Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Paritas, Pola Tidur dan Dukungan Suami Terhadap Postpartum Blues di PMB BDN. HJ. Rusmala Aini, SST Dindaris Yanawua Gowasa; Sunarti Lubis; Lusi Afriyani; Aristy Rian Avinda Putri
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.3018

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) Tahun 2018 mencatat prevalensi postpartum blues secara umum pada penduduk dunia adalah 3-8 % dengan 50% kasus terjadi pada usia produktif yaitu 20-50 tahun. Sedangkan angka kejadian di Indonesia menurut USAID (United Stase Agency for Internasional Development) tahun 2019, terdapat 31 kelahiran per 1000 populasi. Indonesia menduduki peringkat ke empat tertinggi di ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas, pola tidur dan dukungan suami terhadap postpartum blues di PMB Bdn. Hj. Rusmala Aini, SST Kota Jambi Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan  jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 50 orang ibu postpartum di PMB Bdn. Hj. Rusmala Aini, SST Kota Jambi Tahun 2024. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan total sampel 30 orang ibu postpartum. Analisa data menggunakan uji Chi-Square.  Hasil penelitian didapatkan  sebagian besar ibu yang memiliki anak 1 orang sebanyak 24 orang (80,0%) dan ibu yang memiliki anak 1 orang sebanyak 6 orang (20,0%). Sebagian besar ibu yang memiliki pola tidur buruk sebanyak 24 orang (80,0%)  ibu yang memiliki pola tidur baik sebanyak 6 orang (20,0%). Sebagian besar ibu yang kurang mendapatkan dukungan suami sebanyak 20 orang (66,7%) dan ibu yang mendapatkan  dukungan suami sebanyak 10 orang (30,0%). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara paritas, pola tidur dan dukungan suami terhadap postpartum blues di PMB Bdn. Hj. Rusmala  Aini, SST Kota Jambi.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN DI WILAYAH PUSKESMAS TALANG BAKUNG Lusi Afriyani; Nisa Kartika Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5941

Abstract

Abstrak World Healt Organitation (WHO) (2025) menyatakan kecemasan dan gangguan mental pada ibu hamil sebanyak 10%, dan diIndonesia ibu hamil trimester III mengalami kecemasan sebanyak 28,7%. Di era digital, media sosial menjadi sumber informasi kesehatan yang banyak diakses oleh ibu hamil. Namun, konten persalinan yang bersifat dramatis, tidak terverifikasi, atau menampilkan pengalaman traumatis berpotensi meningkatkan kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Proses Persalinan. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan uji Chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara media sosial terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi proses persalinan dengan nilai p-value 0,000 (-0,05). Kesimpulan dan saran penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh media sosial terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III dan diharapkan ibu hamil lebih bijak serta selektif lagi dalam menerima informasi tentang persalinan disosial media. Kata kunci: Media Sosial, Tingkat Kecemasan, Ibu Hamil Trimester III Abstract The World Health Organization (WHO) (2025) stated that anxiety and mental disorders in pregnant women amounted to 10%, and in Indonesia, pregnant women in the third trimester experienced anxiety as much as 28.7%. In the digital era, social media has become a source of health information widely accessed by pregnant women. However, birth content that is dramatic, unverified, or displays traumatic experiences has the potential to increase anxiety. The purpose of this study was to determine the Influence of Media Sosial on the Anxiety Level of Pregnant Women in the Third Trimester in Facing the Childbirth Process. This research method is a quantitative study with a cross-sectional approach and uses the Chi-square test. The results showed a significant influence between social media on the anxiety level of pregnant women in the third trimester in facing the childbirth process with a p-value of 0.000 (-0.05). The conclusions and suggestions of this study indicate that there is an influence of social media on the anxiety level of pregnant women in the third trimester and it is hoped that pregnant women will be wiser and more selective in receiving information about childbirth on social media. Keyword: Social Media, Anxiety Levels, Pregnant Women in Their Third Trimester