Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Kesesuaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Pelaksanaan Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Jamaluddin; Hardianto Rahman; Suriyati; Makmur Jaya Nur; Yusniar
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 15 No 1 (2023): Volume 15 Nomor 1 Juni 2023
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v15i1.1981

Abstract

This study aims: 1) To determine the suitability of the application of lesson plans and lessons in PAI subjects in class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara; 2) Describe the applicability of lesson plans in the implementation of PAI thematic learning in class XI MIPA 1 students of SMA Negeri 1 North Sinjai. This research uses the Mix Method research method (a research method that combines quantitative and qualitative research which is carried out simultaneously at the same time). Data collection techniques, namely interviews and questionnaires (questionnaire). Data analysis has two stages, namely quantitative data analysis using simple statistical methods in the form of formulations of conformity of lesson plans with implementation of learning and analysis of qualitative data consisting of data reduction, presentation and graphing. conclusion Invest educators in planning, assembling and implementing lesson plans if the learning process reaches its goals. This is evidenced by the acquisition of a questionnaire worth 8.20 with very appropriate criteria. In addition, based on the interview material, it can be described that there is continuity between the Learning Implementation Plan and the implementation of learning, for example in preliminary assignments, core activities and final activities. For quantitative and qualitative data mutually reinforcing, the suitability of the lesson plan for carrying out the study of PAI subjects in class XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Sinjai Utara is very suitable.
PERAN GURU DALAM MENGATASI PROBLEMATIKA PENDIDIKAN ISLAM DI SMP 5 SINJAI Suriyati suriyati; Jamaluddin Jamaluddin; Muh. Judrah; Agustina Agustina; Wahdania Wahdania
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2023): Volume 04 Nomor 01 September 2023
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ilmi.v4i1.2018

Abstract

Artikel ini bertujuan memahami serta mengetahui bagaimana peran guru dalam mencegah terjadinya permasalahan pada pendidikan Islam. Penelitian yang dilaksanakan ini bertempat di suatu sekolah yang ada di kabupaten Sinjai yakni SMP 5 Sinjai. Adapun metode penelitian yang diterapkan yaitu metode kualitatif. Sehingga pada penelitian ini melaksanakan penelitian lapangan. Artinya, dilaksanakan dengan mencari maupun mengumpulkan informasi secara langsung melalui beberapa data yang diterima. Bahkan proses pengumpulan informasi dalam penelitian memanfaatkan sebuah metode observasi maupun metode wawancara. Selain itu, peneliti juga menganalisis artikel-artikel ilmiah untuk dijadikan sebagai referensi yang bisa mendukung hasil penelitian. Setiap artikel maupun jurnal yang di citasi dapat berasal dari Mendeley ataupun Google Scholar. Untuk hasil dari penelitian mengenai peran guru untuk bisa mengatasi problematika pendidikan Islam, dengan melalui proses wawancara dan observasi maka peneliti dapat memahami bahwa peran guru sangat penting dan sangat mudah apabila kita bisa mengaplikasikan pendidikan Islam lebih baik serta terarah. Maka dari itu, guru seharusnya bisa mengembangkan kemampuannya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran serta memberikan pengajaran yang kreatif dan menarik sehingga siswa bisa memahami setiap pembelajaran yang diterapkan oleh pendidik. Bahkan diharapkan bisa membuat pendidikan Islam kembali kepada kodratnya dengan tidak menghilangkan aspek penting lainnya supaya bisa meningkatkan pendidikan.
Efektivitas Penggunaan Flashcard dalam Pengajaran Kosakata Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rizky Ainun Sulfianti; Sitti Aminah; Jamaluddin Jamaluddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.203

