Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Kerupuk Nutraseutikal Berbasis Sayuran dan Ikan sebagai Camilan Sehat, Bergizi, dan Bernilai Ekonomi Nurhidayah Nurhidayah; Ima Soumena; Wa Ode Karmila; Sisca Latue; Nugraha Alif Prasetiyo; Eka Fitri Adriana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9229

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat dan pelaku usaha pangan lokal adalah masih terbatasnya pemanfaatan sumber daya sayuran dan ikan sebagai produk pangan bernilai tambah, sementara konsumsi camilan yang beredar di pasaran umumnya memiliki kandungan gizi yang rendah serta belum mampu mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat. Di sisi lain, pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk pangan fungsional yang bernilai ekonomi masih terbatas. Kondisi ini mengakibatkan potensi sumber daya lokal belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesehatan masyarakat maupun pendapatan keluarga. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan ini adalah inovasi produk pangan farmasi berupa kerupuk nutraseutikal berbasis sayur dan ikan sebagai camilan sehat dan bernilai gizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai pangan fungsional dan nutraseutikal, pelatihan pembuatan kerupuk berbasis sayuran dan ikan, pendampingan formulasi produk, evaluasi mutu organoleptik dan kandungan gizi sederhana. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap melalui identifikasi potensi bahan baku lokal, penyusunan formula kerupuk nutraseutikal, demonstrasi proses produksi, praktik langsung oleh peserta, evaluasi mutu produk, serta pendampingan pengembangan usaha. Seluruh kegiatan melibatkan masyarakat secara aktif sehingga peserta memperoleh pengalaman praktis dalam menghasilkan produk yang memenuhi aspek mutu, keamanan, dan daya terima konsumen.Dampak konkret yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sayuran dan ikan menjadi produk pangan fungsional, terciptanya produk kerupuk nutraseutikal yang memiliki nilai gizi lebih tinggi dibandingkan kerupuk konvensional, meningkatnya nilai tambah komoditas pangan lokal, terbukanya peluang usaha berbasis inovasi pangan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi camilan sehat yang mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kencana Ungu (Reullia tuberosa L) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Nur Hasfiana Baktiar; Nurhidayah Nurhidayah; Misdaria Misdaria
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus : JURNAL ILMIAH KESEHATAN MASYARAKAT DAN SOSIAL
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jikas.v4i3.2187

Abstract

This study aimed to determine the secondary metabolite content and antibacterial activity of ethanolic extract of purple ruellia leaves (Ruellia tuberosa L.) against the growth of Staphylococcus aureus. The study used a laboratory experimental method with extract concentrations of 5%, 10%, 15%, and 20%. Phytochemical screening revealed the presence of alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids. Antibacterial activity was evaluated using dilution and well diffusion methods. The results showed that all extract concentrations inhibited the growth of Staphylococcus aureus. The average inhibition zone diameters at concentrations of 5%, 10%, 15%, and 20% were 4.33 mm, 7.00 mm, 10.67 mm, and 14.67 mm, respectively. The 20% concentration exhibited the highest antibacterial activity with a strong category. One-Way ANOVA analysis showed a significance value of 0.005 (p<0.05), indicating significant differences among the tested concentrations. It can be concluded that the ethanolic extract of Ruellia tuberosa L. leaves possesses antibacterial activity against Staphylococcus aureus and has potential as a natural antibacterial agent.