Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH UKURAN BUTIR KARET BAN BEKAS TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE Heriadi; Agus Taufik Mulyono; Latif Budi Suparma
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jhpji.v9i2.7006.83-92

Abstract

Abstract Crumb Rubber, obtained through retreading of used rubber tires, has the opportunity to be used in asphalt mixtures, thereby reducing the waste of used tire rubber. The purpose of this study was to analyze and compare the effect of adding Crumb Rubber with large particle sizes, which is passing sieve Number 4 and being retained by sieve Number 8, and small particle sizes, which is passing sieve Number 16, in the Asphalt Concrete-Binder Course mixture. The effect of Crumb Rubber is measured using the Marshall and Indirect Tensile Strength parameters. The proportion of addition of Crumb Rubber is 0% and 1.5% of the total weight of the aggregate. The binder used in this study was Penetration Grade Asphalt of 60/70, produced by Shell. This study shows that the addition of Crumb Rubber increases the values ​​of Void in Mineral Aggregate, Void in Mix, and Marshall Flow, but decreases the values ​​of density, Void Filled with Asphalt, Marshall Stability, Marshall Quotient, and Retained Marshall Stability, as well as decreases the values of Indirect Tensile Strength. Crumb Rubber with small particle size turned out to have a better effect than Crumb Rubber with large particle size. Keywords: Crumb Rubber; asphalt mixture; Marshall Parameters; Indirect Tensile Strength Abstrak Crumb Rubber, yang didapat melalui vulkanisir ban karet bekas, mempunyai peluang untuk dipakai dalam campuran beraspal, sehingga dapat mengurangi limbah karet ban bekas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan pengaruh penambahan Crumb Rubber dengan ukuran butir besar, yaitu lolos ayakan Nomor 4 dan tertahan ayakan Nomor 8, dan ukuran butir kecil, yaitu lolos ayakan Nomor 16, pada campuran Asphalt Concrete-Binder Course. Pengaruh Crumb Rubber diukur dengan menggunakan parameter Marshall dan Indirect Tensile Strength. Proporsi penambahan Crumb Rubber adalah 0% dan 1,5% terhadap berat total agregat. Bahan pengikat yang digunakan pada studi ini adalah Aspal Penetrasi 60/70 produksi Shell. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan Crumb Rubber meningkatkan nilai-nilai Void in Mineral Aggregate, Void in Mix, dan Marshall Flow, tetapi menurunkan nilai-nilai kepadatan, Void Filled with Asphalt, Marshall Stability, Marshall Quotient, dan Rentained Marshall Stability, serta menurunkan nilai Indirect Tensile Strength. Crumb Rubber dengan butir kecil ternyata memberi pengaruh yang lebih baik daripada Crumb Rubber butir besar. Kata-kata kunci: Crumb Rubber; campuran beraspal; Parameter Marshall; Indirect Tensile Strength
Edukasi dan Pendampingan Pemilahan Timbulan Sampah Peserta Bumi Perkemahan Desa Wisata Tinalah Sipayung, Renan J. Indra; Morib, Margeritha Agustina; Widiastuti, Widiastuti; Ariyani, Ninik; Wikana, Iwan; Heriadi, Heriadi; Harianja, Jhonson Andar; Bangguna, David S. V. L.; Sanam, Melvi; Sanam, Adel Faniati; Mahardika, Daniswara Indra; Putra, Only Jeje A.
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i2.21098

