Asmirah Asmirah
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bosowa

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perilaku Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Penerapan New Normal Di Rt 03 RW 06 Kelurahan Batua Kota Makassar Sutriani Sutriani; Asmirah Asmirah; Syamsul Bahri
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengungkap pemahaman masyarakat mengenai penerapan new normal di kelurahan Batua dan untuk mengungkapkan perubahan pola hubungan sosial yang terjadi pasca penerapan new normal di kelurahan Batua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat mengenai penerapan new  normal sangat kurang. Hal ini disebabkan oleh kurangnya perhatian dari pemerintah setempat dalam mensosialisasikan tentang penerapan new normal sehingga banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masyarakat tidak hidup berdampingan dengan protokol kesehatan. Serta perubahan pola hubungan sosial yang terjadi di masyarakat, masyarakat berinteraksi dan beraktivitas tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal ini disebabkan karena masyarakat sudah terbiasa dengan keadaan yang ada.
Adaptasi Sosial Mahasiswa Sabah Dalam Lingkungan Universitas Bosowa Makassar Anselmus Agus Tinus; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan meneliti tentang adaptasi sosial mahasiswa Sabah dalam lingkungan akademik di Universitas Bosowa Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Adaptasi Sosial Mahasiswa Sabah Dalam Lingkungan Universitas Bosowa Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana proses adaptasi sosial mahasiswa Sabah dalam lingkungan Universitas Bosowa (UNIBOS). Objek penelitian ini adalah mahasiswa Sabah yaitu 4 informan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu purposive sampling teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak dukungan dalam proses adaptasi sosial maka, semakin kuat adaptasi yang terjalin. Jika suatu proses adaptasi lemah, maka penyesuaian diri pun akan berjalan sangat lambat. Dalam proses adaptasi yang terjadi terdapat dua faktor penghambat yakni, Internal dan Eksternal. Faktor internal biasanya muncul dari karakteristik seseorang/individu yaitu kelainan, fisik, psikologi, dan mental. Sedangkan disisi lain yaitu eksternal muncul dari tempat tinggal, bahasa, dan kebudayaan.
Pergeseran Makna Dalam Pelaksanaan Upacara Adat Rambu Solo’ Pada Masyarakat Toraja: Studi Sosiologi Budaya di Lembang Langda Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara Roswita Rini Paganggi; Husain Hamka; Asmirah Asmirah
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bentuk pergeseran makna atau nilai yang terjadi dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo dan untuk mengungkapkan faktor-faktor yang mendukung terjadinya pergeseran makna dan nilai dalam pelaksanaan upacara Rambu Solo pada masyarakat Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai atau makna yang menjadi dasar dalam pelaksanaan upacara adat Rambu Solo’ mengalami pergeseran. Hal ini disebabkan oleh adanya kegengsian masyarakat Toraja akibat kehadiran modernisasi kemudian didukung oleh faktor-faktor internal dari masyarakat Toraja sendiri serta faktor eksternal dari luar masyarakat Toraja. Faktor yang paling berpengaruh dalam pergeseran makna atau nilai tersebut adalah rasionalitas kepercayaan atau faktor agama. Kehadiran agama inilah yang mampu mengikis kepercayaan masyarakat Toraja terhadap banyak hal yang yang ditanamkan pada sistem tata aturan aluk todolo atau alukta. Akibatnya, pelaksanaan upacara adat inipun sudah tidak lagi sama dengan sebelumnya. Perubahan tersebut merupakan bentuk perubahan yang tidak dikehendaki, dimana masyarakat Langda pada dasarnya tidak menginginkan perubahan tersebut namun tak bisa mengelak dari perkembangan zaman atau modernisasi.
Pendampingan Anak Tuna Netra SLB-A Yapti Kota Makassar Hilda Yana Sa; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Desember 2021
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang proses, pendampingan, dan evaluasi pembelajaran orientasi dan mobilitas bagi anak tunanetra di SBL-A YAPTI Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang dilakukan di SLB-A YAPTI KotaMakassar. Subjek penelitia yaitu guru kelas siswa tunantera. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Proses pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan lima jam pelajaran dalam lima hari yang dilakukan sendiri oleh guru kelas, yang terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Evaluasi dari rancangan dan proses pelaksanaan pembelajaran dilakukan setelah pembelajaran orientasi dan mobilitas selesai.. This  research  aimed  to  knew  and  described  the  design,  occompaniment,  and  evaluation  of learning orientation and mobility for child Blind in SLB-A Yapti Makassar City. This research used a descriptive qualitative research method that was done in SLB-A Yapti Makassar City. The research subject was a class of visually impaired student teacher. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. Validity of data was tested using the triangulation technique. The process of learning is carried five hours of lessons in a five days conducted alone by the class teacher, consisting of three stages, namely preliminary activities, core activities and closing activities. Evaluation of the design and process of learning implementation is carried out after orientation and mobility learning is completed.
Pergeseran Makna Tradisi Belis (Mas Kawin) Dalam Perkawinan Masyarakat Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya Marten Tamo Ama; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2022
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v2i1.1531

