Abstract. Free radicals come from molecules that are unstable due to unpaired electrons. Antioxidants to stabilize free radicals is one of the methods using antioxidants that are able to donate electrons. One example of natural materials that can be used as antioxidants is mangosteen rind (Garcinia Mangostan L.) which contains xanthone compounds that act as antioxidants. The large particle size makes the preparation difficult to penetrate, so to increase the penetration ability and effectiveness of antioxidants, formulation in the form of nanogels is carried out. For this reason, this study aims to determine how the nanogel formula of alginate dialdehyde-based mangosteen peel extract and how it is characterized based on organoleptic test, homogentity test, and % Transmittance test. Nanogel preparations in each formula have the same characteristics, namely clear and transparent and have good homogeneity, good transmittance values are produced in formula F2 with a % transmittance value of 94.2 ± 1.2 and F3 with a % transmittance value of 93.7 ± 1.5. Abstrak. Radikal bebas berasal dari molekul yang tidak stabil akibat elektron yang tidak berpasangan. Antioksidan untuk menstabilkan radikal bebas salah satu metodenya menggunakan antioksidan yang mampu menyumbangkan elektron. Salah satu contoh contoh bahan alam yang dapat digunakan sebagai antioksidan adalah kulit manggis manggis (Garcinia Mangostan L.) yang mengandung senyawa xanton berperan sebagai antioksidan. Dalam ukuran partikel yang besar membuat sediaan sulut unutk berpenetrasi, maka untuk meningkatkan kemampuan penetrasi dan efektivitas antioksidan dilakukan formulasi dalam bentuk nanogel. Untuk itu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana formula nanogel dari ekstrak kulit manggis berbasis alginat dialdehid dan bagaimana karakterisasinya berdasarkan uji organoleptis, uji homogentitas, dan uji % Transmitan. Sediaan nanogel pada setiap formula memiliki karakteristik yang sama yaitu jernih dan transparan dan memiliki kehomogenitasan yang baik, nilai transmitan yang baik dihasilkan pada formula F2 dengan nilai % transmitan 94,2±1,2 dan F3 dengan nilai % transmitan 93,7±1,5