Rianti Nurpalah
Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MONITORING KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA MASYARAKAT Rianti Nurpalah; Meti Kusmiati; Meri Meri; Hendro Kasmanto; Dina Ferdiani; Anisa Nurhasanah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.19368

Abstract

Abstrak: Penyakit degeneratif atau dikenal dengan penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan masyarakat karena tingginya angka kesakitan dan kematian secara global. Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang disebabkan oleh gangguan metabolisme kronis dengan berbagai sebab dan ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Kesadaran masyarakat mengenai pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penyakit degeneratif masih sangat terbatas. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memantau kadar gula darah di masyarakat dengan tujuan mencegah penyakit diabetes. Pemeriksaan gula darah dilakukan terhadap 233 orang di wilayah kerja Puskesmas Mangkubumi dan Purbaratu Kota Tasikmalaya dengan menggunakan alat pengukur glukosa darah. Hasil tes gula darah normal pada 82%, meningkat pada 16% dan hipoglikemik pada 2%. Kegiatan ini membantu memantau kadar gula darah masyarakat sehingga dengan cepat mengetahui status kesehatan setiap orang dan menjadi sumber data bagi puskesmas tentang status kesehatan masyarakat di wilayah kerja Anda.Abstract: Degenerative diseases or also called Non-Communicable Diseases (NCDs) are a public health problem because of their high morbidity and mortality rates globally. Diabetes Mellitus (DM) is a NCD caused by chronic metabolic disorders with various causes and is characterized by high levels of sugar in the blood. Public awareness in carrying out health checks, in an effort to prevent degenerative diseases, is still very lacking, therefore this community service aims to monitor blood sugar levels in the community as an effort to prevent DM. Blood sugar checks were carried out on 233 people in the working area of the Mangkubumi and Purbaratu Health Centers in Tasikmalaya City using a glucometer. The results of the blood sugar examination were found to be 82% normal, 16% high and 2% low blood sugar. This activity can monitor people's blood sugar levels, so that they can know each other's health conditions early and serve as a source of data for community health centers regarding the health conditions of people in their work areas.
PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU SEBAGAI SKRINING PENYAKIT DIABETES PADA MASYARAKAT Rianti Nurpalah; Yayah Syafariah; Khusnul Khusnul; Tanendri Arrizqiyani; Rudy Hidana; Rochmanah Suhartati; Yane Liswanti; Irma Nur Afiah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i3.28578

Abstract

Abstrak: Peningkatan kadar gula darah merupakan suatu kondisi yang dialami oleh penderita diabetes melitus, hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan insulin secara efektif. Pada tahun 2023 penderita diabetes di Kota Tasikmalaya mencapai 11 ribu jiwa lebih, dan belum semua mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan standar. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk membantu memonitor diabetes pada masyarakat dengan melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu sebagai skrening penyakit DM. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan SDN Mancogeh dalam kegiatan pemeriksaan glukosa darah yang dilakukan pada sejumlah 37 orang tua siswa di SDN tersebut. Pemeriksaan penyaring ini dilakukan dalam upaya deteksi sedini mungkin adanya penderita diabetes, agar dapat segera memperoleh pelayanan yang sesuai standar apabila ternyata diketahui mempunyai nilai glukosa darah yang tinggi. Hasil pemeriksaan didapat sebanyak 81 % normal dan sebanyak 19 % glukosa darahnya tinggi, hasil pemeriksaan ini dapat dijadikan sebagai data untuk puskesmas dalam rangka meningkatkan pelayanan pada masyarakat di wilayah puskesmas yang bersangkuan.Abstract: Increased blood sugar levels are a condition experienced by people with diabetes mellitus, this occurs because the body cannot produce or use insulin effectively. In 2023, diabetes sufferers in Tasikmalaya City will reach more than 11 thousand people, and not all of them have received health services that meet standards. This community service is carried out with the aim of helping to monitor diabetes in the community by conducting random blood glucose tests as a screening for DM. This activity was carried out in collaboration with SDN Mancogeh in a blood glucose examination activity carried out on 37 parents of students at the SDN. This screening examination was carried out in an effort to detect diabetes sufferers as early as possible, so that they can immediately obtain standard services if they are found to have high blood glucose levels. The results of the examination were 81% normal and 19% high blood glucose, the results of this examination can be used as data for health centers in order to improve services to the community in the health center area concerned.