrity of ciphertext files. The data used in this study is in the form of data from the processing of the ATP-WTP survey (ability to pay and willingness to pay) organized by the Central Bureau of Statistics of Cirebon Regency. Abstrak Berdasarkan UU Nomor 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, pada pasal 21 disebutkan bahwa penyelenggara kegiatan statistik wajib melindungi kerahasiaan data individu dari responden. BPS Kabupaten Cirebon sebagai penyelenggara kegiatan statistik wajib melindungi data individu responden. Kriptografi menyediakan layanan untuk mengamankan data dengan cara melakukan transformasi sehingga data tersebut tidak lagi dapat dibaca. Algoritma kriptografi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Algoritma ElGamal, algoritma ini dipilih karena kehandalannya dalam menjaga plainteks. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan terjadinya penyisipan pesan ke dalam ciphertext sehingga akan membuat rusak pesan pada saat dilakukan deciphering, namun hal tersebut dapat diatasi menggunakan checksum. SHA256 sebagai algoritma standar yang dibuat oleh NIST di gunakan untuk menjaga integritas file ciphertext. Adapun Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data hasil pengolahan survei ATP-WTP (ability to pay and willingness to pay) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Cirebon.