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya dengan tujuan   untuk   mengetahui: (1)   bagaimana   bentuk   pergeseran   makna   tradisi   belis (maskawin)dalam perkawinan menurut adat -istiadat masyarakat desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya. (2) faktor apa yang menyebabkan sehingga terjadinya pergeseran makna tradisi dalam adat-istiadat masyarakat Desa Wee Baghe Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskripsi kualitatif, pengumpulan data dengan menggunakan, observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data meliputi tahapan-tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam proses acara adat perkawinan dalam pemberian belis (maskawin) telah mengalami pergeseran dimana proses pemberian belis oleh pihak keluar laki-laki terhadap keluarga perempuan telah bergeser secara simbolik, salah satunya adalah   uang pengganti hewan atau dalam bahasa adatnya masyarakat Wee Baghe (Ranga saku dana). This research was condn ucted in Wee Baghe Village, Southwest Sumba Regency with the aim of knowing: (1) how the shifting form of the tradition of belis (mas kawin) in marriage according to the traditions of the Wee Baghe village community, Southwest Sumba Regency. (2) what factors caused a shift in the meaning of tradition in the customs of the people of Wee Baghe Village, Southwest Sumba Regency. This research was conducted with a qualitative description research method, the data used, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are the stages of the data stages, data reduction, data presentation, and data retrieval. The results of this study indicate that in the process of traditional marriage ceremonies in offering belis (bride and groom) there has been a shift where the process of giving belis by male outsiders to women's families has shifted symbolically, one of which is money when animals or in the traditional language of the Wee Baghe community. (Ranga pocket funds).
Relasi Sosial Petani Sayur dalam Sistem Pemasaran di Kecamatan Makale Tana Toraja Palerias Serang; Asmirah Asmirah; A. Rusdi Maidin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v3i1.2691

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji suatu fenomena mengenai ragam dan varian bentuk interaksi yang terjadi dari adanya sebuah sistem pemasaran antara penjual dan pembeli. Dari interaksi tersebut mungkin akan memunculkan suatu kerjasama yang dapat menguatkan hubungan-hubungan sosial dari para pelaku dipasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), yaitu mendatangi langsung ke tempat penelitian untuk memperoleh data yang berkaitan dengan masalah yang diteliti dan melakukan observasi, wawancara, atau penelaahan dokumentasi guna memperoleh data yang lengkap. Dari hasil wawancara  mengenai bentuk interaksi anatara pedagang sayur dengan pembeli maka terdapat kesimpulan yang bisa ditarik yaitu interaksi dapat berjalan dengan baik. Namun, terdapat beberapa ketidaksepakatan antara pembeli dan penjual, yang dapat menyebabkan perpecahan dan konflik. Peralihan hak milik dari penjual kepada pembeli disebabkan karena perdagangan merupakan sarana manusia untuk memenuhi kebutuhan dan menjalin silaturahmi. Mengenai perjanjian jual beli yang diduga telah terjadi antara pedagang dan konsumen, bagaimana jika mereka menyepakati barang dan harga yang ditempelkan, yang menjadi kesepakatan penting antara penjual dan pembeli. Di pasar makale, tawar-menawar juga merupakan praktik yang tidak akan pernah hilang karena orang menggunakannya setiap kali berbicara tentang membeli barang atau setiap hari. The purpose of this research is to examine a phenomenon regarding the variety and variants of forms of interaction that occur from the existence of a marketing system between sellers and buyers. From this interaction, it is possible that a collaboration will emerge that can strengthen the social relations of the actors in the market. The type of research used in this research is field research, namely going directly to the research site to obtain data related to the problem under study and conducting observations, interviews, or reviewing documentation in order to obtain complete data. From the results of interviews regarding the form of interaction between vegetable traders and buyers, a conclusion can be drawn that interaction can work well. However, there are some disagreements between buyers and sellers, which can lead to divisions and conflicts. The transfer of ownership rights from the seller to the buyer is due to the fact that trade is a human means to meet needs and establish friendships. Regarding the sale and purchase agreement that allegedly occurred between traders and consumers, what if they agreed on the goods and prices attached, which became an important agreement between the seller and the buyer. In the makale market, haggling is also a practice that will never disappear because people use it whenever talking about buying goods or every day.
Tindakan Sosial Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit Malaria di Kota Jayapura Juan Lily Pasau; Asmirah Asmirah; Andi Burchanuddin
Jurnal Sosiologi Kontemporer Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosiologi Kontemporer, Juni 2023
Publisher : Program Studi Sosiologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jsk.v3i1.2695

Abstract

Malaria adalah penyakit infeksi menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles, memasukkan parasit dari air liur nyamuk ke dalam darah seseorang. Terkhusus di Kabupaten Jayapura, penyakit malaria masih menjadi ancaman bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jayapura terus berupaya untuk mengeliminasi penyebab dan penyebaran Penyakit Malaria. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah menggunakan pendekatan deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku masyarakat sehingga rentan terhadap malaria dapat ditinjau dari berbagai aspek yaitu sejauh mana pengetahuan masyarakat memahami malaria, bagaimana sikap masyarakat terhadap penyakit malaria dan kesiapan masyarakat dalam pencegahan malaria. Bentuk tindakan pencegahan malaria yang dilakukan oleh masyarakat yaitu dengan adanya himbauan pemerintah agar masyarakat lebih hidup bersih dan sehat, dengan menjaga kesehatan seperti makan makanan bergizi, istirahat yang cukup dan rajin berolahraga. gotong-royong dan juga peran dari lingkungan sosial Malaria is a contagious infectious disease that is spread through the bite of an Anopheles mosquito, introducing the parasite from the mosquito's saliva into a person's blood. Particularly in Jayapura District, malaria is still a threat to society. Jayapura District Government continues to strive to eliminate the causes and spread of Malaria. In this study, the type of research conducted by researchers is using a qualitative descriptive approach. The results of the study showed that the behavior of people who are so vulnerable to malaria can be viewed from various aspects, namely the extent to which people understand malaria, how people's attitudes towards malaria and community readiness in preventing malaria. The form of malaria prevention action taken by the community is by calling on the government to live a cleaner and healthier life, by maintaining health such as eating nutritious food, getting enough rest and exercising diligently. mutual cooperation and also the role of the social environment.