Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

METODE WEIGHTED MOVING AVERAGE UNTUK PERAMALAN PENJUALAN TOKO MATERIAL FANS JAYA Fikran Dzulfikar; Susi Widyastuti; Muhammad Erwanto
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 2 No. 2 (2025): Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/d7perw74

Abstract

Abstrak Peramalan merupakan elemen penting dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis, terutama dalam sektor perdagangan material bangunan yang memiliki dinamika permintaan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem peramalan penjualan menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA) pada Toko Material Fans Jaya di Majalengka. Metode WMA dipilih karena kemampuannya memberikan bobot lebih besar pada data terbaru sehingga meningkatkan akurasi prediksi jangka pendek. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, desain sistem menggunakan framework CodeIgniter, implementasi aplikasi web, serta pengujian metode dan program dengan pendekatan Black-box Testing. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memprediksi penjualan dengan tingkat kesalahan (error) yang relatif kecil dan memberikan manfaat nyata dalam perencanaan stok dan pengendalian biaya. Sistem ini juga membantu mengurangi risiko kelebihan persediaan dan mendukung efisiensi operasional toko. Abstract Forecasting is a crucial component in supporting business decision-making, particularly in the construction materials trade sector, which experiences dynamic demand. This study aims to develop a sales forecasting system using the Weighted Moving Average (WMA) method at Toko Material Fans Jaya, Majalengka. The WMA method was selected due to its ability to assign greater weight to recent data, thus improving short-term prediction accuracy. The research employs a Research and Development (R&D) approach, involving needs analysis, system design using the CodeIgniter framework, web-based application implementation, and testing through Black-box Testing methods. The results demonstrate that the developed system effectively predicts sales with relatively low error rates and provides practical benefits for inventory planning and cost control. The system also helps reduce the risk of overstocking and enhances the operational efficiency of the store
ADDITIVE RATIO ASSESSMENT (ARAS) METHOD TO DETERMINE FURNITURE MATERIAL AT PT. CIREBON FURNITURE Mohamad Alif Wahidin; Siti Ariani Rini; Virgiyanti; Muhammad Erwanto
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Computation Science And Artificial Intelligence (JSCAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/btqep341