Abstract

Tinalah Tourism Village is a natural tourism destination located in Purwoharjo Village, Samigaluh District, Kulon Progo Regency, Yogyakarta. Tinalah Tourism Village is growing with increasing tourist visits, camping activities. The increase in tourists has caused an increase in waste generation. Based on observations that waste in the Camping Ground environment has so far been carried out by piling up and burning, not implementing a recycling and reuse system. This Community Service Activity aims to raise awareness among camp participants in the importance of waste management by implementing the principle of a circular economy. The Community Service Activity for waste measurement education was enthusiastically welcomed by the managers of the Tinalah Tourism Village Camping Ground, scout leaders and camp participants. The waste produced is inorganic waste (paper, plastic), and organic waste (food scraps).
Pelatihan Pengolahan Sampah Pelatihan Pengolahan Sampah Buah di Desa Wisata Tinalah Kulon Progo Sipayung, R. J. Indra; Morib, Margeritha A.; Widiastuti, Widiastuti; Ariyani, Ninik; Wikana, Iwan; Heriadi, Heriadi; Harianja, Jhonson A.; Bangguna, David S.V.L.; Sanam, Adel F.; Mahardika, Daniswara I.; Sanam, Melvi
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.757

Abstract

Sampah yang dihasilkan dari Bumi Perkemahan Desa Wisata Tinalah selama ini hanya dibakar atau ditimbun dan belum dilakukan daur ulang untuk pemanfaatan yang lain. Sampah buah tersebut selama ini hanya dibuang dan dibiarkan terurai dengan sendirinya. Kegiatan PkM (pengabdian kepada masyarakat) ini bertujuan memberikan pendampingan kepada masyarakat desa wisata dalam memanfaatkan olahan sampah buah. Proses olahan produk sampah buah diawali dengan mencuci buah, kemudian fermentasi. Setelah proses fermentasi selesai dilakukan penyaringan ampas sampah buah untuk memisahkan air hasil fermentasi. Ampas perasan sampah buah dapat digunakan sebagai kompos, sedangkan air fermentasi yang merupakan produk utama dari olahan sampah buah dijadikan jus ternak, pupuk organik cair, dan pengurai limbah. Kegiatan PkM ini banyak mendapat respon positif dari pengelola Desa Wisata Tinalah dan masyarakat penyangga desa wisata. Hal tersebut ditunjukkan dengan antusiasme peserta dalam interaksi ketika presentasi sedang berlangsung dan keaktifan peserta dalam praktik pembuatan olahan sampah buah. Keterlibatan langsung peserta membuat peserta mengingat lebih dalam proses yang dilakukan dalam membuat produk. Dalam jangka panjang, pengolahan sampah buah juga dapat dilaksanakan pada desa wisata yang lain.
Fasilitasi Pembentukan Unit Pengelola Sampah di Desa Wisata Tinalah Kabupaten Kulon Progo Sipayung, R J Indra; Heriadi, Heriadi; Morib, Margeritha Agustina; Ariyani, Ninik; Harianja, Jhonson A; Bangguna, David S V L; Zalukhu, Aisyah Christine; Gea, Jumas Rivalten Omieli; Dira, Yordi Permana Mahesa Ratu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 3 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i3.16775

Abstract

Pengelola sampah di Desa Wisata Tinalah Kabupaten Kulon Progo belum dikelola secara ramah lingkungan. Praktik pengelolaan sampah yang dilakukan selama ini yaitu dengan penimbunan dan atau langsung dibakar. Daur ulang dan guna ulang belum diterapkan dalam suatu sistem yang tertata. Kunjungan wisatawan dalam jumlah relatif besar di lahan perkemahan sering kali membuat pengelola kewalahan dalam mengatasi sampah yang ditimbulkan. Target luaran utama dari kegiatan PkM yaitu mengubah paradigma pengelolaan sampah secara linear menjadi sirkular dan cara pemilahan serta mengelola sampah dengan benar bagi masyarakat Desa Wisata Tinalah. Fasilitasi kegiatan PkM ini mendapat respon positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan antusiasme peserta dalam memberikan pertanyaan ketika dilaksanakan sosialisasi dan keaktifan peserta dalam praktik pengelolaan sampah yang dilakukan oleh tim fasilitasi. Pelaksanaan kegiatan fasilitasi pengelolaan sampah telah mengubah paradigma warga masyarakat pendukung desa wisata Desa Wisata Tianalah dari pengelolaan sampah secara linear menjadi pengelolaan sampah secara sirkular. Praktik pelatihan yang dilakukan menjadikan warga masyarakat mengetahui pengelolaan sampah secara benar, seperti menghitung timbulan sampah, densitas sampah, dan pemilahan sampah.
Redesain Tebal Perkerasan Lentur Jalan Bulog-UKRIM Heriadi Heriadi; Tri Em Jofit Bate’e; Yan Ester Ayub; Brilliant Martselino Tahapary; Januarius Sutrisno Lago
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i1.523