Abstract

Penguasaan kosakata merupakan aspek paling dasar yang perlu dikuasai dalam pembelajaran Bahasa Inggris, namun pada kenyataanya penguasaan kosakata pada siswa sekolah dasar masih sangat minim. Penelitian ini dilakukan di kelas V Sekolah Dasar dengan tujuan untuk mengevaluasi efektivitas media Flashcard dalam pengajaran kosakata bahasa Inggris kepada siswa. Penelitian ini mengadopsi desain kuantitatif dengan metode pre-eksperimental yang berfokus pada perbandingan hasil belajar sebelum dan sesudah penerapan Flashcards. Dengan metode pengumpulan data berupa observasi serta penilaian pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini terdiri dari 15 siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Flashcard efektif dalam meningkatkan indikator efektivitas pembelajaran. Flashcard terbukti berhasil menciptakan lingkungan belajar yang sangat termotivasi dan partisipatif, di mana siswa menunjukkan perhatian penuh dan interaksi aktif (aktivitas yang tinggi). Secara kuantitatif, efektivitas ini tercermin pada peningkatan signifikan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata siswa sebelum perlakuan adalah 64,00, dan setelah menggunakan Flashcard nilai tersebut meningkat tajam menjadi 86,60. Peningkatan hasil ini didukung oleh data uji statistik yang menunjukkan bahwa data akhir berada dalam kategori normal dan homogen (prasyarat statistik).
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Sinjai: Peran Guru dan Tantangannya Magfira Urva; Jamaluddin; R. Nurhayati
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v2i1.253

Abstract

Hadirnya pembelajaran berdiferensiasi menjadi jawaban dari kesenjangan belajar yang terjadi sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang mampu mengakomodasi hal tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan keabsahan data dilakukan dengan; triangulasi sumber, teknik dan waktu. Subjek pada penelitian ini sebanyak 7 orang meliputi wakasek kurikulum, guru PAI, dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Peran guru dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dilakukan guru dengan modifikasi kurikulum, bahan ajar bervariasi, materi yang selaras dengan gaya dan kebutuhan belajar, keaktifan, pertanyaan pemantik, assessment diagnostik, kebebasan berinovasi dan suasana kelas yang nyaman dan 2) Faktor pendukung berupa guru berkualitas, dukungan kepala sekolah, fasilitas, kolaborasi antara guru, orang tua dan peserta didik terjalin baik, dan lingkungan belajar sedangkan faktor penghambat meliputi waktu terbatas, psikologis, keterbatasan LCD, workshop berkelanjutan, jaringan internet, dan ketidakselarasan diferensiasi dengan keinginan peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi menjadi solusi dalam menyelaraskan kesenjangan dalam kegiatan pembelajaran yang memberikan dampak pada keberagaman yang dimiliki oleh setiap peserta didik karena guru menjadi pemeran utama tercapainya keberhasilan dalam pembelajaran.
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD Negeri 3 Balangnipa Andi Besse Rizka Amalyah; Hasmiati; Nurhasanah; Jamaluddin
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol 1. No.2 (2024) : November 2024
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/pedagogy.v1i2.249

Abstract

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau biasa disingkat dengan P5 merupakan upaya untuk mendorong mutu pendidikan di Indonesia yang menitik beratkan pada karakter peserta didik. Kegiatan ini dilakukan melalui kokurikuler atau aktivitas berbasis proyek di luar jam pelajaran untuk memperkuat kompetensi dan karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini difokuskan pada implementasi P5 dalam mengembangkan karakter kreatif siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah dan guru di SD Negeri 3 Balangnipa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di SD Negeri 3 Balangnipa meliputi beberapa tahap, yaitu: a) membentuk tim fasilitator, b) mengidentifikasi kesiapan satuan pendidikan, c) merancang dimensi, tema, dan alokasi waktu untuk proyek, d) menyusun modul proyek, dan e) merancang strategi pelaporan hasil (2) Adapun selama tahap pelaksanaan, beberapa kegiatan dilakukan untuk mengembangkan dimensi kreatif siswa, seperti permainan dan olahraga, seni tari, kegiatan proyek, serta pameran karya. Kegiatan-kegiatan tersebut membantu mengembangkan kreativitas siswa, yang ditandai dengan kemampuan mereka menghasilkan ide orisinal, karya dan tindakan yang unik, serta fleksibilitas dalam mencari solusi alternatif untuk masalah.
Pendampingan Tahsin dan Tadabbur Al-Qur’an melalui QS. Luqman Ayat (12–19) pada Mahasiswa PAI Semester IV Suriyati Suriyati; Suriati Suriati; Jamaluddin Jamaluddin; Rahmatullah Rahmatullah; Aulia Ananda; Kurniawati Kurniawati
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v5i1.4393

