Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Penghematan dalam Penggunaan Energi Listrik Sektor Rumah Tangga Menggunakan Media Motion Graphic pada Masa Pandemi COVID-19 di Pontianak Irwan Adhi Prasetya; Ismail Yusuf; Herry Sujaini; Redi Ratiandi Yacoub; Purwoharjono Purwoharjono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.075 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7088

Abstract

Dengan merebaknya penyakit menular Corona Virus Disease (COVID-19) pada tahun 2019 maka di berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan ini akan memberikan dampak, salah satunya yaitu penggunaan energi listrik khususnya sektor rumah tangga. Penggunaan energi listrik berkelebihan berdampak kepada kerusakan lingkungan dan tingginya biaya pembayaran listrik setiap bulannya, sehingga diperlukan edukasi perilaku masyarakat dalam menggunakan energi listrik dengan hemat. Salah satu media penyampaian edukasi yang dapat digunakan yaitu Motion Graphic. Motion Graphic mengambil desain grafis yang statis dan memberikan animasi serta gerakan, biasanya tanpa mengikuti narasi tertentu. Menambahkan Audio dan teks yang efektif dapat menyampaikan informasi dan makna pada ilustrasi. Media ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat tentang edukasi tentang penghematan listrik di sektor rumah tangga. Dilihat dari hasil analisis kelayakan media, memperoleh nilai 98 poin yang menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak, sedangkan hasil analisis kelayakan materi memperoleh nilai 96 poin, menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak. . Uji efektivitas produk Motion Graphic penghematan dalam penggunaan listrik rumah tangga berdasarkan skor hasil pretest dan post-test warga. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata pretest dan post-test sebesar 69%, dan rata-rata n-gain sebesar 0,74 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan, media Motion Graphic dinilai berhasil untuk memberikan edukasi untuk menghemat penggunaan energi listrik sektor rumah tangga pada masa pandemi covid-19.
Analisis Penghematan dalam Penggunaan Energi Listrik Sektor Rumah Tangga Menggunakan Media Motion Graphic Pada Masa Pandemi Covid-19 di Pontianak Irwan Adhi Prasetya; Ismail Yusuf; Herry Sujaini; Redi Ratiandi Yacoub; Purwoharjono Purwoharjono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.463 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i6.7324

Abstract

Dengan merebaknya penyakit menular Corona Virus Disease (COVID-19) pada tahun 2019 maka di berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan ini akan memberikan dampak, salah satunya yaitu penggunaan energi listrik khususnya sektor rumah tangga. Penggunaan energi listrik berkelebihan berdampak kepada kerusakan lingkungan dan tingginya biaya pembayaran listrik setiap bulannya, sehingga diperlukan edukasi perilaku masyarakat dalam menggunakan energi listrik dengan hemat. Salah satu media penyampaian edukasi yang dapat digunakan yaitu Motion Graphic. Motion Graphic mengambil desain grafis yang statis dan memberikan animasi serta gerakan, biasanya tanpa mengikuti narasi tertentu. Menambahkan Audio dan teks yang efektif dapat menyampaikan informasi dan makna pada ilustrasi. Media ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat tentang edukasi tentang penghematan listrik di sektor rumah tangga. Dilihat dari hasil analisis kelayakan media, memperoleh nilai 98 poin yang menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak, sedangkan hasil analisis kelayakan materi memperoleh nilai 96 poin, menunjukkan bahwa standar kriteria sangat layak. Uji efektivitas produk Motion Graphic penghematan dalam penggunaan listrik rumah tangga berdasarkan skor hasil pretest dan post-test warga. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata pretest dan post-test sebesar 69%, dan rata-rata n-gain sebesar 0,74 yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan, media Motion Graphic dinilai berhasil untuk memberikan edukasi untuk menghemat penggunaan energi listrik sektor rumah tangga pada masa pandemi covid-19.
Implementasi motion grafis video animasi 2D untuk pengenalan seni, budaya, dan kuliner khas di Provinsi Kalimantan Barat Prasetya, Irwan Adhi; Ramadhan, Iwan
Academy of Education Journal Vol. 15 No. 1 (2024): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v15i1.1971

Abstract

The growing development of information technology cannot be separated from the use of Multimedia as a means of supporting the delivery of information. Information about West Kalimantan Province is needed by the community in the world of education and knowledge because West Kalimantan has a variety of cultures. This diversity exists because the social life, customs, and art of the region are different from one another. This cultural diversity is a wealth and can be seen in house models, traditional dances, folk songs, musical instruments, and culinary specialties of each Regency / City in West Kalimantan. Therefore, the purpose of this research is to expand knowledge by creating a Motion Graphic 2D Animation Video as an introductory media about the arts, culture, and culinary specialties of West Kalimantan province which is easy to understand and learn and provide information in an interesting way. The research method used is Multimedia Development Life Cycle (MDLC). The development of this multimedia method is carried out based on six stages, namely concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. These six stages do not have to be sequential in practice, they can be interchanged. However, the concept stage must be the first thing done. The Research Hypothesis is that Information Delivery using this media makes users interested in using it and is easy to use. makes users interested in using it and easy to understand in the process of conveying information.
OPTIMIZING DIGITAL LEARNING IN SCHOOLS THROUGH ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) Prasetya, Irwan Adhi; Wulandari, Mira; Sujatmiko, Wandi; Hermanto, Hermanto
Digulis: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/djpkm.v2i3.84969

