Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS HUBUNGAN RELIGIUSITAS, POLA ASUH KELURGA, DAN TEMAN SEBAYA DENGAN STATUS PENYALAHAGUNAAN NAPZA PADA REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN PRAYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2019 iwan wahyudi; Toha Muahimin; Syamsul Anwar; Muhammad Amrullah
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2023): Desember
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i1.644

Abstract

Drug stands for Narcotics, Psychotropic, and other addictive substances. The aim of this study was to analyze the relationship between religiosity, parenting family and peers with drug abuse in adolescents in the Praya Timur District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province. The study conducted was descriptive correlation with cross sectional approach in 324 adolescents. Data analysis using bivariate analysis using Chi-square The results of religiosity analysis (p value = 0,000), family upbringing (p value = 0.004) and peers (p value = 0,000) were significantly associated with drug abuse status in adolescents with p value < 0.05. While gender (p value = 0.000), and age (p value = 0,004) are related to drug abuse status and are variable confounding. Education (p value = 0.731) and socio-economic (p value = 0.125) are not related to the misuse of drugs with a p value> 0.05. The results of this study have the greatest influence on the development of drug abuse in adolescents, namely religiosity with p value 0.000 with OR 6.243 Based on the results of this study, it is necessary to make efforts for community and government nurses to prevent an increase in drug abuse cases by taking into account aspects or factors that have a major influence on drug abuse.
TRANSFORMASI DIGITAL SEHAT: STRATEGI EDUKASI UNTUK MENGURANGI KECANDUAN SMARTPHONE DI MALUKU TENGGARA Muhammad Amrullah; Notesya Astri Amanupunnyo; Agnes Batmomolin; Lucky Herry Noya; Jonathan Kelabora; Maritje F. Papilaya; John D. Haluruk; Ivonne A.V Gasper; Rahel Metanfanuan; Yohanis Lefta
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.41854

Abstract

Fenomena kecanduan smartphone di kalangan remaja semakin meningkat dan berdampak negatif pada kesehatan fisik, psikologis, serta sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi remaja di Kecamatan Langgur, Maluku Tenggara, mengenai penggunaan smartphone yang sehat melalui program berbasis partisipatif dan interaktif. Metode yang digunakan meliputi survei awal, lokakarya edukatif, diskusi kelompok, serta strategi digital detox. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan rata-rata penggunaan smartphone dari 5 jam menjadi 3 jam per hari, serta peningkatan kesadaran remaja terhadap dampak negatif kecanduan smartphone. Keberhasilan program didukung oleh keterlibatan keluarga dan komunitas dalam memberikan alternatif kegiatan yang lebih produktif. Meskipun demikian, tantangan berupa resistensi awal peserta menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih personal dan dukungan jangka panjang. Program ini diharapkan dapat menjadi model dalam menangani kecanduan smartphone di kalangan remaja dan diterapkan di daerah lain.
SINERGI PLP DAN MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI KESEHATAN MELALUI SOSIALISASI ALKES LABORATORIUM Yohanis Buiswarin; Johanis Watson Lera; Muhammad Amrullah; John D. Haluruk; Erwin Wiksuarini; Iwan Wahyudi; Notesya AstriAmanupunnyo; Maritje F. Papilaya; Lucky H. Noya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42629

Abstract

Literasi kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia. Namun, keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan di daerah terpencil sering menjadi kendala. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan lansia melalui sosialisasi alat kesehatan laboratorium dan pemeriksaan kesehatan gratis di Ohoi Dunwahan, Maluku Tenggara. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan oleh Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) dan mahasiswa keperawatan, meliputi edukasi kesehatan, demonstrasi penggunaan alat kesehatan, serta pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol secara gratis. Evaluasi dilakukan melalui survei partisipasi, peningkatan pemahaman, dan kepuasan peserta. Dari 48 lansia yang berpartisipasi, 85% mengalami peningkatan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala, 90% peserta merasa puas dengan kegiatan ini, dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 60% memiliki tekanan darah tinggi, 40% mengalami kadar gula darah tinggi, dan 35% memiliki kadar kolesterol tinggi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan lansia dan memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan. Kolaborasi antara PLP dan mahasiswa keperawatan terbukti efektif dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Diperlukan program lanjutan untuk pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan serta edukasi yang lebih intensif mengenai pola hidup sehat.