Abstract

One of the manufacturers engaged in the furniture industry is Cirebon Furniture (CF) which is a leading company in the natural fiber & wood furniture industry. Making the right decisions based on the required standard categories requires comprehensive and accurate information, so that with sharp analytical skills, it is expected to produce decisions that are in accordance with the problem, namely by using several considerations. Such a method will be very risky for the progress of the furniture industry in the future, because the market image is declining on the quality of the furniture produced Therefore, a computer-based decision-making method is needed that can support decision making regarding the issue of selecting furniture material materials so that an effective and efficient production RAB decision can be obtained. Usage . With the conclusion of the method used by the previous research, namely the Additive Ratio Assessment (ARAS) method, the researcher proposed making a system and choosing the ARAS method to be implemented in this study, in order to help provide solutions in choosing decisions using the ARAS method as a weighting theory of each factor and real criteria in the prosecutor's office. Based on the problems that have been described, the author is interested in conducting research aimed at helping PT Cirebon Furniture in making decisions on determining furniture materials.   Abstrak Salah satu produsen yang bergerak dibidang industri furniture yaitu Cirebon Furniture (CF) yang merupakan perusahaan terkemuka di industri mebel serat alam & kayu. Pengambilan keputusan yang tepat berdasarkan kategori standar yang diharuskan, diperlukan informasi-informasi yang menyeluruh dan akurat, sehingga dengan kemampuan analisa yang tajam, diharapkan dapat melahirkan keputusan- keputusan yang sesuai permasalahan yaitu dengan menggunakan beberapa pertimbangan. Cara seperti itu akan sangat beresiko untuk kemajuan industri meubel di masa yang akan datang, karena image pasar yang merosot terhadap kualitas furniture yang dihasilkan Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode pengambilan keputusan berbasis komputer yang dapat mendukung pengambilan keputusan menyangkut masalah pemilihan bahan material furniture sehingga dapat diperoleh keputusan RAB produksi secara efektif dan efisien. Penggunaan . Dengan adanya kesimpulan dari metode yang digunakan penelitian sebelumnya yaitu metode Additive Ratio Assessment (ARAS), maka peneliti mengusulkan pembuatan sistem dan memilih metode ARAS untuk di implementasikan dalam penelitian ini, guna dapat membantu memberikan solusi dalam memilih keputusan dengan menggunakan metode ARAS sebagai teori pembobotan dari setiap faktor dan kriteria nyata yang ada di kejaksaan. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang ditujukan untuk membantu PT Cirebon Furniture dalam mengambil keputusan penentuan material furniture.
Metode K-Nearest Neighbors Untuk Prediksi Penjualan Suku Cadang (Sparepart) Motor Honda Muhammad Erwanto; Muhammad Rafi Aziat
INFOKOM Vol. 17 No. 2 (2024): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persediaan barang dalam penjualan menjadi penentu dalam mendapatkan keuntungan secara maksimal pada suatu perusahaan. Namun keuntungan perusahaan dapat termakan oleh pembelian produk yang tidak profit sehingga keuntungan menjadi tidak maksimal. Dengan memprediksikan suatu produk tersebut apakah laris atau tidak laris akan meminimalkan kesalahan dalam pembelian produk untuk stok. Dengan metode K-Nearest Neighbors merupakan suatu metode yang menggunakan algoritma supervised dimana hasil dari query instance yang baru diprediksikan berdasarkan mayoritas dari label class pada K-Nearest Neighbors. Algoritma K-Nearest Neighbors merupakan sebuah metode untuk melakukan prediksi terhadap obyek baru berdasarkan k tetangga terdekatnya. Sehingga dengan aplikasi data mining metode K-Nearest Neighbors memudahkan perusahaan dalam melakukan prediksi penjualan suatu produk apakah termasuk kategori laris atau tidak laris dan dapat memaksimalkan nilai omzet penjualan sparepart. Selain itu banyaknya data penjualan yang diinputkan akan mempengaruhi ketepatan dalam menentukan hasil prediksi. Sehingga diperlukanya data penjualan yang lebih banyak untuk meningkatkan keakuratan penentuan prediksi laris dan tidak laris pada penjualan suku cadang (sparepart) motor. Dilihat dari banyaknya permintaan konsumen yang tidak menentu ternyata terdapat beberapa produk terlaris dan tidak terlaris, sehingga berdasarkan data 8 bulan terakhir maka dibutuhkan sebuah prediksi penjualan produk terlaris, agar mempermudah pihak usaha penjualan sparepart motor dalam perencanaan penyedia stok. Berdasarkan hasil pengujian nilai K dari 1, 3, 5, dan 7 menghasilkan nilai k=3 sebagai nilai tengah k yang mempunyai akurasi tertinggi selama proses pengujian. Hal ini dibuktikan dari nilai error yang kecil sebesar 0,465 % dan nilai error tertinggi adalah sebesar 1,414 %. Rata-rata nilai K yang menghasilkan error terkecil adalah nilai k=3. Hasil pengujian lainya juga menunjukkan bahwa Tingkat akurasi proses prediksi menggunakan metode K-Nearest Neighbors dipengaruhi oleh jumlah data latih yang menjadi masukan sistem.
PERBANDINGAN METODE MAUT DAN SMART UNTUK MENENTUKAN CALON PENERIMA BANTUAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI PADA DESA KADIPATEN Erwanto, Muhammad; Virgiyanti; Muthiah, Siti
INFOKOM Vol. 18 No. 2 (2025): JURNAL ILMIAH INFOKOM STIKOM POLTEK CIREBON
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan program pemerintah yang memberikan bantuandana untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Desa Kadipaten adalah salah satu desa penerima bantuankelangsungan hidup kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah, berupa perbaikan rumah yangkondisinya tidak layak untuk ditempati. Masalah yang terjadi pada instansi dalam menentukan calonpenerima bantuan rumah tidak layak huni adalah proses penentuan calon penerima bantuan masih bersifatsubjektif, artinya yang tidak berhak justru menerima bantuan tersebut. Berdasarkan permasalahantersebut, penulis membuat sistem pendukung keputusan yang dimana membandingkan metode MAUTdan SMART untuk mengatasi permasalahan tersebut. Untuk kriteria yang digunakan pekerjaan,penghasilan, jumlah tanggungan keluarga, material atap, material dinding, material lantai, mck dan statusrumah. Berdasarkan hasil perhitungan metode MSE, diperoleh hasil perhitungan perbandingan antarametode MAUT yaitu 444.3286 sedangkan SMART 443.9798. Dapat disimpulkan bahwa metode dengannilai akhir dari metode MSE yang lebih kecil yaitu metode SMART adalah metode terbaik dan dapatdirekomendasikan untuk menentukan calon penerima bantuan rumah tidak layak huni pada DesaKadipaten. Bedasarkan hasil penelitian dengan menggunakan dua metode yang berbeda menyatakanbahwa Sukarman dengan skor 0.900, Lilis Lismayanti dengan skor 0.888, Ahmad Subagjo dengan skor0.883, Ipah Saripah dengan skor 0.854 dan Riyanto dengan skor 0.846 ini direkomendasikan sebagaicalon penerima bantuan rumah tidak layak huni.
Comparative Analysis of the SMARTER and ELECTRE Methods for Determining Priority Recipients of Free Legal Aid Susi Widyastuti; Wahyu Ariandi; Muhammad Erwanto; Wilda Adela Pusriyanto
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 1 (2026): February
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i1.969