Abstract

This Community Service Program (PKM) was initiated due to the fact that some students of the Islamic Education Study Program (PAI) were not yet optimal in reciting the Qur’an in accordance with the rules of tajwid and had limited understanding of the educational values contained within it. Therefore, this program aimed to improve the students’ tahsin (Qur’anic recitation improvement) skills and their understanding of tadabbur (Qur’anic reflection) through mentoring on Surah Luqman verses 12–19. The method applied was participatory mentoring conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation, using observation, and documentation as data collection techniques. The results of the program indicated an improvement in the quality of students’ Qur’anic recitation in terms of makhārijul huruf (proper articulation of letters), application of tajwid rules, and fluency in reciting the Qur’an in a tartil manner. In addition, students were able to identify and comprehend the Islamic educational values contained in Surah Luqman verses 12–19, such as the values of monotheism (tauhid), gratitude, filial piety, awareness of Allah’s supervision, the obligation to establish prayer, enjoining good and forbidding evil, patience, and social ethics. The integration of tahsin and tadabbur in this program provided a comprehensive and applicable learning experience in shaping the religious character of students as prospective Islamic educators
Penerapan Teori Humanistik Dalam Mengoptimalkan Gaya Belajar Siswa Di Kelas 8B MTSN 1 Sinjai Suriyati Suriyati; Rahmatullah Rahmatullah; Jamaluddin Jamaluddin; Mustamir Mustamir; Mustaina Mustaina; Mayangiani Mayangiani
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 17 No 2 (2025): Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v17i2.4168

Abstract

This study aims to describe the application of humanistic theory in optimizing student learning styles at MTsN 1 Sinjai. The method used in this study is descriptive, with data collection techniques including in-depth interviews and documentation of teachers and students. The results of this study indicate that the application of a humanistic theory approach can optimize learning motivation, self-confidence, active participation, and the effectiveness of diverse student learning styles, such as visual, auditory, and kinesthetic. Teachers act as facilitators who understand students' emotional needs and learning styles. Problem-based learning strategies and hands-on practices such as public speaking have been proven to create a comfortable and supportive learning atmosphere. However, challenges such as gadget misuse are obstacles that need to be managed through collaboration between teachers and parents. A supportive learning environment, freedom of self-expression, and recognition of diverse learning styles are key factors in the successful implementation of this approach. Therefore, the application of humanistic theory is recommended as an alternative approach in creating humanistic, adaptive, and meaningful learning in the school environment.
Upaya Guru PAI dalam Membina Akhlak Siswa untuk Mencegah Perilaku Bullyng di Sekolah Dasar Suriyati Suriyati; Makmur Jaya Nur; Jamaluddin Jamaluddin; Jumrika Jumrika; Rini Zahrah Ramadani
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 5 No 1 (2026): Jurnal J-SES Vol 5 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v5i1.30640

Abstract

This study aims to understand the character and behavior of students, identify forms of bullying, and examine moral development efforts to prevent bullying through Islamic Religious Education (PAI) learning at SDN 257 Gattareng. This study is a qualitative study with the primary data collection technique being interviews. The subjects were PAI teachers who were directly involved in the student character development process. The research findings indicate that overall, the students' character and behavior are good, although there are still relatively mild bullying behaviors, such as teasing, using inappropriate nicknames, and ostracizing peers. Several factors that trigger bullying include a lack of parental attention, the impact of the social environment, and students' emotional instability. Efforts to prevent bullying are carried out through advice, role models from teachers, the integration of moral values ​​into PAI learning, and the implementation of religious activities at school. In addition, collaboration between teachers, the school institution, and parents is very important in building students' character so that they respect each other. With consistent moral development, it is hoped that a safe, comfortable, and bullying-free school atmosphere will be created