Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JTS UKRIM

Pengaruh Penggunaan Limbah Abu Arang Briket Dan Serbuk Batu Bata Merah Sebagai Pengganti Sebagian Semen Iwan Wikana; Theos Hati Saro Harefa; Iwan Rahmat Gulo
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i1.521

Abstract

Beton didefinisikan sebagai campuran bahan penyusunnya yang terdiri dari bahan hidrolik (Semen Portland), agregat kasar, agregat halus dan air, dengan atau tanpa menggunakan bahan tambahan (campuran atau aditif). Produksi semen menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Memanfaatkan limbah abu briket arang dan limbah bubuk bata merah adalah alternatif. Pada penelitian ini digunakan 12 benda uji silinder (15 cm x 30 cm) dengan menggunakan serbuk bata merah dan abu briket arang sebagai pengganti semen secara parsial ditambah 3 buah beton normal dengan ukuran yang sama tanpa menggunakan bahan pengganti semen sebagian. Persentase penggantian sebagian semen dengan bubuk bata merah 2% abu arang briket 6% (BB2A6), bubuk bata merah 2% abu arang briket 9% (BB2A9), bubuk bata merah 2% abu arang briket 12% (BB2A12), dan bubuk bata merah 2% abu briket arang 15% (BB2A15) sesuai berat semen. Dari hasil penelitian, pengaruh penggunaan variasi 2% serbuk bata merah dan abu briket arang 6% adalah variasi yang memiliki nilai kuat tekan rata-rata terbesar yaitu 14,29 MPa dari semua variasi.
Tinjauan Eksperimental Kuat Lentur Kusen Beton Dan Kusen Kayu Wikana, Iwan; Telaumbanua, Frankly Wawan
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i1.723

Abstract

Kusen beton adalah salah satu eksperimen yang bisa mendukung program pemerintah menanam seribu pohon untuk tetap menjaga kelestarian lingkungan yang hijau. Eksperimen yang dilakukan adalah dengan membuat kusen dari bahan bangunan beton sedemikian rupa sehingga mampu menggantikan fungsi kusen kayu. Dengan menggunakan air, semen, pasir dan kerikil sebagai adukan beton juga dengan ditambahkannya tulangan baja maka kusen beton diharapkan mampu memikul beban dengan kapasitas kuat lentur yang memadai. Dalam penelitian ini kusen yang digunakan berukuran tinggi 200 cm dan lebar 80 cm, dengan dimensi penampang 11,5 cm x 6 cm, tulangan baja yang digunakan berdiameter 6 mm dengan perbandingan campuran beton 1 semen : 3 pasir : 2 kerikil. Pengujian dilakukan terhadap 2 (dua) bentuk kusen yang berbeda dan 1 (satu) kusen kayu dengan pengujian pembebanan terpusat di tengah bentang balok kusen. Berdasarkan pengujian pembebanan dan lendutan, diketahui kapasitas beban maksimal kusen beton bertulang bentuk datar sebesar 561,5 kg dengan lendutan 23,91 mm, kapasitas beban maksimal kusen beton bertulang bentuk lengkung sebesar 613 kg dengan lendutan 27,425 mm dan kapasitas beban maksimal kusen kayu kamper sebesar 2125 kg dengan lendutan 68,82 mm. Dengan dilakukannya analisa kuat lentur berdasar hasil pengujian pembebanan, maka diperoleh nilai kuat lentur kusen beton bertulang bentuk datar sebesar 29,6005 MPa, kuat lentur kusen beton bertulang bentuk lengkung sebesar 30,8525 MPa dan kuat lentur kusen kayu kamper sebesar 52,3236 MPa.