Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Personal Hygiene dan Pemeriksaan Kesehatan pada Pembudidaya Rumput Laut di Lingkungan Pattitangngang Kabupaten Takalar Nurul Mawaddah Syafitri; M. Anas
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep personal hygiene dalam kehidupan sehari-hari merupakan hal yang sangat penting dan harus diterapkan dengan baik, karena seseorang yang menerapkan konsep personal hygiene dengan baik dan benar akan sangat mempengaruhi kondisi kesehatan diri sendiri. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait personal hygiene kepada pembudidaya rumput laut di Kelurahan Pattitangngang, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar. Penyuluhan ini dilakukan di Lingkungan Pattitangngang, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar yang dihadiri sebanyak 29 orang dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Selain itu, pada pengabdian ini pula dilakukan pemeriksaan kesehatan yakni pengukuran gula darah. Berdasarkan hasil dari kegiatan ini dapat disimpulkan secara deskriptif bahwa output dari kegiatan ini ialah bertambahnya pengetahuan masyarakat terkait terkait pentingnya menjaga personal hygiene bagi pembudidaya rumput laut untuk menghindari risiko pekerjaan yang mereka lakukan seperti penyakit akibat kerja dari pekerjaan tersebut. Adapun respon masyarakat terhadap pelaksanaan penyuluhan ini sangat antusias. Melihat keaktiktifan beberapa peserta penyuluhan yang bertanya saat pemaparan materi. Selain itu, hasil pemeriksaan gula darah ditemukan terdapat masyarakat yang mengalami prediabetes sebanyak 7 orang.
Interaction of Hot Work Climate on Physiological Responses of Apron Employees at Sultan Hasanuddin Airport, Makassar Nurul Mawaddah Syafitri; Yulianah Rahmadani; Jumhur Salam; M. Anas
Health Safety Environment Vol 4 No 2 (2025): Health Safety Environment Journal (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The apron area of an airport is a high-heat work environment that poses significant physiological stress to workers. Excessive heat exposure can lead to heat strain and health risks. This study aimed to analyze the interaction between hot work climate and physiological responses among apron employees at Sultan Hasanuddin Airport, Makassar. Methods: This was a cross-sectional study with an analytic-descriptive approach involving 67 purposively selected respondents from PT. Gapura Angkasa. The independent variable was the hot work climate measured by WBGT index (ISBB), and the dependent variables were heart rate and oxygen saturation before and after work. Data were analyzed using paired samples t-test with a significance level of p < 0.05. Results: The average WBGT value was 29.9°C, exceeding the recommended threshold. A significant increase in heart rate (p = 0.000) and a significant decrease in oxygen saturation (p = 0.000) were found after work. Most workers had long working hours (>40 hours/week) and long tenure, increasing their heat exposure risk. Conclusion: Hot work climate significantly affects the physiological responses of apron workers, as indicated by increased heart rate and decreased oxygen saturation. Risk control and regular physiological monitoring are essential to safeguard workers’ health and safety.