Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KESENJANGAN TEKNIK BUDIDAYA TEMBAKAU DI NAGARI BARUAH GUNUNG KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT Nursamsi; Agustinus Mangunsong; Mamang Wahyudi; Muhammad Syahfitra; Novi Yulanda Sari; Friskia Hanatul Qolby
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.4691

Abstract

Masalah produktivitas menjadi masalah umum yang dialami petani tembakau di Nagari Baruah Gununang, Kecamatan Bukik Barisan Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Produktivitas tembakau berada di bawah produktivitas nasional yang disebabkan oleh teknik budidaya yang tidak sesuai dengan standar. Metode penelitian menggunakan analisis kesenjangan (gap analysis) bertujuan menilai kesenjangan antara teknik budidaya aktual yang dilakukan petani dengan standar budidaya yang seharusnya. Penilaian kesenjangan dengan bantuan check sheet berdasarkan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gap antara budidaya petani dengan standar sebesar 1,2 (30%) dengan tingkat kesesuaian 70%. Artinya Teknik budidaya yang dilakukan petani statusnya masih tergolong dalam kategori hampir sesuai dengan standar. Adapun tahapan budidaya yang kurang sesuai standar adalah penanaman; pemupukan; dan penyiangan, penyiraman dan penggemburan. Permasalahan yang menjadi penyebab tidak sesuai standar ini adalah jarak tanam yang rapat, ketiadaan penggunaan pupuk kandang dan dolomit, dosis dan jenis pupuk kimia yang tidak sesuai, dan penyiraman dan pengarian yang kurang.
Pengaruh Luas Lahan Kelapa Sawit Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Analisis Data Panel Nursamsi Nursamsi; Muhammad Syahfitra; Novi Yulanda Sari; Novfirman Novfirman; Muhammad Fathul Anwar; Hary Yanto Jailani; Fatma Saqdiah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4419

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 2019–2023.  Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel.  Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.
PENGARUH LUAS LAHAN KELAPA SAWIT TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL Nursamsi Nursamsi; Muhammad Syahfitra; Novi Yulanda Sari; Novfirman Novfirman; Muhammad Fathul Anwar; Hary Yanto Jailani; Fatma Saqdiah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4868

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the relationship between oil palm plantation area and the Human Development Index (HDI) in Indonesia using provincial panel data from 2019 to 2023. Data were analyzed using a panel data regression approach. The results of the Chow and Hausman tests show that the Fixed Effect Model (FEM) is the most appropriate, as it better captures inter-provincial differences. The estimation results indicate that the share of oil palm plantation area has a positive and significant effect on HDI at the 1 percent significance level, with a coefficient value of 0.7864. This finding implies that the development of the oil palm sector has contributed to improving community welfare through employment creation and regional economic growth. However, oil palm expansion should be carried out in a sustainable manner by considering social, environmental, and governance aspects to ensure that economic benefits are achieved without compromising natural resource sustainability. Keyword: Data Panel, Fix Effects Model, Humand Development Index, Oil Palm   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 2019–2023.  Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel.  Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam. Kata kunci: Data Panel,  Fiex Effects Model Sawit,  IPM