Husain Hamka
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pergeseran Makna Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Rambu Solo’ Pada Masyarakat Toraja: Studi Sosiologi Budaya di Lembang Langda Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara Roswita Rini Paganggi; Husain Hamka; Asmirah Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bentuk pergeseran makna atau nilai yang terjadi dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo dan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mendukung terjadinya pergeseran makna dan nilai dalam pelaksanaan upacara Rambu Solo pada masyarakat Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai atau makna yang menjadi dasar dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ mengalami pergeseran. Hal ini disebabkan oleh adanya kegengsian masyarakat Toraja akibat kehadiran modernisasi kemudian didukung oleh faktor-faktor internal dari masyarakat Toraja sendiri serta faktor eksternal dari luar masyarakat Toraja. Faktor yang paling berpengaruh dalam pergeseran makna atau nilai tersebut adalah rasionalitas kepercayaan atau faktor agama. Kehadiran agama inilah yang mampu mengikis kepercayaan masyarakat Toraja terhadap banyak hal yang yang ditanamkan pada sistem tata aturan aluk todolo atau alukta. Akibatnya, pelaksanaan upacara adat inipun sudah tidak lagi sama dengan sebelumnya. Perubahan tersebut merupakan bentuk perubahan yang tidak dikehendaki, dimana masyarakat Langda pada dasarnya tidak menginginkan perubahan tersebut namun tak bisa mengelak dari perkembangan zaman atau modernisasi.
Penyimpangan Perilaku Anak Jalanan: Studi Deskriptif Terhadap Anak Jalanan di Kota Makassar Syahril R. Hi Gani; Husain Hamka; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi yang melatarbelakangi terjadinya perilaku penyimpangan anak jalanan di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode analisis deskriptif data. Analisis deskriptif digunakan untuk mendiskriptifkan data informan yang didapat melalui observasi dilapangan dan kemudian di wawancarai. Hasil dari  wawancara itu kemudian dapat diketahui bentuk bentuk dari penyimpangan yang dilakukan oleh anak jalanan di kota makassar. Sehingga dapat mengetahui sebab akibat dari perilaku anak jalanan itu sendiri. Dan setelah dilakukan penelitian ditemukan bentuk bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh anak jalanan di kota makassar yaitu memberontak, pelanggar, suka meminta sesuatu secara paksa, mencuri, dan memakai narkoba. Bentuk-bentuk penyimpangan tersebut mereka lakukan karena adanya pengaruh dari lingkungan sekitarnya, baik dari lingkungan keluarga inti ataupun lingkungan sosialnya. This study aims to determine the construction that lies behind the occurrence of deviant behavior of street children in Makassar City. This study uses a descriptive data analysis method approach. Descriptive analysis is used to describe informant data obtained through observation in the field and then interviewed. The results of the interview can then be known as a form of deviation carried out by street children in the city of Makassar. So that they can know the cause and effect of the behavior of street children themselves. And after the research was found a form of deviation was carried out by street children in the city of Makassar, namely rebellion, offenders, forcibly asking for something, stealing, and using drugs. They do the forms of deviation because of the influence of the surrounding environment, both from the core family environment or social environment.