Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klasifikasi kualitas buah jeruk menggunakan computer vision dengan arsitektur YOLO V8 Irwan Adhi Prasetya; Fadli Sukandiarsyah; Novi Aryani Fitri; Safri Adam
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.8346

Abstract

Pengembangan sistem klasifikasi mutu jeruk berbasis kecerdasan buatan yang memanfaatkan fitur tekstur, warna, dan bentuk untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyortiran jeruk siam Pontianak dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Jeruk siam dikenal sebagai komoditas bernilai tinggi dengan permintaan nasional dan internasional yang besar, tetapi penyortiran manual masih menjadi tantangan bagi petani. Dataset penelitian terdiri dari 500 gambar jeruk dalam tiga kategori mutu antara lain matang, belum matang, dan busuk, yang diambil menggunakan kamera Sony Alpha a5100 beresolusi tinggi dan dianotasi melalui LabelImg. Model YOLOv8 digunakan untuk deteksi dan klasifikasi, mencapai akurasi pada data uji rata-rata sebesar 96,89 % untuk kategori matang, belum matang, dan busuk, dengan nilai mAP@0.5 sebesar 0,993, precision 0.98, recall 0.97, dan F1-score 0.99. Visualisasi hasil deteksi menunjukkan kemampuan model dalam mengidentifikasi area penting pada jeruk berdasarkan tekstur, warna, dan bentuk, serta memberikan hasil klasifikasi yang optimal. Implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi penyortiran jeruk, mengurangi beban kerja, dan memperluas daya saing produk di pasar.
Gamification of West Kalimantan local wisdom through a visual-interactive interface: Development of an inclusive edugame for deaf students Irwan Adhi Prasetya; Novi Aryani Fitri; Muhammad Faqih Dzulqarnain; Muhamad Syafarudin Ilham
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v15i1.10144

Abstract

This study aims to develop an inclusive cooking-themed edugame based on West Kalimantan culture for deaf students through the integration of a visual-interactive interface, a BISINDO avatar, and local cultural content. The development employed the ADDIE model, comprising needs analysis, interface design, and Unity-based prototype creation involving 3D modeling, rigging, and initial integration of BISINDO animation. The edugame was designed to be interactive, multimodal, and readily accessible in accordance with the characteristics of users with special needs. The implementation and validation results indicate that the edugame falls within the highly feasible category, with an acceptance rate of 80.94%. Overall, the edugame received positive user responses regarding readability, interactivity, clarity of instructions, and the appropriateness of its cultural content. This study demonstrates that the integration of gamification, BISINDO, and local wisdom has the potential to serve as an inclusive and adaptive learning strategy for deaf students