Abstract

The advancement of information and communication technology (ICT) has significantly impacted various aspects of life, including education. One of the latest innovations with great potential for the education sector is Artificial Intelligence (AI). AI refers to systems that can mimic human cognitive functions such as learning, thinking, and problem-solving. In the context of digital schools, AI can be implemented through adaptive learning systems that adjust content and teaching methods to meet the needs and abilities of individual students. This community service activity aims to apply AI technology to the learning process in schools. Held on August 14, 2024, at SMA Negeri 8 Pontianak, the activity involves three phases: preparation, implementation before participants, and the core activities, including QA sessions and discussions led by faculty members. The training, attended by 28 students, was conducted by the lecturers. Results show that implementing AI in education enhances the quality of learning in digital school environments by providing a more personalized and adaptive learning experience. The training was successful, focusing on the direct demonstration of AI-based adaptive learning systems. In conclusion, the use of AI in education can improve the effectiveness and personalization of learning and was carried out smoothly and effectively.
Membumikan Moderasi Hukum Keluarga Islam Guna Membentuk Masyarakat Madani Menggunakan Teknologi Informasi Wandi Sujatmiko; Irwan Adhi Prasetya; Mira Wulandari; Faqih Dzulqarnain
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i2.3626

Abstract

As society continues to develop, Information Technology is a very important tool. Information Technology forces every person, whether individual or group, private or government, to take into account the Information Technology that will be applied in order to remain competitive in the era of globalization. In general, the problem faced by the Pontianak Aisyiyah Polytechnic is that there is still a lack of knowledge in the field of law related to information technology, which has given rise to the idea of ​​establishing moderation in Islamic family law to form a civil society using information technology. Along with the progress of the development of Information Technology, globalization is becoming increasingly rapid. The specific aim is to implement the use of applications related to the theoretical concepts of the courses given to students. Analytical survey method with a Cross Sectional approach. The qualitative research design used is Phenomenological Research. The results of this research can increase students' knowledge and skills, in increasing knowledge in the field of law related to information technology. Promoting the information technology study program at the Pontianak Aisyiyah Polytechnic.
Klasifikasi kualitas buah jeruk menggunakan computer vision dengan arsitektur YOLO V8 Irwan Adhi Prasetya; Fadli Sukandiarsyah; Novi Aryani Fitri; Safri Adam
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.8346

Abstract

Pengembangan sistem klasifikasi mutu jeruk berbasis kecerdasan buatan yang memanfaatkan fitur tekstur, warna, dan bentuk untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyortiran jeruk siam Pontianak dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Jeruk siam dikenal sebagai komoditas bernilai tinggi dengan permintaan nasional dan internasional yang besar, tetapi penyortiran manual masih menjadi tantangan bagi petani. Dataset penelitian terdiri dari 500 gambar jeruk dalam tiga kategori mutu antara lain matang, belum matang, dan busuk, yang diambil menggunakan kamera Sony Alpha a5100 beresolusi tinggi dan dianotasi melalui LabelImg. Model YOLOv8 digunakan untuk deteksi dan klasifikasi, mencapai akurasi pada data uji rata-rata sebesar 96,89 % untuk kategori matang, belum matang, dan busuk, dengan nilai mAP@0.5 sebesar 0,993, precision 0.98, recall 0.97, dan F1-score 0.99. Visualisasi hasil deteksi menunjukkan kemampuan model dalam mengidentifikasi area penting pada jeruk berdasarkan tekstur, warna, dan bentuk, serta memberikan hasil klasifikasi yang optimal. Implementasi sistem ini diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi penyortiran jeruk, mengurangi beban kerja, dan memperluas daya saing produk di pasar.
Pemanfaatan E-Book Interaktif Deteksi Stunting (E-Book INSTING) Bagi Kader Lulianthy, Eliyana; Riana, Eka; Yuniantini, Ummy; Prasetya, Irwan Adhi
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v7i2.1018

