Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengalaman Pasien Gagal Jantung Kongestif Dalam Melaksanakan Perawatan Mandiri Anita Agustina; Yati Afiyanti; Bahrul Ilmi
Healthy-Mu Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : MBUnivPress

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/hmj.v1i1.910

Abstract

Penyakit Gagal jantug kongestif (CHF) merupakan salah satu penyumbang kematian terbesar didunia. Pengalaman pasien dengan CHF menunjukkan sikap yang beragam dalam melaksanakan perawatan mandiri (self care). Berbagai dampak muncul akibat penyakit yang diderita, mempengaruhi peran dalam kehidupan sehari- hari baik di lingkungan masyarakat, maupun keluarga. Pentingnya perawatan mandiri yang dilakukan oleh individu yang terdiagniosis merupakan faktor pendukung dalam proses pengobatan, Lingkungan sosial seperti keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting guna meningkatkan motivasi bagi klien selain informasi dari para pemberi layanaan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran serta mengungkapkan arti dari pengalaman Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif Dalam Melaksanakan Perawatan Mandiri (Self Care). Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 5 orang partisipan yang pernah dirawat minimal 2 kali dan melakukan kunjungan ulang dipoli klinik jantung Dirumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjamasin, pengambilan data dilakukan dikediaman partisipan masing-masing.Terdapat 4 Tema yang teridentifikasi dalam penelitian ini yaitu : (1). Melaksanakan Perawatan mandiri (2). Dukungan yang diperoleh (3). Harapan Pasien (4). Usaha Mendapatkan Bantuan pengobatan
Perilaku, Keyakinan Dan Hambatan Dalam Pengkajian Seksual: Studi Survei Yovan Imanuel; Yati Afiyanti; Yuliani Budiyarti
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5799

Abstract

Perilaku keyakinan, dan hambatan perawat dalam memberikan pelayanan pada pengkajian seksualitas dipengaruhi oleh tiga faktor yaitu faktor genetik atau faktor endogen yang terdiri dari jenis ras dan jenis kelamin; faktor eksogen atau faktor dari luar individu yang terdiri dari usia, pendidikan, sosial ekonomi, dan pekerjaan dan faktor lain yaitu pengetahuan, sarana prasarana dan sumber informasi. Tingginya kasus yang berkaitan dengan keperawatan seksual tersebut menjadi polemik tersendiri bagi sikap dan keyakinan perawat sebagai individu yang memiliki nafsu, akal dan pikiran. Namun terlepas hal tersebut, seorang perawat dikondisikan untuk tetap profesional dalam bekerja guna menghindari hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya kasus yang dianggap pelecehan, mal praktik hingga tindakan yang berkaitan dengan hukum. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis Perilaku, Keyakinan dan Hambatan dalam Pengkajian Seksual (Studi Kasus pada Perawat di Rumah Sakit Umum wilayah Kalimantan Tengah). Jenis penelitian deskriptif, rancangan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 514 orang, sampel menggunakan metode Sensus. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Sexuality Attitudes and Beliefs Survey (SABS). Analisis data menggunakan uji distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki perilaku yang kurang, keyakinan lemah dan hambatan yang besar dalam melakukan pengkajian seksual terhadap pasienKata Kunci: Keyakinan, Sikap, Perawat, Pengkajian Seksual.
Hubungan Kebutuhan Yang Belum Terpenuhi Dengan Kualitas Hidup Dan Faktor Yang Memengaruhinya Pada Pasien Kanker Serviks Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin Aditya chandra; Yati Afiyanti; Yustan Azidin
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.289

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks dianggap sebagai tantangan yang signifikan bagi perempuan, dengan potensi efek jangka panjang terhadap kehidupan dan psikologi pasien, bahkan setelah perawatan sehingga banyak yang dibutuhkan penderita kanker serviks untuk bertahan hidup. Pemahaman mengenai dampak kompleks kanker serviks dari berbagai aspek ini penting untuk pengembangan intervensi yang komprehensif guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengidentifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi dengan Kualitas Hidup dan mengidentifikasi faktor yang memengaruhinya pada pasien kanker serviks RSUD Ulin Rawat Jalan Banjarmasin. Metode: Rancangan menggunakan korelasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi semua pasien kanker serviks Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin. Metode sampel yang digunakan adalah Rumus Cochran dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling hingga didapatkan jumlah sampel 120 responden. Kebutuhan yang belum terpenuhi menggunakan kuesioner The CaSUN (Cancer Survivors Unmet Needs Survey) dan kualitas hidup menggunakan kuesioner EORTC QLQ C-30. Hasil: Hasil uji spearman’s rank menemukan adanya hubungan kebutuhan yang belum terpenuhi dengan kualitas hidup pasien kanker serviks Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin dengan nilai ρ-value kurang dari 0,05 yaitu sebesar 0,000. Hasil uji regresi berganda, faktor yang paling memengaruhi kualitas hidup pasien kanker serviks Rawat Jalan RSUD Ulin Banjarmasin adalah unmet needs Domain Perawatan Komprehensif dengan nilai OR 53.935. Sedangkan Jenis Terapi menjadi variabel perancu (counfounding) yang paling berpengaruh signifikan secara statistik terhadap kualitas hidup pasien kanker serviks dengan nilai OR 35.389.