Ery Susiany Retnoningtyas
Program Studi Magister Teknik Kimia, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PRODUK APLIKATIF BERBASIS KIMIA UNTUK ANAK-ANAK PANTI ASUHAN DI SURABAYA Nathania Puspitasari; Ery Susiany Retnoningtyas; Chintya Gunarto; Sandy Budi Hartono; Wenny Irawaty; Shella Permatasari Santoso; Jindrayani Nyoo Putro; Christian Julius Wijaya; Octaviani Harianto; Maria Rosario Widharka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33883

Abstract

Abstrak: Panti asuhan adalah sebuah lembaga yang dikhususkan untuk mengasuh anak-anak yang telah kehilangan keluarga dan menghadapi tantangan dalam hidup mandiri karena kurangnya kasih sayang yang konsisten dan persiapan yang tidak memadai untuk masa dewasa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pengembangan softskill dan hardskill melalui pelatihan pembuatan produk berbasis kimia kepada anak-anak panti asuhan sebagai generasi penerus bangsa. Peserta kegiatan mencangkup anak-anak berusia 10-16 tahun dengan jumlah 30 anak. Metode pelaksanaan meliputi perencanaan, pelatihan, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan pertama yaitu perencanaan yang berisi persiapan dan sosialisasi kegiatan pengabdian kepada perwakilan panti asuhan di Surabaya, kegiatan kedua yaitu pelatihan pembuatan produk popping boba bersama anak-anak panti asuhan, kegiatan ketiga adalah refleksi dengan mendiskusikan hasil percobaan anak-anak serta evaluasi berupa pembagian kuesioner kepada peserta mengenai program pelatihan ini sehingga dapat dipakai untuk peningkatan kinerja pada kegiatan yang akan datang. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada rata-rata nilai post-test sebesar 72,45% dibandingkan nilai pre-test. Hal ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis praktek mampu meningkatkan pemahaman peserta secara signifikan. Diharapkan anak-anak panti asuhan yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ini memperoleh motivasi, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengaplikasikan ilmu kimia sehingga dapat bermanfaat untuk masa mendatang.Abstract: An orphanage is institution dedicated to caring for children who have lost their families and face challenges in living independently due to a lack of consistent love and inadequate preparation for adulthood. The purpose of this community service activity is to develop softskills and hardskills through chemical-based products training for the orphanage children, who will become the nation's future generation. Participants include children aged 10-16 years with a total of 30 children. The implementation method includes planning, training, reflection, and evaluation. The first activity was planning which contains preparation and socialization of community service activities to representatives of orphanages in Surabaya, the second activity was training in making popping boba products with orphanage children, the third activity was reflection by discussing the results of the children's experiments and evaluation by distributing questionnaires to participants. Based on the results, there was a significant increase in the average post-test score of 72.45% compared to the pre-test score. This indicates that practice-based learning can significantly improve participants' understanding. It is hoped that orphanage children who have participated in this training activity will gain motivation, knowledge, and skills in applying chemistry so that it can be useful for the future.
PELATIHAN PEMBUATAN KERTAS SENI BERBASIS LIMBAH ECENG GONDOK, TONGKOL JAGUNG, DAN SABUT KELAPA UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI SURABAYA Nathania Puspitasari; Ery Susiany Retnoningtyas; Chintya Gunarto; Sandy Budi Hartono; Wenny Irawaty; Maria Yuliana; Shella Permatasari Santoso; Jindrayani Nyoo Putro; Patrecia Altha Sarin; Anastasia Dirosuseno
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.41249

Abstract

Abstrak: Program Studi Teknik Kimia di universitas swasta Surabaya telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan kertas seni ramah lingkungan berbasis limbah bagi siswa-siswi SMA di Surabaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan siswa dalam mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, mengingat tingginya volume limbah kertas di lingkungan sekolah. Kertas bekas dicampurkan dengan pulp non-kayu dari limbah eceng gondok, tongkol jagung, dan sabut kelapa, serta pewarna alami seperti kunyit, buah naga, dan daun suji untuk menghasilkan kertas seni berkualitas. Kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan partisipatif yang mencakup tahap perencanaan, pelatihan pembuatan produk, dan evaluasi. Tingkat pemahaman dan manfaat kegiatan bagi peserta dievaluasi menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan kuesioner. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Februari hingga Mei 2025 dengan 23 siswa peserta. Hasil kuesioner menunjukkan 91,3% peserta memahami materi pengolahan limbah dan 100% peserta merasakan manfaat besar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata nilai post-test sebesar 60,1% dibandingkan pre-test, dengan 82,6% siswa memperoleh nilai di atas 90, yang menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu meningkatkan pemahaman peserta terhadap penerapan ilmu kimia dalam pengolahan limbah.Abstract: The Chemical Engineering Study Program at a private university in Surabaya has conducted a training program on producing eco-friendly art paper from waste for high school students in Surabaya. This activity aimed to broaden students' understanding of waste processing while enhancing their skills in transforming waste into value-added products. Used paper was combined with non-wood pulp derived from water hyacinth, corncob, and coconut fiber waste, along with natural dyes such as turmeric, dragon fruit, and suji leaves, to produce higher-quality art paper. The activity was conducted using a participatory training method comprising the stages of planning, product-making training, and evaluation, held from February to May 2025 with 23 student participants. Questionnaire results showed that 91.3% of participants understood the waste-processing material, and 100% reported substantial benefits. Evaluation results showed a significant 60.1% increase in average post-test scores compared to pre-test scores, with 82.6% of students scoring above 90. These findings indicate that practice-based learning significantly enhances participants' understanding of applied chemistry in waste processing.