Magfira Urva
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sinjai: Peran Guru dan Tantangannya Magfira Urva; Jamaluddin; R. Nurhayati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.253

Abstract

Hadirnya pembelajaran berdiferensiasi menjadi jawaban dari kesenjangan belajar yang terjadi sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengakomodasi hal tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data dilakukan dengan; triangulasi sumber, teknik dan waktu. Subjek pada penelitian ini sebanyak 7 orang meliputi wakasek kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan guru dengan modifikasi kurikulum, bahan ajar bervariasi, materi yang selaras dengan gaya dan kebutuhan belajar, keaktifan, pertanyaan pemantik, assessment diagnostik, kebebasan berinovasi dan suasana kelas yang nyaman dan 2) Faktor pendukung berupa guru berkualitas, dukungan kepala sekolah, fasilitas, kolaborasi antara guru, orang tua dan peserta didik terjalin baik, dan lingkungan belajar sedangkan faktor penghambat meliputi waktu terbatas, psikologis, keterbatasan LCD, workshop berkelanjutan, jaringan internet, dan ketidakselarasan diferensiasi dengan keinginan peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi menjadi solusi dalam menyelaraskan kesenjangan dalam kegiatan pembelajaran yang memberikan dampak pada keberagaman yang dimiliki oleh setiap peserta didik karena guru menjadi pemeran utama tercapainya keberhasilan dalam pembelajaran.
Keterampilan Guru dalam Membuka dan Menutup Pembelajaran di SMP Negeri 7 Sinjai R. Nurhayati; Prima Mytra; Abu Darda; Magfira Urva; Rafiqa Sausan; Mirnawati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 1 No. 1 (2024) : Mei 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i1.242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru dan kendala yang dihadapi dalam membuka dan menutup pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara, lembar observasi dan lembar dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, display data dan verification serta menggunakan trianggulasi sumber. Subjek penelitian adalah guru PAI SMP Negeri 7 Sinjai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan guru SMPN 7 dalam membuka dan menutup pembelajaran telah dilaksanakan secara maksimal meskipun terdapat kendala waktu, titik fokus perhatian apalagi mata pelajaran dilaksankan setelah jam istirahat serta guru yang lupa menutup pembelajaran karena keasikan. Pentingnya keterampilan guru dalam kegiatan pembelajaran akan menjadi pondasi awal tercapainya tujuan pembelajaran serta terciptanya kesetaraan kemampuan antar siswa di dalam kelas.
Pendampingan Pembelajaran Dengan Menggunakan Model Teams Games Tournament (TGT) di SMPN 11 Sinjai Magfira Urva; Nurhayani; R.Nurhayati; Makmur Jaya Nur
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mosaic.v1i1.503

Abstract

Keaktifan belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Ada beberapa hal yang mempengaruhi siswa SMPN 11 Sinjai sehingga tidak aktif dalam proses pembelajaran yakni penggunaan model pembelajaran yang monoton, tidak menggunakan metode yang bervariasi, siswa yang mempunyai latar belakang dan kebutuhan belajar yang berbeda-beda, dan pembelajaran yang hanya berpusat pada pendidik saja. Sehingga tidak tercipta pemerataan hasil belajar yang maksimal. Oleh karena itu, sangat penting menggunakan model pembelajaran yang bervariasi seperti halnya Teams Games Tournament (TGT) yang termasuk dalam pembelajaran kooperatif yang menjadikan siswa sebagai tutor sebaya dalam memudahkan peningkatan kualitas belajar siswa. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam pengabdian ini diantaranya; 1) menambah wawasan dan terciptanya pembelajaran yang tidak monoton dan membangkitkan keaktifan belajar bagi siswa kelas VIII SMPN 11 Sinjai, 2) peserta diharapkan dapat lebih aktif untuk bertanya dan menjawab ataupun berargumen melalui diskusi kelompok. Metode yang digunakan ialah metode service learning dengan empat tahapan yakni; tahapan observasi, persiapan, tindakan, dan refleksi. Hasil menunjukkan bahwa setelah menerapkan model pembelajaran TGT siswa mulai aktif bertanya dan menjawab serta siswa dapat menjadi tutor bagi temannya dan mendapatkan hasil belajar yang sangat memuaskan.