Abstract

Perkerasan merupakan struktur utama konstruksi jalan sehingga sistem konstruksinya dituntut harus mantap untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya. Tujuan penelitian ini mendesain ulang tebal perkerasan dengan menggunakan Metode Analisa Komponen SKBI-2.3.26. 1987. Ruas jalan yang dijadikan studi kasus adalah jalan Bulog-UKRIM dengan panjang segmen 1.900 m dan lebar 5 m. Umur layanan yang direncanakan adalah 10 dan 20 tahun dengan masing-masing pertumbuhan lalu lintas 3% dan 2,3% dan klasifikasi fungsional jalan adalah lokal. Hasil analisis tebal perkerasan masa layan 10 tahun dan 20 tahun adalah sama, tebal lapis permukaan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah 5 cm, lapis Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC) adalah 10 cm dan lapis Asphalt Concrete-Base (AC-Base) adalah 10 cm.
Penilaian Pavement Condition Index (PCI) Jalan Opak Raya Heriadi Heriadi; Klaudius Aristo; Izveztia Piccolo Proyustitia Missa
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 1 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v1i2.634

Abstract

Kondisi jalan yang baik mempengaruhi mobilitas masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi. Jalan yang terbebani oleh tingginya dan seringnya volume lalu lintas di atasnya dapat menurunkan kualitas jalan, baik dari segi struktural maupun fungsional. Ruas jalan yang dijadikan studi kasus dalam penelitian yaitu jalan Opak Raya yang merupakan alternatif bagi warga di Kecamatan Kalasan dan Prambanan dengan panjang segmen 2,5 km dan lebar 6 m. Tujuan penelian adalah mengetahui jenis dan menentukan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI). Hasil analisis menunjukkan terdapat empat jenis kerusakan, yaitu retak-retak (59%), tambalan (39%), amblas (1%) dan penurunan bahu jalan (1%).
Perbandingan Analisis Simpang Tak Bersinyal Selokan Mataram dan BDK Yogyakarta Menggunakan PKJI 2023 dan MKJI 1997 Heriadi Heriadi; Hendra Gunawan Laoli; Firdaus Hia
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 2 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v2i1.722

Abstract

PKJI 2023 merupakan pemutakhiran dari MKJI 1997 yang estimasinya sudah tidak akurat dikarenakan adanya perubahan dan perkembangan kondisi lalu lintas terkini. Tujuan penelitian membandingkan hasil analisis kapasitas dan kinerja simpang tak bersinyal menggunakan PKJI 2023 dan MKJI 1997 pada simpang Selokan Mataram dan simpang Kantor BDK Yogyakarta. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan kapasitas simpang Selokan Mataram menggunakan MKJI lebih besar dari PKJI dengan selisih 2,78%, tetapi simpang BDK Yogyakarta justru terbalik, PKJI lebih besar dari MKJI dengan selisih 1,11%. Derajat kejenuhan simpang berbanding terbalik dengan kapasitas simpang, Selokan Mataram dengan PKJI sedikit lebih besar dari MKJI dengan selisih 2,78% dan simpang BDK Yogyakarta dengan MKJI sedikit lebih besar dari PKJI. Tundaan simpang Selokan Mataram dan BDK Yogyakarta menggunakan PKJI lebih besar signifikan dari MKJI masing-masing dengan selisih 12,6% dan 16,25%. Peluang antrian simpang Selokan Mataram dan BDK Yogyakarta adalah sama.