Abstract

Access to justice is a fundamental right guaranteed to every citizen by the Constitution. One implementation is the prodeo service, which covers court fees for those with financial difficulties. However, the implementation of prodeo services at the Cirebon City Religious Court still faces challenges in determining recipient priority due to the lack of a multi-criteria decision-making mechanism capable of objectively and measurably assessing various aspects. This study aims to provide recommendations for methods that can assist the court in determining the priority of prodeo service recipients in a transparent, fast, and targeted manner. The methods used are Multi-Criteria Decision Making (MCDM), namely SMARTER (Simple Multi-Attribute Rating Technique Exploiting Ranks) and ELECTRE (Elimination Et Choix Traduisant la Realite). The study was conducted using a quantitative, descriptive-comparative approach, based on Prodeo application data that includes criteria such as income level, number of dependents, health conditions, and case urgency. The results showed that both methods produced objective, transparent priority rankings of prodeo recipients, but differed in computational complexity and efficiency. The SMARTER method had advantages in simplicity and processing speed, while the ELECTRE method excelled at considering dominance among alternatives with high accuracy.
Decision Tree Methodology (C4.5) for Predicting Students' Reading Interest in the Library SMK Negeri 1 Kota Cirebon Muhammad Erwanto; Kosim Kosim; Nur Bambang Riyanto; Sukmo Banyu Jogo
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 4 No. 1 (2025): March
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v4i1.359

Abstract

Reading is one aspect of language skills that is actively receptive. The media used in reading is written language media. Reading is seeing and understanding the content of what is written, either spelling or pronouncing what is written. Reading activities are often socialised in education because reading is a very important activity to support teaching and learning activities at school. The facility provided by the school as a support in socialising reading activities for students is the library. Many students often utilise the SMK Negeri 1 Kota Cirebon library to carry out the borrowing process and read books there. Reading activities are an obligation that students must carry out, but students who carry out reading activities cannot be categorised as students with an interest in reading. The problem faced by the SMK Negeri 1 Cirebon City library is that it has not been able to predict or know the reading interests of students in the school library. This study uses data mining techniques with the C4.5 algorithm to predict student reading interest. This research produces rules to help SMK N 1 Cirebon City predict student reading interest in the school library. This step is done by designing a system model that uses the C4.5 algorithm to form a decision tree to produce a rule for predicting student reading interest. This research will produce valuable information about predicting student reading interest in the SMK Negeri 1 Cirebon City library using the C4.5 algorithm method.
PENGAMANAN FILE DIGITAL MENGGUNAKAN METODE ALGORITMA KRIPTOGRAFI RIJNDAEL Muhammad Erwanto; Sandi Fajar Rodiansyah; Yudha Pradita Putra
Journal of Computation Science and Artificial Intelligence (JCSAI) Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Computation Science And Artificial Intelligence (JSCAI)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/aabjbs17

