Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Fourier Descriptor Pada Klasifikasi Daun Herbal Menggunakan Support Vector Machine Dan Naive Bayes Samir, Mutmainnah; Purnawansyah; Darwis, Herdianti; Umar, Fitriyani
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 6: Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023107309

Abstract

Daun herbal bermanfaat sebagai obat alternatif karena kandungan alaminya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh. Klasifikasi citra daun herbal digunakan untuk membedakan jenis tanaman herbal berdasarkan bentuk daun. Penelitian ini Penelitian menggunakan Fourier Descriptor (FD) untuk mengekstraksi fitur pada daun herbal dan mengklasifikasikannya menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) dan Naive Bayes (NB). SVM diimplementasikan dengan empat kernel yaitu Linear, polynomial, Radial Basis Function (RBF), dan sigmoid sementara Naive bayes diaplikasikan dengan tiga jenis kernel yaitu Gaussian, Multinomial, Bernoulli. Evaluasi kinerja menggunakan Precision, accuracy F1-Score dan Recall. Citra daun herbal terdiri dari daun katuk (Sauropus Androgynus) dan daun kelor (Moringa) dengan total 480 citra. Data tersebut dibagi menjadi 80% untuk training dan 20% untuk testing. Terdapat dua skenario pencahayaan yaitu kondisi gelap dan terang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan metode SVM dengan ekstraksi FD dimana kernel Linear mencapai akurasi sebesar 98% pada skenario gelap, sementara kernel Sigmoid memberikan akurasi terendah sebesar 44% pada scenario gelap maupun terang. Adapun hasil dari metode Naive bayes dengan ekstraksi FD pada kernel multinomial menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 83% pada terang, sedangkan kernel Bernoulli memberikan akurasi terendah sebesar 46% pada skenario gelap dan terang. Berdasarkan perbandingan hasil klasifikasi dari kedua metode, disarankan bahwa metode SVM pada ekstraksi FD lebih direkomendasikan dalam proses klasifikasi daun herbal. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasu pengembang sistem untuk menetapkan metode yang tepat dalam klasifikasi citra daun herbal.   Abstract Herbal leaves are beneficial as alternative medicine because their natural content can cure various diseases and maintain a healthy body. The classification of herbal leaf images is used to differentiate types of herbal plants based on leaf shapes. This study utilizes Fourier Descriptor (FD) to extract features from herbal leaves and classify them using the Support Vector Machine (SVM) and Naive Bayes (NB) methods. SVM is implemented with four kernels namely linear, polynomial, Radial Basis Function (RBF), and Sigmoid while Naive bayes is applied with three types of kernels namely Gaussian, multinomial, Bernoulli. Performance evaluation includes precision, accuracy, F1- score and recall. Herbal leaf images consist of leaves (Sauropus Androgynus) and moringa leaves with a total of 480 images. The data is divided into 80% for training and 20 % for testing. There are two lighting scenarios, namely dark and light conditions. The result of this study shows a comparison of the SVM method with FD extraction where the Linear kernel achieves the highest accuracy of 98% in dark scenarios, while the Sigmoid kernel provides the lowest accuracy of 44% in both dark and light scenarios. The result of the naïve bayes method with FD extraction on the Multinomial kernel yield the highest accuracy of 83% in light scenarios while the Bernoulli kernel provides the lowest accuracy 46% in both dark and light scenarios. Based on the comparison of the classification result of the two methods, it is suggested that the SVM method for FD extraction is more recommended in the herbal leaf classification process. This research can provide recommendation for system developers to determine the appropriate method for classifying herbal leaf images.  
Klasifikasi Penyakit Bawang Merah Menggunakan Naïve Bayes dan Convolutional Neural Network Dian; Purnawansyah; Darwis, Herdianti; Nurhayati, Lilis
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 12 No. 4 (2023): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v12i4.3265

Abstract

Bawang merah rentan terhadap serangan penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan dan mengakibatkan hasil panen yang tidak maksimal bahkan gagal panen, seperti bercak ungu dan moler. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan penyakit bawang merah dengan mengimplementasikan meetode naïve bayes (gaussian , bernoulli, dan multinomial) dan CNN pada citra bawang merah yang diekstraksi menggunakan fourier descriptor. Metode FD – CNN memperoleh tingkat accuracy 98% dalam mengklasifikasikan penyakut bawang merah, moler dan bercak ungu, sedangkan metode CNN tanpa menggunakan ekstraksi menghasilkan nilai accuracy sebesar 97%. Adapun pada metode naïve bayes, pengklasifikasian yang memiliki accuracy paling tinggi adalah metode gaussian naïve bayes sebesar 95% sedangkan yang paling rendah yaitu metode bernoulli naïve bayes dengan tingkat accuracy sebesar 42%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa CNN, FD-CNN, dan FD-GNB efektif untuk meningkatkan performa klasifikasi pada citra daun bawang merah.
Klasifikasi Daun Herbal Menggunakan Metode CNN dan Naïve Bayes dengan Fitur GLCM Adela Regita Azzahra; Purnawansyah; Darwis, Herdianti; Widyawati, Dewi
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 12 No. 4 (2023): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v12i4.3362

Abstract

Tanaman herbal menunjukkan variasi berbagai ukuran dan bentuk yang berbeda untuk setiap jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan citra daun dari daun katuk (Sauropus Androgynus) dan daun kelor (Moringa). Dalam penelitian ini digunakan Gray Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) untuk mengektraksi fitur contrast, correlation, homogeneity, dissimilarity, dan Angular Second Moment (ASM). Adapun pada klasifikasi diterapkan metode Convolutional Neural Network (CNN) dan Naïve Bayes dengan kernel Gaussian, multinomial, dan Bernoulli. Jumlah citra yang digunakan dalam riset ini adalah 480 citra, dengan perincian 80% untuk data training dan 20% sebagai data testing. Berdasarkan hasil pengujian dan perbandingan yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan bahwa penerapan metode CNN tanpa ekstraksi fitur terbukti lebih efisien dalam proses klasifikasi citra daun herbal, dengan nilai precision, recall, f1-score dan accuracy mencapai 98% pada situasi cahaya terang.