Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Berdamai Dengan Ekosistem: Sebuah Kajian Implikatif Terhadap Eksposisi Yoel 2:18-27 Lenny Waruwu; Yehuda Indra Gunawan; Martina Novalina
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46408/vxd.v3i2.184

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui makna dalam teks Yoel 2:18-27 terhadap kehidupan bangsa Israel selama masa pasca-pembuangan yang nantinya akan di implikasikan terhadap kehidupan masa kini. Teks ini memuat sukacita dan harapan untuk umat Israel yang sedang mengalami kemalangan sebagai hasil dari komitmen yang menjalani tatanan hidup yang baru. Ibadah yang benar adalah hidup yang benar. Pendekatan yang digunakan untuk menginterpretasikan teks adalah hermenutik Historis-Apokaliptik. Hasilnya menunjukkan bahwa pesan Tuhan dalam pemberitaan Yoel menggambarkan Allah yang peduli akan keberlangsungan kehidupan ciptaan-Nya, Allah mendengar ratapan dan perubahan pola hidup bangsa Israel sehingga memulihkan keadaan bangsa tersebut dengan damai sejahtera. Hal ini pun berimplikasi terhadap ajakan berdamai manusia dengan ekosistem dimana ini merupakan dasar pemulihan kehidupan alam menjadi lebih baik. Umat Tuhan harus hidup dalam tatanan perjanjian baru dengan Allah melalui kepedulian terhadap tanggung jawab untuk lingkungan hidup, dimana harus melestarikan dan menjaga alam sekitar. Umat yang taat dan setia akan menikmati kedamaian, baik di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.
Signifikansi Konseling Pastoral Dan Komunikasi Interpersonal: Atasi Trauma Pekerja Migran Indonesia Sandra Latief; Edi Soerjantoro; Mario Alberto Manodohon; Yehuda Indra Gunawan
Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Ekumene Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the problem of trauma experienced by Indonesian Migrant Workers who have returned to Indonesia in the Special Capital Region of Jakarta. The research focused on the factors that influence the trauma of Indonesian Migrant Workers, namely pastoral counseling and interpersonal communication so that the purpose of this research can be realized, namely, to find out the significance of these factors to the existing trauma problem. The main problem expressed in this study is the support of empirical facts in the structure of the relationship between variables that directly or indirectly influence the trauma of Indonesian Migrant Workers. This research uses quantitative methods. The data collection technique used a questionnaire with a Likert scale model and the number of respondents was 93 Indonesian Migrant Workers. Data processing techniques through a path analysis model using the Smart Partial Least Squares (Smart PLS) program. The results of the research based on hypothesis testing show that: Pastoral counseling has a significant effect on trauma; Interpersonal communication has a significant effect on trauma; Pastoral counseling and interpersonal communication simultaneously have a strong and significant effect on trauma.