Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Intervensi Orang Tua Terhadap Pemilihan Jurusan Mahasiswa: Penyimpangan L'existence Précède L'essence Sartre dan Merdeka Belajar Ki Hajar Dewantara Andi Audia Faiza Nazli Irfan; Nur Haidah Soulisa; Tenri Zahrah; Fadhilah Nur Tsuraya; AB Takko Bandung; St. Nursa'adah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v4i3.809

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat dan dampak intervensi orang tua terhadap pemilihan jurusan anak sebagai mahasiswa. Riset ini merupakan jenis riset kuantitatif untuk mengetahui tingkat dan dampak intervensi berbentuk angka. Riset ini menggunakan metode survei kuesioner skala Guttman di autobase X @collegemenfess. Selain teknik penyampelan data purposive sampling, Slovin’s sampling juga digunakan untuk menentukan sampelnya (93). Kemudian, analisis deskriptif dilakukan dengan cara menginterpretasi data angka yang ada. Hasil yang didapatkan adalah 87 mahasiswa disarankan jurusan oleh orang tuanya, 44 mahasiswa ditekankan jurusan oleh orang tuanya, 74 mahasiswa merasa bertanggung jawab besar terhadap pilihan jurusan tersebut, dan 47 mahasiswa merasa kuliah terasa berat. Jadi, pada 2023, masih ada mahasiswa yang jurusannya berdasarkan pilihan orang tua.
Model Welenrengnge: Penguatan Karakter Maritim Siswa SMAN 3 Sidenreng Rappang AB Takko Bandung; St. Nursa'adah; Andi Meirling; Muh. Sunre; Ismail Basri; Naura Anggita Syahrani; Shanti Shanti; Muh. Rizal
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.479

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan dan memperkuat karakter maritim pada siswa SMA Negeri 3 Sidenreng Rappang melalui penerapan Model Welenrengnge. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di lingkungan sekolah dan di Puncak Bila, guna memberikan konteks belajar yang berbeda dan memperkaya pengalaman peserta. Kegiatan dirancang dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi kelompok, presentasi nilai karakter, praktik ibadah berjamaah, dan permainan edukatif yang merepresentasikan nilai-nilai karakter MARITIM, seperti manusiawi, arif, religius, inovatif, tangguh integritas, dan mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi Model Welenrengnge efektif dalam meningkatkan keaktifan, kepercayaan diri, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Nilai-nilai karakter MARITIM tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga diinternalisasi melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan bermakna. Pihak sekolah memberikan respons positif dan mendorong keberlanjutan program ini sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter. Dengan demikian, Model Welenrengnge terbukti sebagai pendekatan yang relevan dalam pengembangan karakter MARITIM di kalangan pelajar.