Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kesehatan Mental dalam Transisi Pandemic Covid-19 terhadap Pendidikan Jasmani Anak Usia Dini Khairunnisa Ulfadhilah; Salsabila Dwi Nurkhafifah
Elevasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat danĀ Inovasi Vol. 1 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/elevasi.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak kesehatan mental pada anak usia dini dalam konteks transisi pascapandemi COVID-19 di RA Miftahul Huda, terutama terhadap pendidikan jasmani. Metode naratif kualitatif diterapkan untuk menggali pengalaman subjek, melibatkan wawancara mendalam dengan orang tua, guru, dan anak-anak yang terlibat dalam program pendidikan jasmani. Temuan menunjukkan bahwa pandemi telah memicu tingkat kecemasan dan stres yang tinggi pada anak-anak, yang berdampak langsung pada partisipasi dan motivasi mereka dalam kegiatan jasmani. Anak-anak mengalami perubahan signifikan dalam rutinitas sosial dan fisik, yang berkontribusi pada penurunan minat mereka dalam olahraga dan aktivitas fisik. Beberapa orang tua melaporkan bahwa anak-anak menunjukkan perilaku menarik diri dan kurangnya kepercayaan diri, sedangkan guru mencatat kesulitan dalam mengimplementasikan program pendidikan jasmani yang efektif. Namun, ada juga aspek positif yang muncul, seperti peningkatan kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental dan fisik, di mana orang tua dan guru berkolaborasi lebih erat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan, pendidik, dan orang tua dalam merancang strategi intervensi yang lebih baik untuk mendukung kesehatan mental anak-anak demi pemulihan pendidikan jasmani di masa depan.
The Impact of Parenting on Children's Language Development Khairunnisa Ulfadhilah; Salsabila Dwi Nurkhafifah
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2024): May
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v2i1.97

Abstract

Fathers and mothers have a very important, even major role in children's growth and development, including early childhood language development, so various stimulations are needed for children to train children's language vocabulary. However, if the parenting style given to the child is not good, it results in language delays and even the child's vocabulary does not increase as the child gets older, then this is very important. Next, the author conducted research on similar things in order to add references for parents and then give children good and appropriate stimulation. The research site at RA Miftahul Huda carries out descriptive qualitative methods to explain the results of the research that has been carried out. Apart from that, to add to the research results, the author made observations with RA Miftahul Huda and then conducted interviews with school principals, teachers and parents who implemented appropriate or inappropriate parenting patterns in terms of providing stimulation for children's language development from an early age.
Dampak Toxic Parenting Terhadap Kesehatan Mental Anak Usia Dini Khairunnisa Ulfadhilah; Salsabila Dwi Nurkhafifah; Pudin Saripudin
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2025): May
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v3i1.192

Abstract

Penelitian ini membahas dampak pola asuh beracun (toxic parenting) terhadap kesehatan mental anak usia dini. Pola asuh beracun, yang meliputi perilaku seperti kekerasan verbal, kontrol berlebihan, dan sikap tidak konsisten, dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis anak. Metode dipakai riset yakni library research untuk mengeksplorasi pengalaman didikan yang mengakibatkan anak memiliki luka batin atas pengasuhan yang tidak tepat oleh ayah ibu. Selain itu, menunjukkan bahwa tumbuh dalam lingkungan pola asuh beracun cenderung mengalami masalah emosional, seperti kecemasan, depresi, dan rendah diri. Selain itu, ditemukan bahwa intervensi dini dan dukungan psikososial sangat penting untuk mengurangi dampak negatif tersebut. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pendidikan orang tua dan program intervensi untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak-anak