Abstract

Rijndael termasuk dalam jenis algoritma kriptografi yang sifatnya simetri dan cipher block. Dengan demikian algoritma ini mempergunakan kunci yang sama saat enkripsi dan dekripsi serta masukan dan keluarannya berupa blok dengan jumlah bit tertentu. Rijndael mendukung berbagai variasi ukuran blok dan kunci yang akan digunakan. Namun Rijndael mempunyai ukuran blok dan kunci yang tetap sebesar 128, 192, 256 bit. Pemilihan ukuran blok data dan kunci akan menentukan jumlah proses yang harus dilalui untuk proses enkripsi dan dekripsi.  Blok-blok data masukan dan kunci dioperasikan dalam bentuk array. Setiap anggota array sebelum menghasilkan keluaran ciphertext dinamakan dengan state. Setiap state akan mengalami proses yang secara garis besar terdiri dari empat tahap yaitu, AddRoundKey, SubBytes, ShiftRows, dan MixColumns. ABSTRACT Rijndael, including the type of cryptographic algorithms that are symmetry and  block cipher. Thus these algorithms use the same key when the encryption and decryption as well as inputs and outputs in the form of a block with a certain number of bits. Rijndael supports a wide variety of block sizes and key to be used. However Rijndael block size and the key has fixed at 128, 192, 256 bits. Selection of data block size and the key will determine the number of processes that must be passed to the encryption and decryption process. Blocks of data input and key operated in the form of an array. Each member of the array before generating the output ciphertext is called the state. Each state will undergo a process generally consists of four phases, namely, AddRoundKey, SubBytes, ShiftRows, and MixColumns.
PERBANDINGAN METODE SMARTER DAN ELECTRE UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS PENERIMAAN PRODEO PENGADILAN AGAMA Susi Widyastuti; Muhammad Erwanto; Wilda Adela P
INFOKOM Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses terhadap keadilan merupakan hak dasar setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Salah satu bentuk implementasinya adalah layanan prodeo, yaitu pembebasan biaya perkara bagi masyarakat yang tidak mampu secara ekonomi. Namun, pelaksanaan layanan prodeo di Pengadilan Agama Kota Cirebon masih menghadapi kendala dalam hal penentuan prioritas penerima, karena belum adanya mekanisme pengambilan keputusan berbasis multi-kriteria yang mampu menilai berbagai aspek secara objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yaitu SMARTER (Simple Multi Attribute Rating Technique Exploiting Ranks) dan ELECTRE (Elimination Et Choix Traduisant la Realite), dalam menentukan prioritas penerima layanan prodeo di Pengadilan Agama Kota Cirebon. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan deskriptif-komparatif, menggunakan data permohonan prodeo yang mencakup kriteria seperti tingkat penghasilan, jumlah tanggungan keluarga, kondisi kesehatan, dan urgensi perkara. Sistem pendukung keputusan yang dibangun berbasis web dengan database MySQL, serta menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu menghasilkan peringkat prioritas penerima prodeo secara objektif dan transparan, namun terdapat perbedaan dalam kompleksitas perhitungan dan efisiensi waktu komputasi. Metode SMARTER memiliki keunggulan dalam kesederhanaan dan kecepatan proses, sedangkan metode ELECTRE lebih unggul dalam mempertimbangkan dominasi antar alternatif dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan demikian, penerapan sistem pendukung keputusan berbasis metode SMARTER dan ELECTRE diharapkan dapat membantu Pengadilan Agama Kota Cirebon dalam menetapkan prioritas penerima layanan prodeo secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi serta kepercayaan publik terhadap proses seleksi bantuan hukum.
PENERAPAN SISTEM PAPERLESS MEMANFAATKAN OWNCLOUD SEBAGAI PRIVATE CLOUD COMPUTING DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS I CIREBON Muhammad Erwanto; Susi Widyastuti; Dwi Sri Rahyu
INFOKOM Vol. 19 No. 1 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Tahanan Negara Klas I Cirebon memiliki tugas pokok yaitu Unit Pelaksanaan Teknis di bidang penahanan untuk kepentingan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan wilayah hukum Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat. Rumah Tahanan Negara Kelas I Cirebon masih menggunakan banyak kertas dalam proses pelaporannya, contohnya pada proses pengecekan dokumen.
METODE K-MEANS CLUSTERING TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA LAYANAN WEBSITE E-GOVERNMENT DISKOMINFO DAN STATISTIK KOTA CIREBON Irfan Sholahuddin Gozali; Muhammad Erwanto; Mozha Leexandria Abduh; Riyan Ilhami Firdaus
INFOKOM Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL INFOKOM
Publisher : STIKOM POLTEK CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan publik yang baik dan hemat merupakan tujuan penting dalam menerapkan pemerintahan elektronik. Untuk mengetahui sejauh mana sistem itu berhasil, diperlukan pengecekan terhadap tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan website tersebut. Saat ini, Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik membutuhkan pendekatan khusus dan sistem yang cukup baik untuk mengatur serta memproses banyak data hasil survei kepuasan pengguna agar informasi yang diperoleh bisa diandalkan dan mudah dipahami. Sebagai solusi, penelitian ini mengembangkan sebuah aplikasi sistem informasi untuk mengukur tingkat kepuasan pengguna terhadap layanan website pemerintahan elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah algoritma K-Means Clustering untuk mengelompokkan data. Algoritma K-Means diimplementasikan dalam sistem ini dengan cara menganalisis data penilaian dan membaginya ke dalam beberapa kelompok tertentu, sehingga instansi tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi hasil pengelompokan tersebut. Hasil penelitian ini adalah terbentuknya aplikasi sistem informasi yang digunakan untuk memproses data tingkat kepuasan pengguna website pemerintahan berbasis teknologi informasi. Sistem ini bisa memudahkan dalam mengelola data, mempercepat pembuatan laporan, dan membantu instansi menemukan indikator pelayanan yang perlu dievaluasi. Penelitian ini diharapkan bisa memberi saran yang baik bagi lembaga dalam menilai layanannya, memperluas informasi di bidang ilmu sistem informasi bagi masyarakat, serta menjadi acuan yang berguna untuk penelitian berikutnya.