Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Eco-Dish Soap Berbasis Eco-Enzyme untuk Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Limbah Organik Devi Mardiyanti; Al Hajar Fuadatus Zurroh; Ariyanti; Willi Wahyu Timur
INDONESIAN JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT (IJCE) Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Community Empowerment Mei 2026
Publisher : UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijce.v8i1.5108

Abstract

The increase in organic waste has become an environmental issue that requires addressing through education and the sustainable utilization of waste. This community service activity aims to enhance the community’s knowledge and skills in processing fruit waste into eco-enzymes, which are used as the base material for making eco-friendly dish soap. The activity was conducted in the form of outreach sessions, demonstrations, and hands-on training on product production for school students. Evaluation was carried out using pretest and posttest methods to measure participants’ level of understanding before and after the activity. The evaluation results showed that the educational and training activities had a positive impact on increasing the community’s knowledge regarding household organic waste management and the utilization of eco-enzymes. A total of 40 participants were involved in this activity, and 92.4% of participants experienced an increase in knowledge after participating. In addition to raising environmental awareness, this training also provided practical skills in producing safer and more environmentally friendly cleaning products. Thus, this activity is expected to encourage the independent and sustainable implementation of organic waste management within the school environment.   ABSTRAK Peningkatan jumlah limbah organik menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang memerlukan penanganan melalui edukasi dan pemanfaatan limbah secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah buah menjadi eco-enzyme yang dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan eco-dish soap ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan praktik pembuatan produk kepada siswa sekolah. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan edukasi dan pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik rumah tangga dan pemanfaatan eco-enzyme. Sebanyak 40 peserta terlibat dalam kegiatan ini, dan 92,4% peserta mengalami peningkatan pengetahuan setelah mengikuti kegiatan. Selain meningkatkan kesadaran lingkungan, pelatihan ini juga memberikan keterampilan praktis dalam menghasilkan produk pembersih yang lebih aman dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong penerapan pengelolaan limbah organik secara mandiri dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
The Hubungan Ketepatan Penggunaan Antibiotik Terhadap Lama Rawat Pasien Bronkopneumonia Devi Mardiyanti; Willi Wahyu Timur; Rindayani Dewi Cahyaningrum
Pharmed: Journal of Pharmaceutical Science and Medical Research Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pharmed.v7i2.22539

Abstract

Latar belakang : Bronkopneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan bawah yang sering menyerang anak-anak dan berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketepatan penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pasien bronkopneumonia. Metode : Penelitian non-eksperimental ini menggunakan data retrospektif dari rekam medis 234 pasien bronkopneumonia di RSD K.R.M.T Wongsonegoro selama tahun 2023. Data mencakup karakteristik pasien, jenis antibiotik, ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan kriteria 4T (Tepat Pasien, Tepat Obat, Tepat Dosis, Tepat Indikasi), dan lama rawat inap. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square dilakukan untuk menilai hubungan antar variabel. Hasil : Mayoritas pasien bronkopneumonia adalah laki-laki (50,43%) dan anak-anak usia 0-5 tahun (76,5%). Ceftriaxone, sefalosporin generasi ketiga, adalah antibiotik tunggal yang paling banyak digunakan (100%). Ketepatan penggunaan antibiotik sangat rendah, hanya 7,69% (18 pasien) yang tepat, sementara 92,31% (216 pasien) tidak tepat. Kriteria 4T menunjukkan ketepatan pasien, obat, dan indikasi mencapai 100%, namun ketepatan dosis hanya 7,69%. Lama rawat inap didominasi oleh periode 1-3 hari (61,5%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,055 (>0,05), Rasio Odds (OR) = 0,969, dan Confidence Interval (CI) = 0,366-2,630. Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisis, tidak terdapat hubungan signifikan antara ketepatan penggunaan antibiotik dengan lama rawat inap pasien bronkopneumonia di RSD K.R.M.T Wongsonegoro periode 2023.
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Pegagan (Centella asiatica) terhadap Mutu Fisik dan Stabilitas Sediaan Body Butter Devi Mardiyanti; Willi Wahyu Timur; Niktya Natasya
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39571

