Suatu proyek konstruksi jika tidak dikelola dengan baik maka dapat memproduksi limbah dan energi dalam jumlah yang besar .Oleh karena itu diperlukannya suatu pengelolaan proyek konstruksi yang berbasis lingkungan yaitu Green construction. Pembangunan Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura merupakan pembangunan yang berupaya merencanakan green construction sebagai proses untuk mewujudkan green building. Maka dari itu perlu adanya penelitian untuk mengidentifikasi green construction pada perencanaan pembangunan gedung tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengidentifikasi indikator green construction dengan menggunakan data indikator green construction dari Dr. Wulfram I. Ervianto. Dari hasil penelitian ini didapat Aspek Tepat Guna Lahan mencapai 86,3%. Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan proyek mencapai 69,4%, Aspek Manajemen lingkungan bangunan mencapai 33,3%, Aspek Sumber dan Siklus Material mencapai 73,3%, Aspek konservasi dan efisiensi energi mencapai 25% dan Aspek konservasi air mencapai 30%. Dilihat dari indikator terpenuhi yaitu mencapai lebih dari 50%, sehingga Aspek yang memenuhi kriteria green construction pada gedung perpustakaan pusat yaitu pada Aspek Tepat Guna Lahan, Aspek Kesehatan dan Kenyamanan di lingkungan Proyek dan Aspek Sumber dan Siklus Material. Oleh karena itu dari identifikasi didapat total pencapaian indikator green construction pada pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Tanjungpura yaitu sebesar 53,52%.Kata Kunci : Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura, green construction, identifikasi, perencanaanABSTRACT