Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Sebagai Produk Olahan Minuman Ramah Anak di MI Bilingual Al-Ikhlas Isna Nurul Inayati; Melani Albar; Ana Nurwakhidah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 3 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i3.5036

Abstract

The interest of the younger generation, especially elementary/MI age children, in consuming processed TOGA (Jamu) drinks is considered to be still very minimal. Children tend to think that herbal medicine is synonymous with a bitter taste and seems old-fashioned, so they are reluctant to consume it. For this reason, it is necessary to hold an educational process related to the use of TOGA to increase students' understanding of TOGA processed variants and increase the awareness of parents in using TOGA. The approaches and methods used in implementing this community service program are Appreciative Inquiry and Working Out Loud. The Appreciative Inquiry approach is used as an initial assessment in the field, while the Working Out Loud approach is education on the use of Toga as a processed child-friendly drink product at Mi Bilingual Al-Ikhlas. After the process has been carried out, the conclusions that can be drawn are 1) MI Bilingual Al-Ikhlas students have understood the types and functions of TOGA well. 2) The majority of MI Bilingual Al-Ikhlas students are interested and are no longer afraid of drinking JAMU because the preparation is comfortable to consume and has a positive impact on health
Pendampingan Pembelajaran Hidroponik untuk Penguatan Life Skill dan Kemandirian Siswa ABK Nanik Ulfa; Melani Albar; Anggraeni Hadi Pratiwi; Isna Nurul Inayati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 1 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i1.8436

Abstract

Program pendampingan pembelajaran hidroponik ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mengembangkan keterampilan hidup (life skill) dan kemandirian siswa berkebutuhan khusus (ABK) di SLB BC Kepanjen. Kegiatan hidroponik diterapkan sebagai media belajar yang mudah dipahami dan mampu mendorong keterlibatan aktif siswa. Pelaksanaan program dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan keterampilan, pendampingan kegiatan harian, monitoring dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Secara kuantifikasi terjadi peningkatan 19,6% pada aspek pengetahuan dan 48,4% pada aspek keterampilan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan kemampuan siswa dalam merawat tanaman, mengikuti instruksi bertahap, menunjukkan tanggung jawab terhadap tugas, serta mulai terbentuknya sikap mandiri dalam pelaksanaan kegiatan. Selain itu, keterlibatan guru sebagai pendamping utama berperan penting dalam memastikan proses belajar berjalan adaptif sesuai kebutuhan siswa. Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan vokasional siswa, tetapi juga mendukung terbangunnya budaya ketahanan pangan berbasis sekolah. Dengan adanya rencana keberlanjutan, kegiatan hidroponik berpotensi menjadi bagian dari pembelajaran rutin yang memberdayakan dan inklusif bagi siswa ABK.