Abstract

Centella asiatica dikenal menghasilkan senyawa bioaktif yang memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan kulit, sehingga menjadikannya kandidat yang menjanjikan untuk digunakan sebagai bahan aktif dalam formulasi body butter. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ekstrak Centella asiatica terhadap karakteristik fisik dan stabilitas formulasi body butter. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol 96%, dilanjutkan dengan skrining fitokimia. Formulasi body butter disiapkan dengan tiga konsentrasi ekstrak yang berbeda: 0,15; 0,25; dan 0,5%. Parameter evaluasi kualitas fisik meliputi sifat organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya oles, kelengketan, dan jenis emulsi. Pengujian stabilitas fisik dilakukan menggunakan metode uji stabilitas dipercepat dengan enam siklus pada suhu 4 °C dan 40 °C. Analisis data dilakukan menggunakan One-Way ANOVA dan uji Kruskal–Wallis dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik semua formula relatif seragam. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada pH, viskositas, daya oles, dan daya rekat pada semua formula tersebut (p > 0,05). Selama uji stabilitas dipercepat terdapat perubahan yang signifikan pada pH, viskositas, dan daya oles, tetapi daya rekat tetap stabil (p > 0,05). Semua parameter memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Perubahan konsentrasi ekstrak tidak secara signifikan mempengaruhi karakteristik fisik sediaan, meskipun perubahan warna secara organoleptik diamati selama penyimpanan dipercepat.
Peningkatan Pemahaman Tentang Inovasi Peluang Usaha Kosmetika Herbal Berbasis Labu Kuning bagi UPPKS Mugi Rahayu Desa Getasan Kabupaten Semarang Istianatus Sunnah; Agitya Resti Erwiyani; Devi Mardiyanti
JURPIKAT Vol 6 No 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2533

Abstract

Sejak adanya Covid-19 permintaan produksi olahan labu kuning UPPKS Mugi Rahayu mengalami penurunan. Hal ini berimbas pada penurunan perekonomian anggotanya. Perlu adanya produk inovasi yang dapat meningkatkan permintaan produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang inovasi peluang usaha kosmetik berbasis labu kuning. Metode PKM menggunakan 4 tahapan meliputi observasi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Mitra binaan adalah anggota UPPKS Mugi Rahayu sejumlah 25 peserta. Edukasi dipilih sebagai model untuk menyampaikan materi. Tahap evaluasi menggunakan model pretes dan postes yang hasilnya dianalisis menggunakan perangkat SPSS. Hasil kegiatan PKM menunjukkan para peserta yang hadir berusia diatas 40 tahun. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta memiliki nilai rata-rata pemahaman kategori sedang sebelum diberikan edukasi (67,75±8,4). Nilai mengalami peningkatan setelah peserta mendapatkan edukasi, dengan kategori tinggi (87,84±9,4). Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa edukasi mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap inovasi peluang usaha kosmetik berbasis labu kuning.
Formulasi dan Uji Aktivitas Fisik Shampoo Anti Ketombe Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albicans Secara In Vitro Devi Mardiyanti; Willi Wahyu Timur
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v8i1.4290

Abstract

Ketombe adalah kondisi kulit kepala yang tidak biasa dan disebabkan oleh jamur Candida albicans. Syzygium polyantum juga disebut sebagai daun salam, memiliki antijamur seperti alkaloid, flavonoid, saponin, betasianin, tannin, steroid, dan terpenoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat formulasi sampo antiketombe ekstrak etanol daun salam dengan konsentrasi 15% dan 30%, serta untuk menguji bagaimana peningkatan konsentrasi ekstrak etanol daun salam pada sediaan sampo antiketombe berdampak pada aktivitas antijamur. Untuk mengetahui seberapa efektif antijamur, metode difusi cara sumuran digunakan untuk mengamati zona hambat. Hasil uji one way anova menunjukkan bahwa daerah zona hambat berbeda secara signifikan dengan uji Duncan.
Edukasi dan Penyuluhan Pencegahan Anemia Pada Remaja Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan di SMAN 2 Ungaran Khoirul Umam; Ayu Mega Pertiwi; Muhammad Dea Sabili; Any Asrhofah; Devi Mardiyanti
CANANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : PELANTAR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/canang.v6i1.90

Abstract

Anemia in adolescents remains a public health problem that impacts learning concentration, academic achievement, and the quality of adolescent health. Low knowledge about the importance of iron consumption and a healthy diet is one of the risk factors for anemia in adolescent girls. This community service activity aims to increase adolescent knowledge about anemia prevention through balanced nutrition education and the consumption of iron tablets (TTD). The implementation method is carried out through counseling using leaflets and interactive PowerPoint presentations with a lecture and discussion approach. The target of the activity is 50 students of SMA Negeri 2 Ungaran who were selected using a random sampling technique. Evaluation was carried out using a pre-test and post-test to measure the increase in participants' knowledge. The results showed an increase in participants' knowledge after being given education. The percentage of participants with very good knowledge category increased from 16% to 92%, while the sufficient category decreased from 4% to 0%. The average score of participants increased from 95.20 to 98.40 with a significance value of p 0.05 based on the Paired Sample t-test. Health education using leaflets and interactive presentations has proven effective in increasing adolescent knowledge about anemia prevention. This program is expected to support ongoing promotional and preventive efforts in the school environment