Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perencanaan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan untuk Meningkatkan Kwalitas Pembelajaran di MTsN 9 Agam Eriyanti Eriyanti; Yusmanidar Yusmanidar; Asmendri Asmendri; Milya Sari
Jurnal Visi Manajemen Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Visi Manajemen
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/jvm.v10i2.506

Abstract

Planning is a process of describe an activities that will be done later in order to achieve the goals that have been set. In the world of education, planning of facilities and infrastructure is very necessary in improving the quality of student learning. Facilities are tools or facilities that are used directly in an activity, while infrastructure is the physical structure and basic facilities that support the operation of these facilities. The method used in this study is descriptive qualitative, including field surveys, interviews with stakeholders, and analysis of data from various sources. The results of the study indicate that complete and advanced facilities and infrastructure have a positive correlation with improving the quality of learning and improving students' abilities in achieving learning goals. This study concludes that investment in planning and managing facilities and infrastructure is a priority for Madrasahs in improving educational progress.
Perencanaan Strategis Dan Perencanaan Operasional Pendidikan Septi Maharni; Reflinda Reflinda; Asmendri Asmendri; Milya Sari; Rina Marlia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4666

Abstract

Perencanaan pendidikan merupakan proses fundamental dalam memastikan keberlanjutan, efektivitas, dan mutu layanan pendidikan di berbagai jenjang. Paper ini mengkaji hubungan antara perencanaan strategis dan perencanaan operasional serta implikasinya terhadap peningkatan kinerja dan daya saing lembaga pendidikan. Perencanaan strategis mencakup penetapan visi, misi, tujuan jangka panjang, serta analisis faktor internal dan eksternal menggunakan metode SWOT dan PESTEL. Analisis ini membantu lembaga mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi arah pengembangan pendidikan serta memberikan dasar bagi pengambilan keputusan strategis. Di sisi lain, perencanaan operasional menekankan penerjemahan strategi ke dalam program kerja, kegiatan pendidikan, pengelolaan sumber daya, dan monitoring capaian melalui indikator kinerja (Key Performance Indicators/KPI). Integrasi antara aspek strategis dan operasional menjadi kunci keberhasilan manajemen pendidikan, di mana visi dan tujuan jangka panjang dijalankan melalui tindakan konkret yang terukur. Tabel model integrasi strategis-operasional menunjukkan bagaimana komponen visi, tujuan, analisis lingkungan, strategi implementasi, dan evaluasi strategis dapat diselaraskan dengan program kerja tahunan, proyek pendidikan, penyesuaian terhadap kondisi lingkungan, RKAS, serta monitoring hasil. Hasil kajian menunjukkan bahwa lembaga pendidikan yang mampu mengintegrasikan perencanaan strategis dan operasional, serta menerapkan evaluasi berkelanjutan, akan lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan, inovatif dalam implementasi program, dan kompetitif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemangku kepentingan, penggunaan data berbasis bukti, dan indikator kinerja yang jelas sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dan operasional. Dengan demikian, integrasi perencanaan strategis dan operasional menjadi fondasi utama untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berkelanjutan.