Andifa Dwi Fani
Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Menumbuhkan Budaya Menabung Sejak Dini pada Anak Melalui Program Pembuatan Celengan di Pojok Literasi: Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Raksabaya-Ciamis Tazqia Ainul Qolbi; Andifa Dwi Fani; Asni Nuraeni; Ayi Yulianti Fadila; Alifa Irna Yasin; Rita Rosmiati
Khidmat Vol 2 No 2 (2022): Khidmat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Recently, the condition of literacy in Indonesia has decreased. This is due to the public's low interest in dealing with everything related to literacy. Based on the 2019 OJK survey, financial literacy in Indonesia is still in the low category at 38.3%. When compared with several other countries, the level of financial literacy in Indonesia is still far behind. The type of research used is participatory action research (PAR) using a qualitative approach. The data in this research is analytical and descriptive; the data was obtained through observation of the research subjects, namely children in Raksabaya village. With this program, all children have an understanding of the importance and the benefit of saving
Pemberdayaan dan Pemasaran Produk UMKM melalui Kegiatan Bazar di Desa Ciamaragas Kabupaten Ciamis Andifa Dwi Fani; Dede Husni Mubarok; Aiddatul Fitroh; Gea Lisdiani; Dika Hadisurya
Khidmat Vol 2 No 1 (2022): Khidmat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service article focuses on efforts to empower MSMEs in Cimaragas Village through bazaar activities. Cimaragas Village is one of the villages that has business potential that can be developed. In this area, there are various types of food processing industries to household goods processing industries. However, the majority of MSMEs have the biggest obstacle, namely in entrepreneurship, they still lack access to product marketing, so it is difficult in promoting their production goods. This research uses qualitative research methods with descriptive research types. The results of this service are an increase in product sales through the UMKM bazaar stall, better recognition of MSME products in Cimaragas village and the community can promote so that the market share becomes wider.
Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Melalui Pemberdayaan Taman Baca Masyarakat Di Desa Ancol, Kabupaten Tasikmalaya Rida Siti Hamidah; Jeni Nurpalah; Laila Diniyah; Muhammad Akbar Zidan; Naila Len Azizah; Andifa Dwi Fani
Khidmat Vol 5 No 1 (2025): Khidmat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca merupakan modal utama dalam kemajuan suatu negara dan generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, minat baca harus ditumbuhkan pada masyarakat. Taman Baca Masyarakat (TBM) merupakan tempat yang ideal sebagai wahana bermain, belajar dan pengembangan minat baca bagi masyarakat. Dalam mewujudkan masyarakat gemar belajar melalui gemar membaca dan pemberdayaan taman baca masyarakat melalui berbagai permainan tradisional yang dapat menarik minat anak-anak sekolah dasar agar mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari adanya taman bacaan masyarakat. TBM sangat penting bagi masyarakat di Desa Ancol, karena minimnya minat baca dari masyarakat khususnya anak-anak. Dengan adanya TBM mendorong orang tua dan anak-anak lebih minat dalam membaca supaya tumbuh kebiasaan dalam membaca juga dapat meningkatkan kualitas berpikir, mandiri, kreatifitas dan memiliki potensi untuk kemajuan bangsa di masa yang akan datang. Serangkaian penataan TBM misalnya menambah sarana prasarana, menambah banyak buku bagi anak-anak, dan pengorganisasian taman baca. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengundang anak-anak agar senantiasa gemar membaca dari buku-buku yang telah disediakan oleh TBM. Dan besar harapan dari adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN), TBM akan tetap aktif meski KKN sudah berakhir, semangat masyarakat pun terkhusus anak-anak setiap harinya semakin meningkat dalam belajar khususnya dalam hal membaca. Kesimpulan dari artikel ini yaitu melalui adanya TBM supaya masyarakat lebih minat membaca dan meningkatkan semangat dalam belajar siswa.
From Vision to Practice: Comparative Dynamics of Islamic Economics in Indonesia and Malaysia sumarni sumarni; Ahmad rezy meidina; Andifa Dwi Fani; Nissa Ayu Marliana; Ikhdan Gimas Shufyansyah
Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan Vol 12, No 2 (2025): October
Publisher : Faculty of Sharia (Islamic Law) at Fatmawati Sukarno State Islamic University Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mzn.v12i2.7685

Abstract

This paper aims to compare the development of Islamic economics in Indonesia and Malaysia, with emphasis on the banking sector as the core pillar. The study employs a descriptive-analytical method and a juridical-normative approach, analysing secondary data from official reports (OJK, Bank Negara Malaysia, IFSB), regulatory documents (Law No. 21/2008; Islamic Banking Act 1983; IFSA 2013), and peer-reviewed literature (2010–2023). Findings show that Indonesia’s Islamic banking assets grew by 13% in 2021, supported by digitalisation and market-driven strategies, though financial literacy remains low (below 40%). Malaysia, by contrast, records a 30% share of Islamic banking assets nationally and dominates the global sukuk market, strengthened by comprehensive regulation and the Shariah Advisory Council. The results imply that Indonesia must enhance literacy and financial inclusion, while Malaysia should innovate further to sustain its global leadership. This study contributes comparative insights for policymakers on aligning regulatory frameworks with maqāṣid al-sharīʿah and strengthening cross-border collaboration
Peningkatan Daya Saing UMKM Ibu Imas Melalui Sosialisasi Strategi Branding dan Digital Marketing Berbasis Media Sosial di Desa Mandalare Andifa Dwi Fani; Ai Nurul Walidah; Rendi Herdiana; Tintin Sri Agustin
Khidmat Vol 5 No 2 (2025): Khidmat
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam Ciamis-Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MSMEs are a vital pillar of the Indonesian economy, including in Mandalare Village. However, most MSMEs still face challenges in digital marketing and strengthening their brand identity. This issue is also experienced by Mrs. Imas, the owner of a traditional snack business in Taringgul Hamlet. This community service activity aims to improve the competitiveness of Mrs. Imas's MSME through socialization of branding strategies and social media-based digital marketing. The method used was Participatory Action Research (PAR), with a participatory approach through observation, interviews, mentoring, and training. The activity was conducted over a one-month period with four meetings. The results showed an increase in MSME understanding of the importance of brand identity and digital promotion. Dapur Snack Bu Imas successfully established a business logo, packaging labels, and nameplates as business identities. Furthermore, product promotions began to be implemented through social media platforms like WhatsApp, utilizing the digital menu designs she had created. Through this program, Mrs. Imas's MSME was able to build a basic brand and begin adapting to digital marketing, thus expanding its product reach and potentially increasing its competitiveness.