Abstract

Hasil SSGI menyebutkan stunting di Indonesia tahun 2023 sebesar 21,5%. Penurunan angka stunting juga terjadi di Kalimantan Barat menjadi 24,5% (2023). WHO conceptual framework menyatakan bahwa pendidik kesehatan yang berkualitas termasuk dalam faktor komunitas dan kemasyarakatan dalam konteks stunting. Kader merupakan tonggak utama dan garda terdepan dari program posyandu. Tujuan sosialisasi penggunaan E-Book Insting sebagai media deteksi dini stunting bagi kader. Metode Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Poskesdes wilayah kerja Puskesmas Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Target capaian dari kegiatan ini adalah pemanfaatan E-book bagi kader untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam melakukan deteksi dini stunting di Posyandu. Hasil kegiatan edukasi pemanfaatan e-book interaktif deteksi stunting (E-Book INSTING) bagi kader berjalan lancar. Peserta kegiatan terdiri dari kader posyandu bayi balita wilayah kerja Puskesmas Ambawang, Kubu Raya. Kader dapat memanfaatkan ebook untuk meningkatkan pengetahuan serta kompetensi dalam deteksi dini stunting. Simpulan Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan dan terevaluasi, sehingga kesalahan dapat diperbaiki dan menjadi lebih baik lagi kedepannya.
Mewujudkan Kesadaran Keamanan Data Pribadi Pada Masyarakat Di Era Teknologi Informasi Irwan Adhi Prasetya; Hermanto; Wandi Sujatmiko; Mira Wulandari; Muhammad Faqih Dzulqarnain
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.52336

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk risiko terhadap keamanan data pribadi. Banyak individu masih kurang memahami pentingnya perlindungan informasi pribadi dalam aktivitas digital sehari-hari. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi di era digital. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama menyasar mahasiswa Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak dan dilaksanakan pada 22 November 2024 di aula kampus, dengan narasumber dari Univ. PGRI Pontianak. Tahap kedua awalnya direncanakan untuk komunitas tuna rungu, namun atas pertimbangan teknis dan efektivitas komunikasi edukasi, sasaran dialihkan ke masyarakat umum dan dilaksanakan pada 12 Juli 2025 di Balai Pertemuan Jl. Mutiara Villa Sepakat, Pontianak. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi interaktif dan workshop yang meliputi materi dasar perlindungan data pribadi, simulasi pengamanan digital, dan diskusi kasus nyata. Setiap sesi ditunjang dengan media infografis dan poster edukatif. Evaluasi pada tahap kedua menunjukkan bahwa 68% peserta menilai materi sangat bermanfaat, 66% menyatakan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan 63% menyebut penyampaian sangat jelas dan menarik. Sebanyak 97% peserta merasa lebih memahami pentingnya menjaga data pribadi dan 76% menyatakan akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Kegiatan ini berhasil menjangkau total 80 peserta dan mendapatkan antusiasme tinggi.
ARTIFICIAL INTELLIGINCE (AI) PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGINCE (AI) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH BERBASIS DIGITAL Hermanto; Irwan Adhi Prasetya; Muhammad Faqih Dzulqarnain; Wandi Sujatmiko; Mira Wulandari
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v5i3.43445

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan merupakan salah satu inovasi teknologi yang berpotensi besar untuk diadopsi dalam pendidikan. AI, yang mampu meniru fungsi kognitif manusia seperti belajar, berpikir, dan memecahkan masalah, telah menjadi topik utama dalam diskusi peningkatan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan AI memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, adaptif, dan personal, terutama di era digital saat ini. Di sekolah berbasis digital, AI dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti pembelajaran adaptif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa, analisis data belajar untuk memberikan umpan balik cepat kepada guru, serta pengembangan konten pembelajaran yang menarik. Meskipun demikian, penerapan AI di pendidikan menghadapi tantangan seperti kebutuhan infrastruktur, kesiapan tenaga pendidik, serta isu privasi dan keamanan data siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut manfaat dan tantangan pemanfaatan AI dalam pendidikan serta memberikan rekomendasi strategis untuk implementasi AI yang efektif di lingkungan sekolah berbasis digital.
Facing The Pressures Of Digital Technology: Maintaining Mental Health In The Era Of Social Media Mira Wulandari; Irwan adhi prasetya; Muhammad Faqih Dzulqarnain; Wandi Sujatmiko; hermanto
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i2.48748

Abstract

Perkembangan era teknologi digital yang sudah berkembang dengan cepat dan maju memberi dampak pengaruh besar berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. Dengan berkembangnya era teknologi digital juga berdampak bagi yang sedang berada difase remaja dan dewasa. Di era digital, tekanan mental bisa berasal dari berbagai sumber seperti tuntutan pekerjaan, media sosial dan ekspektasi sosial. Media sosial merupakan platform dari teknologi digital yang memiliki hubungan dengan kesehatan mental. Dengan pengaruh dan dampak teknologi digital yang berkembang begitu pesat, tentunyta teknologi digital dapat berdampak positif dan negatif terhadap kesehatan mental termasuk pada wanita. Meskipun teknologi digital menawarkan berbagai informasi yang bermanfaat seperti konektivitas sosial dan akses informasi, dampak negatif dari penggunaan teknologi digital yang sangat berlebihan atau tidak sehat dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental seperti kecanduan internet, gangguan tidur, depresi dan kecemasan.penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih lanjut mengenai pemahaman tentang bagaimana menghadapi tekanan teknologi digital untuk menjaga kesehatan mental di era penggunaan media sosial.